Kendari – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bergerak cepat mengamankan jalur logistik pangan antardaerah. Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menggelar kunjungan kerja strategis ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kunjungan kerja ini ditujukan untuk menjalin kerja sama resmi dengan Pemerintah Kota Kendari guna melegalkan hubungan dagang komoditas pangan pokok, seperti beras dan telur ayam.

Langkah taktis ini diambil agar seluruh aktivitas keluar-masuk pangan asal Sidrap dapat tercatat secara resmi sebagai prestasi pembangunan daerah di tingkat nasional melalui Kementerian Ekonomi Republik Indonesia.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menjelaskan bahwa Kabupaten Sidrap selama ini menjadi penopang utama atau penyuplai dominan untuk kebutuhan telur dan daging ayam di wilayah Kota Kendari.

“Salah satu misi kita ke sini untuk perdagangan telur dan daging ayam, karena suplai pangan itu lebih dominan dari Sidrap. Makanya kita mau legalisasi pengakuan antara Pemerintah Sidrap dengan Kendari supaya nanti itu tercatat dalam Kementerian Ekonomi,” urai Syaharuddin saat menggelar ramah tamah di Kendari, Kamis (28/5/2026) malam.

Melalui legalisasi payung hukum antarpemerintah daerah ini, kedua wilayah diharapkan mampu menjaga rantai pasok yang sehat, menekan inflasi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para peternak dan petani lokal.

Di tempat yang sama, Syaharuddin juga menyentil gaya kepemimpinan masa kini yang dinilainya terlalu mengandalkan media sosial. Ia menegaskan bahwa rapor keberhasilan Kabupaten Sidrap didasarkan pada data objektif di lapangan.

“Pergerakan kemajuan di Kabupaten Sidrap bukan ditandai dengan narasi cerita pemimpinnya di media sosial, tapi tanda keberhasilan di Sidrap dituliskan dalam angka Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia. Pertumbuhan ekonomi kita dari 4 persen menjadi 7,71 persen, dan angka kemiskinan kita turun dari 5 persen menjadi 4 persen,” tegasnya.

Berkat keberhasilan menekan angka kemiskinan secara masif ini pula, Kabupaten Sidrap dijadwalkan akan menerima penghargaan khusus dari Menteri Dalam Negeri sebagai daerah dengan penurunan kemiskinan paling rendah di Pulau Sulawesi.

Ketua Kebugis Sulawesi Tenggara, Amir Ali, dalam sambutannya turut menyampaikan rasa bangga atas kehadiran rombongan.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Bupati yang telah menyempatkan waktunya di tengah kesibukan beliau. Kehadiran Bapak Bupati dan rombongan menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Kebugis di Sulawesi Tenggara,” ujar Amir Ali.

Amir Ali juga berharap pertemuan ini menjadi ajang berbagi pengalaman bagi warga asal Sidrap yang berdomisili di Kendari.

“Kami berharap melalui pertemuan ini, ada sharing pengalaman dari Bapak Bupati kepada kami yang ada di sini. Teman-teman orang Sidrap di Kendari ini memiliki berbagai macam profesi, mulai dari pebisnis hingga profesional, sehingga kami bisa belajar banyak untuk menambah pengalaman dalam dunia bisnis dan pengembangan daerah,” tambahnya.

Rangkaian kunjungan kerja Pemkab Sidrap ini diboyong bersama Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, hingga Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, dan dijadwalkan berlangsung hingga 31 Mei 2026.

(pdn/pdn)

9 / 100 Skor SEO