PERDETIK, – Tiga dekade lalu, mungkin tak terbayang kita bisa melakukan panggilan video dengan keluarga di seberang pulau, menonton film favorit sambil naik KRL, atau membayar kopi dengan hanya memindai kode QR. Di balik semua kemudahan ini, ada cerita panjang tentang dedikasi dan inovasi tanpa henti. Ini adalah kisah Telkomsel, yang sejak 26 Mei 1995, telah menjadi denyut nadi digital bangsa.

Dengan misi menghadirkan layanan digital yang inklusif dan berkelanjutan, Telkomsel tak sekadar menjadi perusahaan telekomunikasi. Mereka menjadi arsitek di balik ekosistem digital yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern. Dari perkotaan yang padat hingga pelosok desa yang terpencil, semangat #MajukanIndonesia terus mendorong mereka.

Perjalanan Telkomsel dimulai dari sebuah momen bersejarah pada 1994, saat Menteri Riset dan Teknologi, BJ Habibie, berhasil melakukan uji coba teknologi GSM. Momen inilah yang menjadi landasan berdirinya Telkomsel. Lahir di tengah kebutuhan akan komunikasi yang luas, produk pertama mereka, kartuHALO, menjadi layanan pascabayar pionir di Indonesia.

Melihat respons positif dari publik, Telkomsel mengambil langkah berani dengan meluncurkan simPATI pada 1997, yang tercatat sebagai produk prabayar pertama di Asia. Ini membuka akses komunikasi yang lebih luas dan fleksibel bagi masyarakat. Tak lama berselang, Kartu As hadir sebagai solusi yang lebih terjangkau, menjangkau semua lapisan. Era ini ditutup dengan pengenalan teknologi EDGE, yang menjadi awal dari revolusi internet seluler di Tanah Air.

Telkomsel tak pernah berhenti berinovasi. Tahun 2006, mereka membawa layanan 3G ke Indonesia, membuka babak baru pengalaman digital yang lebih interaktif dan cepat. Langkah ini diikuti dengan peluncuran T-CASH pada 2007, sebuah layanan uang elektronik yang menjadi pondasi awal inklusi keuangan digital di Indonesia.

Tonggak sejarah besar terjadi pada 2014, ketika Telkomsel secara resmi meluncurkan jaringan 4G LTE di Indonesia. Kehadiran 4G membawa lompatan signifikan pada kecepatan internet, mengubah cara masyarakat mengakses informasi dan hiburan.

Jaringan yang lebih stabil dan cepat ini membuka jalan bagi berbagai layanan digital yang kini tak terpisahkan dari hidup kita, mulai dari streaming video hingga layanan ride-hailing.

Memasuki dekade ketiga, peran Telkomsel semakin diperkuat sebagai penggerak ekosistem digital. Pada 2018, mereka menghadirkan 5G Experience Center di Asian Games, dan tiga tahun kemudian, resmi meluncurkan layanan 5G komersial di Indonesia.

Selain inovasi teknologi, Telkomsel juga melakukan transformasi internal. Pada 2021, mereka meluncurkan logo baru dan menyederhanakan portofolio produknya: simPATI, Kartu As, dan LOOP dilebur menjadi Telkomsel Prabayar, sementara kartuHALO bertransformasi menjadi Telkomsel Halo.

Tak hanya itu, Telkomsel juga mengadopsi teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam berbagai aspek, mulai dari layanan pelanggan hingga optimalisasi jaringan. Asisten virtual seperti Veronika di aplikasi MyTelkomsel kini mampu memberikan layanan yang lebih cepat dan personal.

Di balik layar, AI digunakan untuk mengelola jaringan otonom (autonomous network), yang secara otomatis memantau dan memperbaiki kinerja jaringan, memastikan konektivitas yang lebih andal.

Hingga saat ini, Telkomsel melayani lebih dari 150 juta pelanggan dan hadir di hampir seluruh wilayah berpenduduk. Kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi digital nasional tidak bisa diabaikan, dengan sumbangsih mencapai 1,6% terhadap PDB Indonesia pada 2023.

Dengan dukungan talenta digital anak bangsa, Telkomsel terus menegaskan komitmennya untuk berbisnis selaras dengan semangat keberlanjutan. Mereka bukan hanya tentang koneksi, melainkan tentang membuka peluang, menciptakan dampak nyata, dan membangun masa depan yang gemilang.

Bagi Telkomsel, #SemangatIndonesia adalah energi yang akan terus #MajukanIndonesia. (ikhsan)

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
58 / 100 Skor SEO