Ekobis

BIK 2025: Bank Sultra Raih Penghargaan Penggerak Literasi Keuangan Teraktif

74
×

BIK 2025: Bank Sultra Raih Penghargaan Penggerak Literasi Keuangan Teraktif

Sebarkan artikel ini

KENDARI,  – Bank Sultra kembali menegaskan perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah dan inklusi keuangan. Dalam Pembukaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di Lapangan ex-MTQ Kendari, Sabtu (25/10/2025), Bank Sultra menerima penghargaan sebagai “Kategori Industri Jasa Keuangan Penggerak Literasi Keuangan Teraktif” dari OJK Sultra.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Sulawesi Tenggara (FKIJK).

Acara pembukaan yang mengusung tema “Inklusi Keuangan untuk Semua, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, dan turut dihadiri Anggota DPD RI Leni Andriani Surunuddin, Forkopimda Sultra, serta jajaran Direksi dan Komisaris Bank Sultra.

Dalam sambutannya, Andri Permana Diputra Abubakar menyampaikan bahwa BIK merupakan momentum penting untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan. Ia menyoroti peran Bank Sultra dalam menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terpencil.

“Tujuan utama BIK 2025 adalah untuk membuka akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar),” ujar Andri.

Selain itu, BIK juga menjadi sarana untuk mengampanyekan budaya menabung, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan, serta mendorong pembukaan rekening.

Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, sebelumnya menegaskan bahwa BIK adalah gerakan nyata untuk menyelamatkan ekonomi masyarakat, terutama dengan melawan praktik keuangan ilegal. Komitmen ini selaras dengan peran Bank Sultra yang secara aktif membangun kepercayaan publik melalui edukasi.

Senada dengan itu, Gubernur ASR menekankan inklusi keuangan adalah ajakan untuk menggunakan uang secara bijak. Ia meminta masyarakat Sultra untuk mengelola dana usaha ke sektor produktif dan tidak terjebak pada perilaku konsumtif maupun praktik merugikan seperti pinjol ilegal.

“Kalau uang hasil usaha masyarakat Sultra berputar di daerah sendiri, saya yakin kita bisa menyalip Maluku Utara dalam pertumbuhan ekonomi,” tegas ASR.

Penghargaan yang diterima Bank Sultra dari OJK Sultra merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi aktif Bank Pembangunan Daerah (BPD) ini dalam berbagai kegiatan literasi dan edukasi keuangan di seluruh wilayah Sultra. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!