Metropolis

Patroli Motor Gubernur, Kapolda, dan Danrem, Simbol Negara Hadir di Tengah Masyarakat Kendari

439
×

Patroli Motor Gubernur, Kapolda, dan Danrem, Simbol Negara Hadir di Tengah Masyarakat Kendari

Sebarkan artikel ini

KENDARI – Sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi, TNI, dan Polri di Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali ditunjukkan melalui patroli skala besar di Kota Kendari pada Rabu, 3 September 2025 malam. Kegiatan ini menjadi penegasan atas keberhasilan Kendari dalam menjaga demonstrasi pada akhir Agustus dan awal September tetap kondusif, berbeda dari gejolak yang terjadi di sejumlah daerah lain.

Patroli gabungan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Kapolda Sultra, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, dan Danrem 143/Halu Oleo (HO), Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto. Rombongan yang menggunakan sepeda motor tersebut menyusuri jalan-jalan protokol, mulai dari Mako Polda Sultra hingga berakhir di kawasan eks MTQ.

Simbol Kehadiran Negara yang Solid dan Humanis

Aksi patroli ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai simbol kehadiran negara yang solid dan humanis di tengah masyarakat. Keberhasilan sinergi TNI-Polri dan Forkopimda dalam menangani unjuk rasa mahasiswa sebelumnya menjadi sorotan nasional.

Saat kota-kota lain mengalami ketegangan, aksi di Kendari berjalan lancar dan tertib, bahkan mendapat apresiasi. Sebagai taktik meredam potensi konflik, Kapolda Sultra mengerahkan sebanyak 3.107 personel tanpa senjata api saat unjuk rasa berlangsung. “Ini adalah salah satu taktik untuk meredam potensi konflik,” kata Kapolda Didik Agung.

Menurut Gubernur Andi Sumangerukka, patroli ini berjalan lancar dan mendapat tanggapan positif dari masyarakat.

“Masyarakat merasa terbantu dengan adanya patroli ini. Kami hanya memberikan fasilitas, tetapi semua kembali kepada masyarakat. Kita berharap situasi yang sudah kondusif ini kita pertahankan,” ujarnya.

Menyerap Aspirasi dan Janji Fasilitas Publik

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga turut menampung aspirasi masyarakat secara langsung. Beberapa warga di daerah tertentu meminta pemasangan CCTV untuk meningkatkan keamanan, sementara yang lain meminta penyediaan tempat sampah. Gubernur berjanji akan mengupayakan dan memfasilitasi kebutuhan tersebut sebagai bagian dari peningkatan keamanan dan kenyamanan publik.

Patroli gabungan ini menjadi tindak lanjut nyata dari komitmen Forkopimda untuk terus memelihara iklim kondusif. Kendari memberikan contoh bahwa dialog dan koordinasi yang baik antara demonstran, aparat keamanan, dan pemerintah daerah adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas.

Gubernur Andi Sumangerukka menutup dengan himbauan kepada seluruh masyarakat Sultra untuk terus menjaga situasi yang kondusif. “Mari kita jaga sama-sama, kepada semua unsur dan elemen, mari kita jaga Sultra ini kondusif,” pungkasnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!