Gerbang Toronipa Arsip - PerdetikNews.com Terus Berkabar dan Mengabarkan Sat, 21 Jun 2025 02:44:20 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.3 https://perdetiknews.com/wp-content/uploads/2026/04/cropped-Gemini_Generated_Image_fwaqmifwaqmifwaq-1-32x32.png Gerbang Toronipa Arsip - PerdetikNews.com 32 32 Sorotan GPA Sultra: Mengapa Kasus Gerbang Toronipa dan Stadion Lakidende “Hilang”? https://perdetiknews.com/sorotan-gpa-sultra-mengapa-kasus-gerbang-toronipa-dan-stadion-lakidende-hilang/ https://perdetiknews.com/sorotan-gpa-sultra-mengapa-kasus-gerbang-toronipa-dan-stadion-lakidende-hilang/#respond Sat, 21 Jun 2025 02:44:20 +0000 https://perdetiknews.com/?p=7091 KENDARI, – Janji pemberantasan korupsi di Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali dipertanyakan setelah Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Sultra menyoroti “menghilangnya” penanganan beberapa kasus dugaan korupsi besar. Padahal, kasus-kasus ini telah menyita perhatian publik dan merugikan keuangan negara. Ketua GPA Sultra, Muh Iksan Saranani, secara terbuka menyambut baik kunjungan Gubernur Sultra ke kantor KPK Pusat di […]

Sumber asli: Sorotan GPA Sultra: Mengapa Kasus Gerbang Toronipa dan Stadion Lakidende “Hilang”? | © PerdetikNews.com

]]>
KENDARI, – Janji pemberantasan korupsi di Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali dipertanyakan setelah Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Sultra menyoroti “menghilangnya” penanganan beberapa kasus dugaan korupsi besar.

Padahal, kasus-kasus ini telah menyita perhatian publik dan merugikan keuangan negara.

Ketua GPA Sultra, Muh Iksan Saranani, secara terbuka menyambut baik kunjungan Gubernur Sultra ke kantor KPK Pusat di Jakarta sebagai bentuk komitmen dalam pemberantasan korupsi.

Namun, ia mendesak agar komitmen ini dibuktikan dengan pengusutan tuntas kasus-kasus kakap yang kini tak jelas juntrungannya.

“Semua peristiwa kasus ini sebenarnya telah diketahui oleh masyarakat Sultra, dan semuanya itu dinantikan hasil keputusan perkaranya. Namun ironisnya, sampai hari ini kasus ini tiba-tiba diam dan hilang, tak tahu kelanjutan seperti apa dan bagaimana,” kritik Iksan.

GPA Sultra secara khusus menyoroti beberapa kasus yang dianggap “hilang” dari pantauan penegak hukum:

  • Kasus Gerbang Toronipa: Proyek dengan anggaran fantastis Rp 32,8 miliar ini disinyalir sarat dugaan korupsi, namun perkembangannya tak lagi terdengar.
  • Kasus Kapal Pesiar Ali Mazi: Diduga merugikan negara hingga Rp 8,9 miliar. Meski telah masuk gelar perkara, hingga kini tidak ada kejelasan pertanggungjawaban atau keterangan resmi dari aparat penegak hukum (APH) Polda Sultra.
  • Pembangunan Stadion Lakidende: Proyek yang menelan Rp 44 miliar ini kini terbengkalai dan dipenuhi semak belukar. GPA Sultra menduga ada kesalahan kebijakan pemerintah terdahulu yang berujung pada indikasi korupsi.
  • Kasus Anggaran KONI Sultra: Pertanggungjawabannya masih menjadi misteri.

Iksan Saranani meminta Gubernur Sultra, Kapolda Sultra yang baru, dan KPK RI untuk serius dan berkomitmen memberantas korupsi. Ia meyakini, masih banyak kasus korupsi besar di Sultra yang penyelidikannya belum jelas di APH.

“Jika tidak ada hasilnya, maka kami yakin masyarakat Sultra tidak akan lagi mempercayai kinerja aparat hukum,” tegasnya.

GPA Sultra juga menyerukan kepada Presiden Prabowo Subianto agar kasus korupsi di Sultra diselidiki tuntas tanpa tebang pilih, layaknya kasus-kasus besar di provinsi lain yang telah serius ditangani hingga penetapan tersangka.

“Sangat disesalkan kasus korupsi semakin meningkat, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara. Kami meminta KPK untuk bekerja lebih baik dan tegas dalam penyelidikan kasus di Sultra,” tandas Iksan.

