kecelakaan Kendari – PerdetikNews.com https://perdetiknews.com Terus Berkabar dan Mengabarkan Sun, 22 Feb 2026 12:18:11 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1 https://perdetiknews.com/wp-content/uploads/2026/09/cropped-ChatGPT-Image-1-Sep-2026-05.17.13-32x32.png kecelakaan Kendari – PerdetikNews.com https://perdetiknews.com 32 32 dr Filber Filmore Diduga Tabrak Pemotor di Kendari, Keluarga Soroti Sikap Dokter https://perdetiknews.com/dr-filber-filmore-diduga-tabrak-pemotor-di-kendari-keluarga-soroti-sikap-dokter/ https://perdetiknews.com/dr-filber-filmore-diduga-tabrak-pemotor-di-kendari-keluarga-soroti-sikap-dokter/#respond Sun, 22 Feb 2026 12:18:11 +0000 https://perdetiknews.com/?p=14505 KENDARI – Dugaan keterlibatan seorang dokter dalam kecelakaan lalu lintas di Kota Kendari menjadi perhatian publik.

Dokter bernama dr Filber Filmore dilaporkan terlibat insiden tabrakan dengan seorang pengendara motor di depan RSJPDO Oputa Yi Koo. Pihak keluarga korban menyoroti sikap dokter setelah kejadian tersebut.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Dr. Sam Ratulangi, Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat, Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 21.00 WITA. Korban diketahui bernama Asri yang saat itu mengendarai sepeda motor.

Adik korban, Dandi, mengatakan pihak keluarga tidak mempermasalahkan soal siapa yang bersalah dalam kecelakaan tersebut karena hal itu menjadi kewenangan aparat kepolisian.

“Di sini kita bukan melihat posisi salah atau benarnya. Persoalan siapa yang melanggar aturan itu urusan kepolisian,” kata Dandi, Minggu (22/2/2026).

Namun, menurutnya, keluarga menyayangkan sikap dokter yang dinilai belum menunjukkan perhatian terhadap kondisi korban pascakejadian.

“Kami menilai belum ada itikad baik dari pihak dokter terhadap kondisi kakak saya,” ujarnya.

Korban Alami Luka dan Aktivitas Terganggu
Dandi menjelaskan, akibat kecelakaan tersebut kakaknya mengalami luka pada lengan kanan dan harus menjalani 27 jahitan.

Kondisi itu membuat korban untuk sementara tidak dapat menjalankan aktivitas seperti biasa.

Ia mengatakan kondisi tersebut cukup berdampak karena korban merupakan tulang punggung keluarga.

Keluarga juga menyampaikan harapan agar ada komunikasi yang lebih baik dari pihak terkait mengenai penanganan kejadian tersebut.

Pihak keluarga menilai peristiwa ini perlu menjadi perhatian karena melibatkan tenaga medis.

Mereka meminta Ikatan Dokter Indonesia wilayah Sulawesi Tenggara dan manajemen rumah sakit melakukan pemeriksaan etik apabila ditemukan pelanggaran.

“Kami berharap ada penanganan sesuai aturan yang berlaku,” kata Dandi.

Terpisah, pihak Polresta Kendari membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas tersebut dan menyatakan kasus masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas.

Kasat Lantas Iptu Kevin mengatakan proses penyelidikan masih berlangsung.

“Sementara ditangani,” ujarnya singkat.

Media telah berupaya menghubungi dr Filber Filmore untuk meminta klarifikasi terkait kejadian tersebut, namun hingga berita ini diturunkan yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada pihak manajemen RSJPDO Oputa Yi Koo, namun belum diperoleh keterangan resmi. (red)

]]>
https://perdetiknews.com/dr-filber-filmore-diduga-tabrak-pemotor-di-kendari-keluarga-soroti-sikap-dokter/feed/ 0
Plt Kadis Kominfo Sultra dan Insan Pers Tunjukkan Solidaritas, Jenguk Jurnalis Korban Kecelakaan https://perdetiknews.com/plt-kadis-kominfo-sultra-dan-insan-pers-tunjukkan-solidaritas-jenguk-jurnalis-korban-kecelakaan/ https://perdetiknews.com/plt-kadis-kominfo-sultra-dan-insan-pers-tunjukkan-solidaritas-jenguk-jurnalis-korban-kecelakaan/#respond Fri, 20 Feb 2026 00:32:08 +0000 https://perdetiknews.com/?p=14383 Kendari — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Syahrir, bersama sejumlah insan pers bergerak cepat menjenguk jurnalis Harian Rakyat Sultra, Asri, yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Kota Kendari, Kamis 19 Februari 2026.

