KENDARI, PERDETIKNEWS.COM – Tim Kesigapan Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari kembali diuji. Di tengah guyuran hujan deras pada Minggu (4/1/2026) siang, pasukan “Yudha Brama Jaya” ini berjibaku mengevakuasi gangguan sBiawak di pemukiman warga BTN Kendari Indah, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-wua.

Aksi tersebut bermula dari laporan seorang warga bernama Bu Berryl pada pukul 14.04 Wita. Ia melaporkan keberadaan seekor biawak yang masuk ke area plafon rumahnya dan menimbulkan kekhawatiran bagi penghuni rumah.

 Hanya berselang lima menit setelah laporan masuk, Tim Rescue Peleton 3 di bawah komando Komandan Regu (Danru) M. Ruslin Goa langsung bertolak menuju lokasi. Meski jarak pandang terbatas akibat hujan, tim tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dalam waktu 13 menit.

Namun, setibanya di lokasi, petugas menemukan fakta yang mengejutkan. Bukan hanya satu, melainkan terdapat dua ekor biawak berukuran besar yang bersarang di atas plafon rumah pelapor.

“Pasukan langsung memeriksa plafon rumah pelapor dan ternyata ada dua biawak berukuran besar di sana,” lapor Danru Penyelamatan Peleton 3, M. Ruslin Goa.

Proses evakuasi berlangsung dramatis selama hampir 30 menit. Selain kondisi cuaca yang hujan, petugas menghadapi kendala teknis di lapangan. Minimnya akses atau lubang kontrol untuk naik ke atas plafon memaksa petugas bekerja ekstra hati-hati dengan peralatan terbatas seperti senter dan alat penjepit.

Sayangnya, meski telah berusaha melakukan pengepungan di ruang sempit tersebut, kedua reptil itu berhasil meloloskan diri. Biawak-biawak tersebut kabur melalui celah pembatas tipis yang menghubungkan rumah pelapor dengan rumah tetangganya.

“Pasukan sudah berusaha menangkap, namun biawak kabur lewat celah pembatas. Hasil tangkapan kali ini nihil,” tambah Ruslin.

Meski belum mencapai pengamanan satwa tersebut, Tim Rescue telah melakukan penyisiran menyeluruh untuk memastikan plafon area sudah kosong. Petugas juga memberikan edukasi kepada pelapor untuk segera menghubungi kembali melalui nomor darurat jika hewan tersebut muncul kembali.

Operasi dinyatakan selesai pada pukul 14.50 Wita dengan tim kembali ke Mako dalam kondisi aman. (red)

53 / 100 Skor SEO