MEKKAH – Laporan terbaru dari tanah suci Mekkah mengabarkan adanya pemeriksaan ketat terhadap jamaah haji tahun ini.

Dr. H. Sukirman, Sp.PA, M.Kes, MARS, seorang jamaah haji Indonesia asal Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, menyampaikan informasi tersebut kepada Perdetiknews sesaat setelah tiba di Mekkah, Senin 19 Mei 2025.

Menurut dr. Sukirman, pemeriksaan berlapis dilakukan terhadap setiap jamaah haji yang hendak memasuki area tawaf maupun saat akan melaksanakan salat di masjid.

Akibatnya, antrean panjang tak terhindarkan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki kartu masuk atau menggunakan visa yang tidak sesuai dengan ketentuan ibadah haji.

Lebih lanjut, dr. Sukirman mengungkapkan bahwa baru-baru ini, sebanyak 117 jamaah haji dipulangkan dari bandara karena kedapatan menggunakan visa kerja. Kendati demikian, belum diketahui secara pasti kewarganegaraan dari rombongan jamaah tersebut.

“Baru kali ini pemeriksaan jamaah haji di tanah suci sangat ketat, pemeriksaan berlapis,” ujar dr. Sukirman. “Baru saja satu rombongan jamaah haji dipulangkan dari bandara berjumlah 117 karena menggunakan visa kerja.”

Ia menambahkan, setiap jamaah yang hendak memasuki masjid, termasuk Masjidil Haram, harus melalui proses pemeriksaan terlebih dahulu.

Hal ini menyebabkan antrean panjang di depan masjid bagi mereka yang tidak memiliki kartu masuk atau visa haji resmi.

“Untuk masuk tawaf atau setiap mau pergi shalat diperiksa setiap jamaah sebelum masuk masjid sehingga harus antri panjang bagi yang tidak punya kartu masuk atau yang tidak punya visa resmi haji dilarang masuk masjid,” jelasnya.

Dr. Sukirman berharap informasi ini dapat menjadi perhatian bagi seluruh calon jamaah haji tahun ini. Ketatnya pemeriksaan yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi menunjukkan keseriusan dalam menertibkan pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Demikian saya laporkan dari tanah suci Mekkah, semoga menjadi perhatian setiap jamaah haji tahun ini. Kalau tahun ini pemerintah Saudi melakukan pemeriksaan yang sangat ketat untuk seluruh jamaah haji. Setiap jamaah yang mau masuk masjid harus diperiksa dulu sehingga membuat antri di depan Masjidil Haram yang sangat panjang antriannya,” pungkas dr. Sukirman.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama diharapkan dapat segera memberikan informasi resmi terkait kejadian ini dan mengimbau seluruh calon jamaah haji untuk memastikan kelengkapan dokumen dan visa yang sesuai demi kelancaran ibadah di tanah suci.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya mematuhi segala ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas Arab Saudi dalam pelaksanaan ibadah haji. (red)

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
65 / 100 Skor SEO