KONAWE UTARA, PERDETIKNEWS.COM – Kepedulian terhadap kesehatan anak-anak di wilayah lingkar tambang kembali menjadi perhatian PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (AKP). Perusahaan pertambangan yang beroperasi di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, itu menyalurkan 220 boks masker medis kepada 11 sekolah di Kecamatan Langgikima dan Landawe, Rabu 14 Oktober 2026.
Bantuan tersebut diperkirakan mencapai 11.000 lembar masker, dengan perhitungan setiap boks berisi 50 lembar. Ribuan masker itu diperuntukkan bagi lingkungan pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas yang berada di sekitar kawasan pertambangan.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Tim External PT AKP yang diwakili Sugianto, Asri Ainun, dan Mutia Fista. Ketiganya mendatangi sekolah-sekolah penerima untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada pihak sekolah.
Di tengah aktivitas pertambangan yang menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah, perhatian terhadap kesehatan masyarakat sekitar, terutama anak-anak usia sekolah, menjadi bagian penting dalam hubungan perusahaan dengan lingkungan sosialnya.
Bagi pelajar yang setiap hari berangkat ke sekolah, kondisi lingkungan yang sehat merupakan kebutuhan mendasar. Terlebih bagi mereka yang tinggal dan bersekolah di kawasan lingkar tambang, tempat persoalan kualitas udara dan potensi paparan debu perlu mendapat perhatian.
Bantuan masker tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan perlindungan kesehatan dasar bagi siswa dan tenaga pendidik. Meski demikian, efektivitas masker dalam menyaring partikel bergantung pada jenis, kualitas, dan cara penggunaannya.
Berdasarkan data distribusi, setiap sekolah memperoleh 20 boks masker atau diperkirakan setara 1.000 lembar.
Di Kecamatan Langgikima, bantuan menjangkau tujuh sekolah, yakni SDN 5 Langgikima, SDN 2 Langgikima, SDN 6 Langgikima, SDN 1 Langgikima, SMPN 1 Langgikima, SMPN Satu Atap Langgikima, dan SMAN 1 Langgikima.
Sementara di Kecamatan Landawe, bantuan diberikan kepada empat sekolah, masing-masing SMAN 1 Landawe, SMPN 1 Landawe, SDN 2 Landawe, dan SDN 6 Landawe.
Dengan demikian, sekolah-sekolah di Langgikima menerima 140 boks masker, sedangkan empat sekolah di Landawe memperoleh 80 boks.
Dokumentasi kegiatan memperlihatkan perwakilan Tim External PT AKP menyerahkan kotak-kotak masker kepada pihak sekolah. Sejumlah guru dan siswa turut hadir dalam penyerahan tersebut.
Kegiatan ini menambah rangkaian program sosial PT AKP yang sebelumnya menyasar sektor pendidikan dan kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Di bawah koordinasi bidang hubungan eksternal yang dipimpin Oka Sitompul selaku External Relation Manager PT Adhi Kartiko Pratama, perusahaan sebelumnya juga menjalankan sejumlah kegiatan sosial di wilayah lingkar tambang.
Pada Agustus 2026, misalnya, PT AKP menyalurkan bantuan beasiswa senilai Rp219,5 juta kepada 150 pelajar berprestasi. Program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap pengembangan sumber daya manusia di sekitar kawasan operasionalnya.
Masih pada bulan yang sama, perusahaan juga menggelar kegiatan donor darah di kawasan Site Langgikima bekerja sama dengan Unit Donor Darah RS Bahteramas. Kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan 185 kantong darah.
Perhatian perusahaan terhadap fasilitas pendidikan juga pernah terlihat ketika PT AKP membantu penanganan genangan air di SDN 5 Langgikima pada Juni 2026, termasuk kegiatan pembersihan lingkungan sekolah.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa program sosial perusahaan tidak hanya menyentuh satu bidang, tetapi juga mencakup pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan lingkungan sekolah.
Kini, melalui penyaluran ribuan masker, dukungan itu kembali diarahkan kepada pelajar yang berada di sekitar kawasan pertambangan.
Bagi masyarakat lingkar tambang, keberadaan perusahaan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas produksi dan peluang ekonomi. Ada pula harapan agar kegiatan pertambangan berjalan beriringan dengan perhatian terhadap kesehatan, pendidikan, dan kualitas lingkungan hidup.
Penyaluran bantuan masker menjadi salah satu langkah untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Namun, perlindungan kesehatan masyarakat di kawasan pertambangan juga membutuhkan pengendalian debu dan pemantauan kualitas udara secara berkelanjutan.
Melalui bantuan kepada 11 sekolah di Langgikima dan Landawe, PT Adhi Kartiko Pratama diharapkan terus memperkuat dukungan terhadap dunia pendidikan sekaligus menjaga hubungan dengan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasionalnya.
Sebab, bagi anak-anak di lingkar tambang, masa depan tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam di daerah mereka, tetapi juga oleh kesempatan memperoleh pendidikan dalam lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman.
Editor: Ixan




Tinggalkan Balasan