KENDARI – Pemerintah resmi memberikan “kado” bagi para pekerja mandiri atau Bukan Penerima Upah (BPU). Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2025, iuran program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dipotong sebesar 50 persen.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Tenggara, Luky Julianto, mengungkapkan bahwa kebijakan ini bertujuan meringankan beban ekonomi pekerja informal sekaligus meningkatkan cakupan perlindungan jaminan sosial di wilayah Sultra.

“Kebijakan ini berupa potongan iuran JKK dan JKM sebesar 50% bagi peserta BPU. Ini bentuk kehadiran pemerintah untuk menjaga daya beli pekerja,” ujar Luky dalam keterangannya, Sabtu (28/2/2026).

Luky merincikan bahwa pemberian diskon ini terbagi dalam dua kategori waktu:

  • Pekerja Transportasi (Ojol, Sopir Angkot, dll): Berlaku mulai Januari 2026 hingga Maret 2027.

  • Sektor Lain (Petani, Pedagang, Peternak): Berlaku mulai April hingga Desember 2026.

Meski bayar setengah harga, Luky menjamin manfaat yang diterima peserta tidak berkurang sedikit pun. Jika terjadi kecelakaan kerja, peserta tetap berhak atas perawatan tanpa batas biaya (unlimited) hingga sembuh.

Bahkan, tersedia Santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) sebesar 100 persen dari upah yang dilaporkan untuk 12 bulan pertama masa pemulihan.

“Jika peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja, santunan JKM yang diberikan tetap sebesar Rp 42 juta. Ada juga manfaat beasiswa untuk maksimal dua orang anak hingga perguruan tinggi dengan total mencapai Rp 174 juta,” jelasnya.

Melalui program diskon ini, BPJS Ketenagakerjaan Sultra mengajak seluruh pekerja informal di Bumi Anoa untuk segera memastikan diri terlindungi agar bekerja lebih tenang dan keras tanpa rasa cemas. (red)

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
16 / 100 Skor SEO