KENDARI – Ketua Harian KONI Sulawesi Tenggara (Sultra) Dr. H. Sofyan, SE., MM. menilai Piala Soeratin U-17 bukan sekadar ajang untuk memperebutkan trofi, tetapi menjadi bagian penting dari proses regenerasi pesepakbola muda di Bumi Anoa.

Hal itu disampaikan Sofyan saat menghadiri penutupan sekaligus menyaksikan partai final Piala Soeratin U-17 PSSI Sultra 2026–2027 di Lapangan Bhayangkara Presisi Polda Sultra, Kendari, Rabu (9/9/2026).

Menurut Sofyan, kompetisi usia muda harus terus digelar secara berkelanjutan. Sebab, pemain berbakat membutuhkan ruang untuk bertanding agar kemampuan, mental dan karakter mereka dapat berkembang.

“Bagi kami di KONI, kompetisi seperti Piala Soeratin U-17 bukan sekadar pertandingan untuk mencari juara, tetapi merupakan bagian dari proses panjang pembinaan dan regenerasi atlet sepak bola Sulawesi Tenggara,” kata Sofyan.

Ia mengatakan, pembinaan tidak cukup hanya mengandalkan bakat. Atlet muda juga harus mendapatkan kesempatan bertanding secara konsisten untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun mental kompetitif.