KENDARI – Wajah-wajah lelah para pengemudi ojek online (ojol) yang berkumpul di Mapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Minggu (31/8) siang itu tampak tegang.

Mereka datang untuk menyuarakan duka dan tuntutan atas insiden tragis di Jakarta, yang merenggut nyawa Afan Kurniawan, seorang rekan seprofesi.

Namun, di tengah panasnya suasana, sebuah pemandangan tak biasa terjadi.

Komandan Korem 143/Halu Oleo (Danrem 143/HO) Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto, S.I.P.,M.Han. turun tangan langsung.

Ia tidak hanya sekadar memantau, tetapi juga menghampiri massa aksi dari Asosiasi Ojek Online Sultra. kedatangan jenderal bintang satu ini seolah membawa angin segar bagi para peserta aksi

Menurut Plh. Kapenrem 143/HO Letda Inf Andi Kaharuddin, Danrem Wahyu sengaja hadir untuk mendengarkan jerit hati para ojol.

Mereka menuntut transparansi dari pihak kepolisian terkait kematian Afan, yang diduga terlindas kendaraan dinas Polri.

“Danrem ingin mendengarkan aspirasi mereka secara langsung dan memberikan dukungan moril,” ujar Kahar.

Dengan tenang, Brigjen Wahyu berdiri di hadapan massa. Ia menyampaikan dukacita yang mendalam atas insiden yang menimpa Afan.

“Saya turut berbelasungkawa atas meninggalnya saudara kita, Afan Kurniawan,” ucapnya, seraya menghela napas.

Setelah aspirasi tersampaikan dan hati terasa lebih lapang, suasana berubah menjadi lebih khusyuk.

Bersama Kapolda, Ketua DPRD Provinsi Sultra, dan para pejabat Polda, Brigjen Wahyu mengajak para pengemudi ojol untuk mengakhiri aksi dengan ibadah.

Mereka lantas mengambil wudu dan menunaikan Salat Magrib berjamaah.

Puncaknya, mereka juga melaksanakan Salat Gaib dan doa bersama.

Sebuah momen langka yang memperlihatkan kebersamaan dan empati.

Doa tulus dipanjatkan untuk Afan, agar arwahnya diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Aksi yang awalnya penuh ketegangan itu berakhir dengan damai.

Pesan yang dibawa Brigjen Wahyu dan para pemimpin lainnya sangat jelas: kepedulian tak mengenal batas pangkat.

Kehadirannya tidak hanya meredam emosi massa, tetapi juga menunjukkan bahwa jeritan hati rakyat kecil didengar. (Ref)

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
64 / 100 Skor SEO