Kriminal

Bripka LAS Tewas Ditikam Suami Tante Saat Hendak Melerai Keributan Keluarga

259
×

Bripka LAS Tewas Ditikam Suami Tante Saat Hendak Melerai Keributan Keluarga

Sebarkan artikel ini
pelaku

KENDARI,  – Seorang anggota Kepolisian Republik Indonesia, Brigadir Polisi Kepala (Bripka) LAS (37), meninggal dunia dengan luka tusuk dan sabetan usai ditikam oleh suami tantenya sendiri, berinisial J.

Peristiwa tragis ini terjadi di rumah pelaku, Jalan Budi Utomo Lorong Merak, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, pada Sabtu (15/11/2025) dini hari, sekitar pukul 01.30 WITA.

Korban, Bripka LAS, yang bertugas di Polres Tolikara, Polda Papua Pegunungan, diketahui sedang berada di Kendari sebagai pelatih atlet paralayang.

Kepala Unit Reserse Mobile Subdit III Jatanras Polda Sultra, AKP Gayuh Pambudhi Utomo, menjelaskan kronologi yang bermula saat pelaku J, seorang PNS TNI Detasemen Perbekalan dan Angkutan (Denbekang), pulang ke rumahnya sekitar pukul 00.00 WITA dalam kondisi mabuk usai menjalankan piket.

Pelaku J langsung terlibat cekcok hebat dengan istrinya, inisial H, dan anaknya. Keributan memuncak ketika J dilaporkan hendak menggunakan senjata tajam terhadap anaknya. “Terus dia mau tikam anaku,” ujar H kepada polisi.

Mendengar keributan tersebut, Bripka LAS, yang merupakan keponakan dari istri pelaku dan kebetulan sedang beristirahat di rumah yang sama, segera bangun dan berusaha melerai. Bripka LAS sempat meminta anak pelaku untuk segera keluar dan mengamankan diri.

Namun, upaya damai itu berujung maut. Pelaku J langsung mengalihkan amarahnya kepada Bripka LAS dan menusuk korban menggunakan badik hingga Bripka LAS meninggal dunia di tempat kejadian.

Istri pelaku (H) dan anaknya berhasil keluar rumah dan segera mencari pertolongan warga. Tim Reserse Mobile (Resmob) Polda Sultra yang tiba di lokasi mendapati pelaku J masih memegang senjata tajam (parang) dan sempat melakukan perlawanan.

Tim Resmob kemudian berhasil meredam situasi melalui pendekatan dan negosiasi. Pelaku J akhirnya berhasil diamankan dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut karena kondisi pelaku dipenuhi darah.

Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilakukan oleh Tim Identifikasi Polresta Kendari pada pukul 03.00 WITA. Sekitar pukul 03.40 WITA, jenazah Bripka LAS, yang berdarah Muna, dibawa ke RS Bhayangkara di Jalan Gunung Meluhu.

AKP Gayuh Pambudhi Utomo menambahkan, Bripka LAS berada di Kendari untuk mengawal atlet paralayang binaannya mengikuti pertandingan.  (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!