Mentan Amran Puj – PerdetikNews.com https://perdetiknews.com Terus Berkabar dan Mengabarkan Tue, 19 May 2026 02:39:14 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1 https://perdetiknews.com/wp-content/uploads/2026/09/cropped-ChatGPT-Image-1-Sep-2026-05.17.13-32x32.png Mentan Amran Puj – PerdetikNews.com https://perdetiknews.com 32 32 Tinjau Banjir Sungai Wanggu, Mentan Amran Puji Gerak Cepat Polda Sultra: Luar Biasa! https://perdetiknews.com/tinjau-banjir-sungai-wanggu-mentan-amran-puji-gerak-cepat-polda-sultra-luar-biasa/ https://perdetiknews.com/tinjau-banjir-sungai-wanggu-mentan-amran-puji-gerak-cepat-polda-sultra-luar-biasa/#respond Tue, 12 May 2026 02:38:00 +0000 https://perdetiknews.com/?p=18978 Kendari – Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mengapresiasi langkah cepat Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) dalam membantu penanganan korban banjir di Kota Kendari. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau langsung lokasi terdampak banjir di bantaran Sungai Wanggu, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Selasa (12/5/2026) siang.

Dalam kunjungan mendadak tersebut, Amran menyaksikan langsung personel Polri yang bersigap di lapangan membantu evakuasi warga serta mendirikan tenda pengungsian. Kehadiran aparat kepolisian dinilai menjadi penyelamat dalam penanganan awal bencana secara taktis.

Di hadapan Wakapolda Sultra, Brigjen Gidion Arif Setyawan, Amran secara blak-blakan menyampaikan rasa salutnya atas respons cepat jajaran Korps Bhayangkara di bumi anoa ini.

“Bhayangkari top! Pak Kapolri, ini Polda Sultra luar biasa, gerak cepat bantu rakyat dan bahkan memberikan bingkisan,” puji Amran kepada awak media di lokasi genangan banjir, Selasa (12/5/2026).

Amran sengaja bertolak langsung dari Jakarta demi memantau eskalasi banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kota Kendari dan sekitarnya. Selain menyusuri bantaran Sungai Wanggu yang padat pemukiman, ia juga menembus area persawahan milik petani yang ikut terendam banjir di Desa Mohalo, Kecamatan Konda, Konawe Selatan.

Kunjungan maraton ini sengaja dilakukan untuk memastikan kondisi keselamatan masyarakat, sekaligus menghitung secara riil dampak kerugian banjir terhadap sektor pangan dan pertanian. Ratusan hektare lahan pertanian dilaporkan ikut terendam, yang memicu potensi gagal panen (puso) bagi petani setempat.

Usai melakukan peninjauan di dua titik tersebut, Mentan berjanji akan segera menerjunkan bantuan darurat bagi masyarakat terdampak, khususnya para petani yang mengalami kerugian materiil akibat terjangan banjir.

Bantuan stimulan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana pada sektor pertanian di wilayah Sulawesi Tenggara.

]]>
https://perdetiknews.com/tinjau-banjir-sungai-wanggu-mentan-amran-puji-gerak-cepat-polda-sultra-luar-biasa/feed/ 0