DaerahPeristiwa

205 Personel Gabungan Polri Sisir Timbunan Material Longsor di Tarukahan dan Cibuyut

23
×

205 Personel Gabungan Polri Sisir Timbunan Material Longsor di Tarukahan dan Cibuyut

Sebarkan artikel ini

CILACAP,  – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperkuat operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Cipendeuy, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Pada hari kedua operasi SAR, Polri mengerahkan total 205 personel gabungan bersama tim khusus anjing pelacak (K9) untuk menyisir lokasi terdampak.

Kapolres Cilacap Kombes Budi Adhy Buono mengatakan, pengerahan sumber daya besar ini bertujuan mempercepat deteksi korban yang tertimbun material longsor.

“Personel Polri sebanyak 205 personel diturunkan untuk membantu proses pencarian korban di hari ke-2 dengan melibatkan tim anjing pelacak atau K9 gabungan,” ujar Kombes Budi kepada wartawan, Sabtu (15/11/2025).

Polri mengerahkan 10 anjing pelacak K9 dari berbagai satuan, mencakup Ditsamapta Polda Jawa Tengah, Polresta Cilacap, Polresta Banyumas, Polres Temanggung, dan Polres Tegal. Kehadiran K9 menjadi kunci penting untuk mengidentifikasi titik-titik yang diduga terdapat korban di bawah timbunan material longsor.

Peristiwa longsor dahsyat ini terjadi pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.30 WIB dan menimbun sedikitnya 16 rumah warga di dua dusun, yakni Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut.

Hingga Sabtu siang, tim SAR gabungan masih bekerja keras mencari 20 warga yang dilaporkan belum ditemukan. Korban hilang terdiri dari enam warga Dusun Tarukahan dan 14 warga Dusun Cibuyut. Sebelumnya, tim telah menemukan tiga warga dalam kondisi meninggal dunia.

Kondisi medan yang berat dan timbunan material yang tebal membuat proses pencarian harus dilakukan secara manual, dengan panduan utama dari kemampuan deteksi yang dimiliki oleh tim K9. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!