Korban dirawat di Rumah Sakit Jantung, Pembuluh Darah dan Otak Oputa Yi Koo usai insiden yang terjadi di Jalan Dr. Sam Ratulangi.

Kecelakaan terjadi pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 22.12 WITA, melibatkan sepeda motor dan mobil di ruas jalan depan rumah sakit tersebut.

Akibat benturan keras, pengendara motor mengalami luka sobek serius pada tangan kanan dan segera dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) untuk mendapatkan penanganan medis.

Mengetahui kejadian tersebut, Plt Kadis Kominfo Sultra Andi Syahrir bersama sejumlah rekan jurnalis langsung menjenguk korban sebagai bentuk kepedulian terhadap insan pers di daerah.

Ia memastikan korban mendapatkan penanganan terbaik serta memberikan dukungan moril kepada keluarga korban.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Direktur rumah sakit, dr. Agus Purwo Hidayat, Sp An-TI, Subsp. MN(K), turut hadir dan memastikan korban memperoleh pelayanan medis secara optimal. Pihak rumah sakit juga menjamin seluruh prosedur penanganan berjalan sesuai standar pelayanan kesehatan.

Selain penanganan medis, korban kecelakaan juga mendapat perhatian dari PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tenggara.

Petugas Jasa Raharja langsung melakukan pendataan dan verifikasi administrasi untuk memastikan korban memperoleh jaminan biaya perawatan.

Perwakilan Jasa Raharja Sultra, Muthia, mengatakan pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan kecelakaan.

Santunan biaya perawatan korban bahkan telah diproses kurang dari 24 jam sejak kejadian.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan tercepat bagi masyarakat yang mengalami kecelakaan. Begitu ada laporan, petugas langsung bergerak agar biaya medis korban dapat segera teratasi,” ujarnya.

Melalui sistem layanan terintegrasi antara Jasa Raharja dan rumah sakit, korban kini dapat fokus menjalani perawatan tanpa harus mengkhawatirkan biaya pengobatan.

Langkah cepat ini disebut sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna jalan.

Kunjungan Plt Kadis Kominfo Sultra bersama insan pers, jajaran rumah sakit, dan respons cepat Jasa Raharja diharapkan menjadi bentuk sinergi pelayanan publik dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Tenggara. (red)

]]>
https://perdetiknews.com/plt-kadis-kominfo-sultra-dan-insan-pers-tunjukkan-solidaritas-jenguk-jurnalis-korban-kecelakaan/feed/ 0
Satu Korban Tewas dalam Tabrakan Beruntun di Kendari, Diduga Sopir Pingsan https://perdetiknews.com/satu-korban-tewas-dalam-tabrakan-beruntun-di-kendari-diduga-sopir-pingsan/ https://perdetiknews.com/satu-korban-tewas-dalam-tabrakan-beruntun-di-kendari-diduga-sopir-pingsan/#respond Thu, 17 Jul 2025 04:39:45 +0000 https://perdetiknews.com/?p=7822 Kendari – Sebuah kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Wayong, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, pada Kamis, 17 Juli 2025, sekitar pukul 07.15 WITA. Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka.

Kecelakaan bermula ketika sebuah minibus Suzuki Karimun bernomor polisi DT 1008 LE yang dikemudikan oleh S.S., 35 tahun, bergerak dari arah selatan menuju utara (Jalan Chairil Anwar menuju SMP Nusantara). Menurut keterangan polisi, S.S. yang ditemani satu penumpang anak berinisasi M.S. tiba-tiba hilang kesadaran menjelang lokasi kejadian.

