ASR GubernurkuMetropolis

Program Jamaah ASR – Hugua Hasilkan Ruas Konda Pangkas Jarak Bandara Haluoleo-Kendari Jadi 7 Km

212
×

Program Jamaah ASR – Hugua Hasilkan Ruas Konda Pangkas Jarak Bandara Haluoleo-Kendari Jadi 7 Km

Sebarkan artikel ini
Gubernur Andi Sumangerukka

KENDARI, — Konsistensi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) dan Wakil Gubernur Hugua dalam membangun infrastruktur konektivitas domestik kian menunjukkan hasil nyata.

Inisiatif strategis melalui Program “Jalan Mulus Antarwilayah (Jamaah)” berhasil menciptakan efisiensi yang signifikan, salah satunya melalui penuntasan ruas Konda yang vital bagi mobilitas warga ibu kota provinsi. Efisiensi ini menjadi fondasi yang kuat, mendukung ambisi Sultra membuka gerbang pasar internasional melalui penerbangan langsung dari Asia.

Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, menegaskan bahwa pembangunan ruas Konda menjadi prioritas utama karena dampaknya yang langsung dirasakan masyarakat.

Jalur ini secara fundamental mengatasi kendala jarak tempuh yang selama ini menghambat mobilitas warga Kendari.

Jalan Poros Konda – Bandara

Proyek senilai Rp1,885 miliar ini ditargetkan rampung pada 3 Desember 2025 dan juga krusial untuk akses cepat ke pusat pendidikan penting, seperti Fakultas Kedokteran UMK dan Pondok Pesantren Al Munawaroh.

Dampak pemangkasan jarak ini memberikan angin segar bagi ekonomi lokal. H. Ruslan, seorang Purnawirawan Polri dan petani di Konda, menyampaikan apresiasi atas manfaat yang didapatkan.

Ia menjelaskan, rute konvensional dari Bundaran Tugu Adi Bahasa Kendari menuju Bandara Haluoleo melalui Ranomeeto memakan jarak sekitar 13 kilometer. Dengan tuntasnya ruas Konda berkat Program Jamaah ASR-Hugua ini, jarak tempuh akan terpangkas drastis, menjadi hanya sekitar 7 kilometer—sebuah reduksi lebih dari 45%.

H. Ruslan
H. Ruslan

Pemangkasan ini akan meningkatkan kelancaran transportasi barang, jasa, dan mobilitas masyarakat. “Ini bukan hanya jalan mulus, ini adalah jalan untuk kemakmuran, yang langsung mendongkrak pertumbuhan ekonomi warga, dan meningkatkan harga jual,” tegasnya.

Ruas Konda yang efisien ini juga merupakan bagian tak terpisahkan dari persiapan Sultra menuju koneksi global. Wakil Gubernur Hugua mengaitkan penguatan infrastruktur domestik ini dengan ambisi realisasi penerbangan internasional langsung dari Guangzhou, Tiongkok.

Hugua menyebut bahwa Gubernur ASR telah berkoordinasi intensif dengan Pertamina dan Bea Cukai, memastikan bahwa seluruh standar dan persyaratan bandara untuk penerbangan internasional telah terpenuhi.

Dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sultra memfinalisasi kerja sama dengan maskapai Southern China, rute Kendari–Guangzhou ditargetkan dapat dimulai pada Mei 2026. Pembukaan rute ini diperkirakan akan menarik sekitar 56 ribu wisatawan Tiongkok setiap bulan dan mendorong delapan klaster pariwisata utama Sultra.

Inisiatif Program Jamaah ASR-Hugua ini menegaskan bahwa Bandara Haluoleo tidak hanya disiapkan sebagai gerbang udara regional, tetapi juga sebagai simbol kesiapan Indonesia timur di peta internasional. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!