Metropolis

Pencahayaan Tematik yang Mengubah Suasana Malam di RSUD Bahteramas Menjadi Penuh Pesona

41
×

Pencahayaan Tematik yang Mengubah Suasana Malam di RSUD Bahteramas Menjadi Penuh Pesona

Sebarkan artikel ini

KENDARI,– Sebuah rumah sakit seringkali diasosiasikan dengan suasana tegang dan steril. Namun, stigma itu perlahan luntur di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Rumah sakit rujukan utama ini tak hanya berinvestasi pada kecanggihan alat medis seperti Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan layanan Bronkoskopi, tetapi juga pada kualitas pengalaman visual dan emosional pengunjung.

Dibawah kepemimpinan Direktur RSUD Bahteramas, dr. Muhammad Saiful, Sp.B, Subsp.Onk(K), rumah sakit ini terus berupaya mewujudkan misinya, menjadikan area luar dan pelatarannya sebagai ‘area pendukung proses penyembuhan’ yang asri.

Menurut pantauan di lapangan, arsitektur bangunan yang megah didukung oleh penataan lanskap yang terperinci. Koridor (walkway) dirancang terstruktur, memudahkan akses, namun pesona yang paling terasa muncul saat matahari terbenam.

Bagi mereka yang harus menunggu kabar baik atau buruk, lingkungan rumah sakit bisa terasa mencekam. Pengalaman inilah yang dirasakan Ibu Rina (45), salah satu pengunjung yang tengah menunggu kerabat yang dirawat.

“Awalnya datang ke rumah sakit pasti khawatir dan tegang. Tapi, saat melihat pemandangan di luar, rasanya beban itu sedikit berkurang,” tutur Ibu Rina saat ditemui di area taman.

Ia secara khusus menyoroti keindahan di sekelilingnya. “Pohon-pohon palem/pinang yang dililit lampu hias itu indah sekali,” tambahnya, mengungkapkan efek menenangkan dari suasana malam yang tematik.

Pengamatan ini menggarisbawahi komitmen rumah sakit untuk menciptakan suasana yang asri, nyaman, komunikatif, dan informatif. Pencahayaan tematik yang dipadu dengan taman terawat, lengkap dengan sistem penyiraman otomatis (sprinkler), bukan sekadar elemen dekorasi, tetapi merupakan bagian integral dari filosofi pelayanan.

“Penataan ini memang sangat sesuai dengan misi rumah sakit. Lingkungan yang tenang dan indah di malam hari sangat membantu, kami jadi tidak merasa seperti berada di tempat yang penuh tekanan,” ujar pengunjung lain, menguatkan bahwa keindahan lingkungan telah menjadi faktor penting dalam mitigasi stres.

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR), dalam acara peresmian alat MRI pada 31 Oktober 2025, mengatakan bahwa penyerahan alat MRI tersebut adalah yang pertama kalinya di Sultra.

ASR menekankan, dengan adanya alat ini, masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar daerah. Bahkan, RSUD Bahteramas siap melayani pasien dari luar Sultra jika waktu tunggu di tempat lain terlampau lama, sekaligus menegaskan posisi Bahteramas sebagai rujukan regional.

Kombinasi antara Status Akreditasi Paripurna (Bintang 5) dan peningkatan tingkat kepuasan pasien yang mencapai 83,15% menunjukkan keberhasilan rumah sakit ini dalam mengintegrasikan teknologi canggih dengan lingkungan yang nyaman.

RSUD Bahteramas tidak hanya menyembuhkan fisik, tetapi juga menawarkan ketenangan bagi jiwa yang berharap. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!