Nahas, minibus tersebut kemudian menabrak sepeda motor Suzuki Nex bernomor polisi DT 6282 EC yang dikendarai oleh D.I., 27 tahun, dari belakang. Sepeda motor beserta pengendaranya terseret sejauh kurang lebih 500 meter.

Setelah menyeret Suzuki Nex, minibus Karimun tersebut terus melaju dan menabrak tiga kendaraan lainnya. Kendaraan kedua yang ditabrak adalah sepeda motor Yamaha Mio Gear bernomor polisi DT 4123 XA yang dikendarai oleh A.M., 39 tahun, dengan penumpang G., 46 tahun.

Selanjutnya, minibus juga menabrak sepeda motor Honda tanpa TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) yang dikendarai oleh R.E., 36 tahun.

Rentetan tabrakan berakhir ketika minibus Suzuki Karimun menabrak minibus Toyota Agya bernomor polisi DT 1778 TF yang sedang terparkir di bahu jalan. Minibus Agya ini diketahui dikemudikan oleh Y.S., 49 tahun, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Akibat insiden mengerikan ini, pengendara sepeda motor Honda tanpa TNKB, R.E., yang beralamat di Jalan Wayong II, Kota Kendari, dilarikan ke RS Bhayangkara namun dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, dua pengendara lain, D.I. (pengendara Suzuki Nex) dan A.M. (pengendara Yamaha Mio Gear), mengalami luka-luka dan saat ini sedang menjalani perawatan di RS Bhayangkara.

S.S., pengemudi Suzuki Karimun, dikabarkan dalam kondisi sehat secara jasmani namun mengalami syok mental pasca-kejadian. Penumpangnya, M.S., juga dalam keadaan sehat. Pengendara dan penumpang lain yang terlibat, yakni G. (penumpang Yamaha Mio Gear) dan Y.S. (pengemudi Toyota Agya), dilaporkan dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.

Kasat Lantas Polresta Kendari, AKP Syahrul, S.H., membenarkan kejadian nahas ini. “Betul, telah terjadi kecelakaan beruntun pagi tadi yang melibatkan lima kendaraan. Satu orang meninggal dunia dan dua luka-luka,” ujar AKP Syahrul saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti hilangnya kesadaran pengemudi Suzuki Karimun. “Kami akan mendalami keterangan pengemudi dan saksi-saksi di lokasi kejadian untuk mengungkap penyebab sebenarnya,” pungkas Syahrul.

]]>
https://perdetiknews.com/satu-korban-tewas-dalam-tabrakan-beruntun-di-kendari-diduga-sopir-pingsan/feed/ 0
Korsleting Listrik, Grand Livina Hangus di Jalan Y. Wayong https://perdetiknews.com/korsleting-listrik-grand-livina-hangus-di-jalan-y-wayong/ https://perdetiknews.com/korsleting-listrik-grand-livina-hangus-di-jalan-y-wayong/#respond Mon, 17 Feb 2025 19:13:00 +0000 https://perdetiknews.com/?p=3562 Kendari, – Sebuah mobil Grand Livina hangus terbakar di Jl. Y. Wayong, Kelurahan Lepo Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Senin (17/2). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Kejadian tersebut pertama kali dilaporkan oleh Askar, Kasi Pemadaman Damkar Kendari, pada pukul 17.20 WITA. Tim pemadam segera merespons dan berangkat ke lokasi satu menit kemudian. Mereka tiba di tempat kejadian pada pukul 17.28 WITA dan berhasil memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 18.00 WITA.

Menurut keterangan saksi, pemilik kendaraan bernama Sabri sedang mengendarai mobilnya ketika tiba-tiba muncul percikan api di dalam kendaraan. Sadar akan bahaya, Sabri langsung meloncat keluar untuk menyelamatkan diri. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik.

Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Tim pemadam mengerahkan satu unit mobil pemadam (Unit 015) untuk mengatasi kobaran api. Beruntung, proses pemadaman berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Kami segera merespons laporan yang masuk dan langsung bergerak ke lokasi. Berkat kesiapan tim, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari satu jam,” ujar Askar. (red)

]]>
https://perdetiknews.com/korsleting-listrik-grand-livina-hangus-di-jalan-y-wayong/feed/ 0