Kendari, — Komitmen tegas dalam memerangi peredaran gelap narkotika di Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapatkan apresiasi tinggi dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra.
Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Adri Irniadi, S.I.K., M.H., secara resmi memberikan penghargaan kepada Komandan Lanud Haluoleo, Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto, S. AP., M.M., M. Sc., dan Dansatpom Lanud Haluoleo, Mayor Pom I Gusti Putu Gunawan, S. T.Han., atas peran aktif dan prestasi signifikan mereka dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Penghargaan ini diserahkan dalam acara seremonial di Mako Lanud Haluoleo, Kamis, 13/11/2025, sebagai bentuk pengakuan atas sinergi luar biasa antara TNI Angkatan Udara (AU) dan BNNP Sultra, khususnya dalam pengawasan dan pengamanan wilayah udara dan area Bandara Haluoleo.
Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kabag Umum BNNP Sultra, Kepala BNNP Sultra menyatakan bahwa kolaborasi antarlembaga telah terbukti efektif.
“Kolaborasi antara BNNP Sultra dan Lanud Haluoleo telah membuktikan diri sebagai benteng kuat. Keberhasilan dalam mengungkap beberapa kasus penyelundupan narkotika di jalur udara, terutama di kawasan bandara, tidak lepas dari kesigapan dan dukungan penuh dari personel TNI AU Lanud Haluoleo,” ujarnya.
Kontribusi utama Lanud Haluoleo yang mendapat sorotan antara lain:
-
Penguatan Keamanan Bandara: Peningkatan pengawasan ketat di area Lanud dan kerja sama intensif dengan Aviation Security (Avsec) dalam mendeteksi dan menggagalkan penyelundupan narkoba melalui jalur penerbangan.
-
Dukungan Intelijen: Keterlibatan aktif personel Lanud dalam operasi gabungan serta pertukaran informasi intelijen yang cepat dan akurat.
-
Pencegahan Internal: Upaya pencegahan narkoba yang intensif di lingkungan internal Lanud Haluoleo, memastikan institusi tersebut bersih dari narkotika.
Danlanud Haluoleo, Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto, menyampaikan rasa terima kasih dan menegaskan kembali komitmen TNI Angkatan Udara.
“Penghargaan ini adalah motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Peredaran narkoba adalah ancaman serius bagi ketahanan bangsa dan kami akan terus bersinergi dengan BNNP dan seluruh instansi terkait untuk memastikan wilayah Sultra, khususnya aset-aset penting negara seperti bandara, bebas dari peredaran barang haram,” tegas Danlanud.
Pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi contoh nyata keberhasilan sinergi antarlembaga negara dalam menjaga kedaulatan dan keamanan dari ancaman narkotika, sekaligus memperkuat upaya pencegahan peredaran narkoba di seluruh Sultra. (ree)










