Kendari – Kinerja Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) serta Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari patut diacungi jempol. Berdasarkan data Call Center 112 sepanjang Januari 2026, kedua instansi ini berhasil mencatatkan rekam jejak sempurna dengan menuntaskan 100 persen laporan warga yang masuk.

Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, memberikan apresiasi tinggi terhadap dua perangkat daerah tersebut. Menurutnya, respons cepat adalah kunci utama dalam efektivitas layanan darurat terintegrasi.

“Beberapa perangkat daerah menunjukkan respon yang sangat baik. Damkar dan Dinsos bahkan menuntaskan seluruh laporan masing-masing sebanyak 12 dan 13 kasus. Tidak ada satu pun laporan yang menggantung,” ungkap Sahuriyanto di Kendari.

Tidak hanya kedua dinas tersebut, sinergi lintas sektoral juga diungkap oleh Polres dan PLN yang turut mencatat penyelesaian 100 persen untuk seluruh laporan yang diteruskan melalui kanal 112. Sementara itu, BPBD Kendari juga tampil impresif dengan merampungkan 23 dari 25 laporan yang masuk.

Sahuriyanto membeberkan bahwa tingginya angka penyelesaian ini terjadi di tengah arus panggilan yang sangat padat. Selama bulan Januari saja, terdapat 4.336 panggilan ke call taker , di mana 3.308 di antaranya merupakan panggilan valid.

“Dari panggilan valid itu, muncul 289 tiket laporan kejadian. Sebanyak 169 laporan atau 58 persen secara total sudah tuntas, dan sisanya masih dalam proses instansi teknis lainnya,” jelasnya.

Berbagai jenis laporan yang masuk mulai dari masalah penebangan pohon, gangguan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), hingga masalah keamanan. Namun, keberhasilan Damkar dan Dinsos dalam “membersihkan” seluruh aduan di instansinya menjadi indikator meningkatnya kualitas pelayanan publik di Kota Kendari.

“Tinggal bagaimana respon instansi teknis lainnya di lapangan bisa semakin cepat agar seluruh laporan masyarakat dapat segera terselesaikan dengan tuntas,” tegas Sahuriyanto.

Dengan pencapaian ini, pemerintah kota berharap kepercayaan masyarakat terhadap layanan Call Center 112 semakin meningkat, sekaligus menjadi pelecut bagi OPD lain untuk lebih sigap dalam menangani keluhan di lapangan. (red)

10 / 100 Skor SEO