Untuk memastikan proses hukum berjalan transparan, Muh Iksan Saranani menegaskan bahwa GPA Sultra, bekerja sama dengan pimpinan GPA Pusat Jakarta, akan terus memantau dan mengawal kasus-kasus korupsi yang sedang berproses di Sultra.

“Agar tidak ada yang main mata, kami akan kawal prosesnya,” pungkasnya. (red)

Sumber asli: Sorotan GPA Sultra: Mengapa Kasus Gerbang Toronipa dan Stadion Lakidende “Hilang”? | © PerdetikNews.com

]]>
https://perdetiknews.com/sorotan-gpa-sultra-mengapa-kasus-gerbang-toronipa-dan-stadion-lakidende-hilang/feed/ 0
Kasus Gerbang Toronipa, Polda Diminta Segera Panggil Ali Mazi https://perdetiknews.com/kasus-gerbang-toronipa-polda-diminta-segera-panggil-ali-mazi/ https://perdetiknews.com/kasus-gerbang-toronipa-polda-diminta-segera-panggil-ali-mazi/#respond Wed, 16 Oct 2024 03:59:28 +0000 https://perdetiknews.com/?p=77 KENDARI, – Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, menyatakan siap bertanggung jawab terkait pelaksanaan proyek Gerbang Toronipa, yang saat ini tengah dalam penyelidikan Polda Sultra. Pernyataan tersebut mengundang tanggapan dari Ketua DPD Partai Demokrat Sultra, Muh. Endang SA, yang meminta Polda untuk segera memanggil Ali Mazi guna memperjelas permasalahan ini. Dalam siaran persnya yang disampaikan […]

Sumber asli: Kasus Gerbang Toronipa, Polda Diminta Segera Panggil Ali Mazi | © PerdetikNews.com

]]>
KENDARI, – Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, menyatakan siap bertanggung jawab terkait pelaksanaan proyek Gerbang Toronipa, yang saat ini tengah dalam penyelidikan Polda Sultra.

Pernyataan tersebut mengundang tanggapan dari Ketua DPD Partai Demokrat Sultra, Muh. Endang SA, yang meminta Polda untuk segera memanggil Ali Mazi guna memperjelas permasalahan ini.

Dalam siaran persnya yang disampaikan kepada awak media hari ini, Endang menekankan pentingnya keterangan Ali Mazi dalam rangka memberikan kejelasan terkait proyek yang menelan anggaran sekitar 33 miliar rupiah ini. “Polda Sultra perlu segera memanggil Ali Mazi untuk mengklarifikasi duduk perkara, agar masyarakat bisa mendapatkan kepastian,” ujar Endang.

Ali Mazi sebelumnya menyatakan dalam konferensi pers pada 7 Oktober bahwa dirinya selalu mengawasi pelaksanaan proyek tersebut demi menjadikan Sultra memiliki ikon pariwisata yang kuat. “Ini semata-mata supaya Sultra punya ikon,” tegasnya.

Namun, proyek Gerbang Toronipa yang diresmikan baru-baru ini justru menjadi sorotan karena sejumlah kerusakan yang terjadi. Endang mengkritik situasi ini dan menekankan bahwa masyarakat, termasuk selebritis nasional seperti Tere Liya dan Uya Kuya, telah memberikan komentar terkait kondisi proyek yang dinilai tidak sesuai harapan.

Endang juga mengungkapkan keprihatinan serupa terhadap kasus sebelumnya yang melibatkan kapal Ali Mazi, yaitu kasus azmat, yang hingga kini belum jelas juntrungannya. “Kami ingin agar kasus ini tidak seperti kasus kapal azmat, yang tidak akan ada kepastiannya,” tegasnya.

Di akhir siaran pers, Endang menegaskan keyakinannya bahwa Polda Sultra akan menyelesaikan kasus Gerbang Toronipa dengan baik. “Kami harus mendukung dan percaya Polda bisa menyelesaikan kasus ini. Ini diatensi langsung oleh Kapolda, jadi kami yakin pasti akan selesai,” tutupnya.

Kasus ini menunjukkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan proyek infrastruktur yang menjadi harapan masyarakat. Dengan semakin banyaknya pihak yang meminta kejelasan, diharapkan semua pihak dapat berkontribusi demi tercapainya tujuan pembangunan yang lebih baik di Sulawesi Tenggara. (red)

Sumber asli: Kasus Gerbang Toronipa, Polda Diminta Segera Panggil Ali Mazi | © PerdetikNews.com

]]>
https://perdetiknews.com/kasus-gerbang-toronipa-polda-diminta-segera-panggil-ali-mazi/feed/ 0