Daerah

Gubernur Sultra: ASN Tidak Disiplin Tak Layak Melayani Masyarakat

102
×

Gubernur Sultra: ASN Tidak Disiplin Tak Layak Melayani Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra
Gubernur Sultra

KENDARI,  – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Lapangan Kantor Gubernur, Senin (17/11). Dalam arahannya, Gubernur secara tegas menyoroti pentingnya disiplin dan implementasi nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Panca Prasetya Korpri bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Gubernur Andi Sumangerukka menekankan bahwa HKN harus menjadi momen refleksi bagi para abdi negara. Ia mempertanyakan bagaimana ASN dapat melayani masyarakat dengan baik jika diri sendiri tidak disiplin.

“Upacara HKN menjadi momentum refleksi untuk bertanya pada diri atas tugas kita. Bagaimana Anda mau melayani jika diri sendiri tidak disiplin? Padahal tugas pokok kita adalah melayani masyarakat,” ujar Gubernur.

Sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kedisiplinan, Gubernur mengumumkan akan segera menerapkan sistem reward and punishment. Ia juga memerintahkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendata secara ketat kehadiran pegawainya.

“Saya perintahkan setiap OPD mencatat anggotanya yang terlambat setelah apel pagi. Kita akan menerapkan reward and punishment,” tegasnya.

Selain kedisiplinan, Gubernur Andi Sumangerukka juga mengajak jajaran ASN untuk meneguhkan komitmen sebagai birokrat yang bersih, profesional, dan berorientasi pelayanan. Ia secara khusus menyoroti penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang harus dilakukan secara efektif, efisien, transparan, akuntabel, serta tepat sasaran.

Gubernur menyatakan kekecewaannya terhadap rendahnya penyerapan APBD, yang hingga akhir Oktober 2025 baru mencapai 63%. Ia mengancam akan memberikan sanksi bagi OPD yang berkinerja buruk.

“Kedepan, OPD yang tidak mampu memberikan dampak positif dan daya serapnya masih rendah maka tidak akan saya berikan kegiatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ASN, terutama yang bekerja di balik meja, diminta lebih peka terhadap lingkungan dan harapan masyarakat.

“Saya ingin mengingatkan semua OPD, terutama pada ASN yang bekerja di balik meja, coba Anda perhatikan lingkungan yang Anda pimpin, masih banyak kekurangan, harapan dari masyarakat yang harus kita selesaikan,” tutup Gubernur.

Pelaksanaan upacara HKN setiap tanggal 17, menurut Gubernur, bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya untuk terus meningkatkan pemahaman tentang pentingnya kesadaran nasional, memperkuat rasa persatuan, dan menjaga keutuhan bangsa. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!