JAKARTA – Pelarian AFT, buronan kakap yang dijuluki “The Doctor” berakhir di wilayah Penang, Malaysia. Tim Set NCB Interpol Divhubinter Polri sukses meringkus distributor utama jaringan narkotika lintas negara tersebut pada Minggu (5/4), hasil kolaborasi intensif dengan Special Branch Polis Diraja Malaysia (PDRM).
AFT merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri yang selama ini menjadi target operasi. Ia sempat terdeteksi di Kuala Lumpur sebelum akhirnya tim gabungan berhasil mengunci posisinya di Penang pada pukul 13.44 waktu setempat.
Ses NCB Interpol Divhubinter Polri, Untung Widyatmoko, menegaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan efektivitas kerjasama internasional dalam memburu pelaku kejahatan lintas batas (transnational crime).
“Penangkapan terhadap DPO berinisial AFT merupakan hasil kerja sama yang solid antara Interpol Polri dengan PDRM. Kami telah melakukan pemantauan ketat sejak awal Maret 2026,” ujar Untung dalam keterangan resminya.
Sosok AFT bukanlah pemain baru dalam dunia hitam narkotika. Dalam penyidikan, ia diduga kuat berperan sebagai pemasok utama sabu hingga cartridge vape mengandung zat etomidate ke pasar Indonesia. Nama AFT mencuat dalam pengembangan kasus yang sebelumnya menjerat tersangka E alias Koko E.
Modus operandi yang digunakan AFT tergolong sangat rapi, mulai dari pengiriman melalui jalur kargo laut dan darat hingga taktik kamuflase yang unik. “The Doctor” diketahui sering menyembunyikan narkotika di dalam boneka yang dikemas menyerupai kotak kado untuk mengelabui petugas di perbatasan.
Setelah penangkapan ini, Polri segera memproses administrasi pemulangan tersangka. AFT dijadwalkan tiba di tanah air untuk diserahkan kepada penyidik Dittipid Narkoba Bareskrim Polri guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Atas perbuatannya, AFT dijerat dengan pasal berlapis dalam UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, mencakup pasal 114, 112, dan 132 tentang peredaran dan keterlibatan jaringan sindikat. Polisi berkomitmen untuk terus membongkar jaringan yang berafiliasi dengan AFT guna memutus rantai pasokan narkoba ke Indonesia. (red)



Tinggalkan Balasan