Kendari – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara mendorong peningkatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (KPM-R).
Kepala Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, menyebutkan pihaknya menargetkan penambahan 500 debitur baru pada tahun ini.
“Program ini memberikan akses pembiayaan dengan nilai pinjaman mulai Rp1 juta hingga Rp50 juta bagi masyarakat yang membutuhkan modal usaha,” kata Bismi.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini terjebak pada praktik pinjaman tidak resmi dengan bunga tinggi.
Bismi menegaskan, penguatan akses pembiayaan bagi UMKM menjadi bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan di daerah.
Hal ini disampaikan dalam Media Briefing Triwulanan dan Rapat Koordinasi Satgas PASTI yang membahas perkembangan industri jasa keuangan serta penanganan aktivitas keuangan ilegal, Kamis (5/3/2026).
“OJK berkomitmen menghadirkan akses pembiayaan yang aman, legal, dan terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya. (red)


Tinggalkan Balasan