Palu – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) mengambil langkah tegas terhadap aktivitas pertambangan di Sulawesi Tengah. Sekitar 62.850 hektare (ha) lahan tambang milik PT Citra Palu Minerals (CPM) dinyatakan melanggar izin karena berdiri di atas kawasan hutan lindung dan hutan produksi terbatas tanpa izin yang sah.

Juru Bicara Satgas PKH, Barita Simanjuntak, mengungkapkan bahwa lahan anak usaha PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) tersebut terdiri dari 26.830 ha hutan lindung dan 36.020 ha hutan produksi terbatas. Karena tidak memiliki Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH), negara melalui Satgas akan mengambil alih penguasaan lahan tersebut.

“Berdasarkan PP Nomor 5 Tahun 2025, Satgas melakukan penguasaan lahan yang dikelola secara tidak sah untuk dikembalikan ke negara. Kami juga akan menghitung denda administrasi atas aktivitas bisnis ilegal di atas kekayaan negara,” tegas Barita, Rabu (18/2/2026).

... ...

Di sisi lain, manajemen BRMS memberikan klarifikasi terkait penerimaan tersebut. Pihak perusahaan menyebutkan bahwa area yang disegel merupakan bagian dari Kontrak Karya (KK) di Palu yang hingga saat ini belum ditambang atau dioperasikan oleh PT CPM.

“Area yang disegel itu adalah titik di mana pembukaan lahan dibuka tanpa izin oleh penambang pembohong. Lokasi tersebut memang masuk wilayah KK kami, namun belum kami operasikan,” jelas manajemen BRMS dalam keterangan tertulisnya.

BRMS juga memastikan operasional tambang emas River Reef di Poboya tetap berjalan normal karena lokasi tersebut berbeda dengan kawasan yang dipermasalahkan. Sekadar informasi, PT CPM mengelola total lima blok tambang berdasarkan KK generasi VI tahun 1997 dengan masa berlaku hingga 2050, di mana Blok I Poboya menjadi andalan produksi emas perusahaan saat ini. (RED)

📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Gubernur Sulawesi Tenggara?

Provinsi Sulawesi Tenggara — Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 37 responden
Sangat puas27%
10 suara
Puas13.5%
5 suara
Cukup puas8.1%
3 suara
Kurang puas16.2%
6 suara
Tidak puas35.1%
13 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Wali kota Kendari

Kota Kendari — dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 9 responden
Sangat puas55.6%
5 suara
Puas11.1%
1 suara
Cukup puas0%
0 suara
Kurang puas22.2%
2 suara
Tidak puas11.1%
1 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Konawe?

Kabupaten Konawe — Yusran Akbar
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 4 responden
Sangat puas25%
1 suara
Puas25%
1 suara
Cukup puas0%
0 suara
Kurang puas0%
0 suara
Tidak puas50%
2 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Muna Barat?

Kabupaten Muna Barat — La Ode Darwin
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 34 responden
Sangat puas82.4%
28 suara
Puas5.9%
2 suara
Cukup puas2.9%
1 suara
Kurang puas2.9%
1 suara
Tidak puas5.9%
2 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Kolaka ?

Kabupaten Kolaka — H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 3 responden
Sangat puas0%
0 suara
Puas33.3%
1 suara
Cukup puas0%
0 suara
Kurang puas33.3%
1 suara
Tidak puas33.3%
1 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
16 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini