KENDARI, SULTRA – Kabar gembira datang dari pusat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Keputusan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang mengesahkan Muhamad Mardiono sebagai Ketua Umum DPP PPP periode 2025-2030 disambut dengan sikap solid dan optimisme oleh seluruh jajaran di Sulawesi Tenggara.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulawesi Tenggara melalui Plt. Ketua DPW, Rachmawati Badallah, menegaskan bahwa keputusan yang berlandaskan AD/ART partai ini adalah final dan mengikat.
Kepastian hukum ini diharapkan menjadi titik balik bagi partai berlambang Ka’bah untuk fokus penuh pada agenda politik ke depan.
Rachmawati Badallah menyatakan bahwa seluruh kader di Sultra, mulai dari tingkat DPC hingga akar rumput, menghargai dan siap mengamankan keputusan Kemenkumham.
Menurutnya, proses panjang yang telah dilalui kini menghasilkan legalitas yang kuat dan tak terbantahkan.
“Kami di Sultra sudah pasti solid dan tegak lurus di bawah kepemimpinan Bapak Muhamad Mardiono. Pengesahan dari Kemenkumham ini bukan sekadar legitimasi, tapi penanda bahwa polemik internal telah usai. Saatnya semua mata tertuju pada persatuan dan kemenangan,” tegas Rachmawati.
Pernyataan ini menggemakan sentimen dukungan dari berbagai daerah, seperti yang disampaikan Ketua DPC PPP Kutai Barat, Yuliadi, dan Senior PPP Jawa Barat, Yudi Muhamad Aulia, yang meminta semua pihak menerima hasil keputusan hukum ini dengan legowo (lapang dada).
Menyadari dinamika yang mungkin terjadi sebelumnya, Rachmawati Badallah menyampaikan pesan yang meneduhkan dan merangkul kepada semua kader PPP, termasuk yang mungkin sempat berbeda pandangan.
Ia mengajak semua pihak untuk kembali ke “Rumah Besar PPP” tanpa membawa sekat-sekat perbedaan.
“Kepada semua saudara dan saudari saya, para pejuang PPP di seluruh Sultra, mari kita sudahi segala perbedaan pandangan. PPP ini adalah rumah besar kita, tempat kita beribadah dan berjuang bersama untuk umat. Tidak ada lagi kubu A atau kubu B, yang ada hanya satu barisan di bawah panji Ka’bah,” ujarnya dengan nada penuh kehangatan.
Ia menekankan bahwa energi politik kader harus diarahkan untuk membesarkan partai, bukan untuk perdebatan internal.
“Pintu rumah ini selalu terbuka. Mari kita genggam kembali semangat kebersamaan, jalankan arahan partai, dan buktikan bahwa PPP di Sultra bisa bangkit lebih kuat lagi. Soliditas adalah kunci untuk meraih kembali kejayaan kita,” pungkas Rachmawati. (red)










