berita sultra terbaru – PerdetikNews.com https://perdetiknews.com Terus Berkabar dan Mengabarkan Thu, 16 Jul 2026 01:20:21 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1 https://perdetiknews.com/wp-content/uploads/2026/09/cropped-ChatGPT-Image-1-Sep-2026-05.17.13-32x32.png berita sultra terbaru – PerdetikNews.com https://perdetiknews.com 32 32 Akbar Yaro: Pengalihan Investasi LHKPN Andi Sumangerukka Jadi Teladan bagi Pejabat Sultra https://perdetiknews.com/akbar-yaro-pengalihan-investasi-lhkpn-andi-sumangerukka-jadi-teladan-bagi-pejabat-sultra/ https://perdetiknews.com/akbar-yaro-pengalihan-investasi-lhkpn-andi-sumangerukka-jadi-teladan-bagi-pejabat-sultra/#respond Thu, 16 Jul 2026 01:20:21 +0000 https://perdetiknews.com/?p=21653 KENDARI – Keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, untuk memusatkan investasi properti pribadinya di dalam daerah mendapat respons positif dari elemen generasi muda.

Elemen kepemudaan menilai langkah taktis yang terekam dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tersebut menjadi bukti konkret kepedulian pemimpin terhadap kemajuan daerahnya sendiri.

Tanggapan tersebut disampaikan oleh tokoh pemuda kepulauan di Sultra sekaligus perwakilan dari Keluarga Mahasiswa Peduli Demokrasi Sulawesi Tenggara (KMPD SULTRA), Akbar Yaro.

Menurutnya, langkah sang Gubernur mengalihkan portofolio aset dari luar daerah menuju Bumi Anoa patut diapresiasi tinggi.

Akbar Yaro menegaskan bahwa penambahan empat bidang tanah baru berstatus “Hasil Sendiri” di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) senilai belasan miliar rupiah bukan sekadar persoalan angka keuangan.

Lebih dari itu, langkah tersebut mengirimkan pesan emosional dan profesional yang kuat kepada masyarakat.

“Keputusan untuk memusatkan aset kekayaan di dalam daerah merupakan sinyal kuat akan adanya komitmen nyata untuk ikut serta membesarkan ekonomi lokal. Ini menunjukkan rasa percaya yang tinggi dari seorang kepala daerah terhadap potensi tanah kelahirannya,” ujar Akbar Yaro.

KMPD SULTRA menilai keberanian menanamkan modal pribadi di daerah sendiri ini patut menjadi contoh (benchmarking) bagi para pejabat dan pemangku kebijakan lainnya di Sulawesi Tenggara.

Menurut mereka, jika para pemimpinnya aktif berinvestasi di daerah, hal itu akan otomatis menumbuhkan rasa percaya (trust) masyarakat dan investor luar terhadap masa depan pembangunan Sultra.

Selain aspek investasi lokal, Akbar Yaro juga menyoroti transparansi penuh yang ditunjukkan dalam dokumen perbandingan e-LHKPN periode 31 Desember 2025 yang dirilis KPK.

Grafik kenaikan total harta kekayaan bersih menjadi Rp647,4 miliar dilaporkan secara rinci dan presisi tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Catatan yang paling memikat perhatian KMPD SULTRA adalah status utang Andi Sumangerukka yang berada di angka nol alias nihil.

Ditambah dengan pos kas operasional yang sangat likuid menembus Rp369 miliar, struktur keuangan pribadi sang kepala daerah dinilai luar biasa sehat.

Bagi KMPD SULTRA, kemandirian finansial yang kuat ini memastikan jalannya roda pemerintahan bersih dari potensi konflik kepentingan pribadi.

‘Sikap jujur dan patuh hukum dalam pelaporan LHKPN ini diharapkan mampu menetapkan standar integritas baru yang tinggi bagi seluruh jajaran birokrasi di Sulawesi Tenggara,” pungkasnya. (red)

]]>
https://perdetiknews.com/akbar-yaro-pengalihan-investasi-lhkpn-andi-sumangerukka-jadi-teladan-bagi-pejabat-sultra/feed/ 0
Buru Tiket ke Istana, Pelajar Terbaik Se-Sultra Tarung di Seleksi Paskibraka Mulai Besok https://perdetiknews.com/buru-tiket-ke-istana-pelajar-terbaik-se-sultra-tarung-di-seleksi-paskibraka-mulai-besok/ https://perdetiknews.com/buru-tiket-ke-istana-pelajar-terbaik-se-sultra-tarung-di-seleksi-paskibraka-mulai-besok/#respond Sun, 17 May 2026 11:02:24 +0000 https://perdetiknews.com/?p=18905 Kendari – Proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2026 resmi memasuki babak krusial. Mulai besok, Senin (18/5/2026) hingga Kamis (21/5/2026), para pelajar SMA sederajat terbaik dari Bumi Anoa akan bertarung sengit memperebutkan tiket menuju tingkat nasional.

Kabar mengenai kesiapan agenda penting ini dibenarkan langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Andrian, S.E., M.M. Guna memastikan proses penyaringan berjalan objektif dan profesional, pihak Kesbangpol dipastikan menggandeng berbagai lintas sektor terkait.

“Iya benar (akan digelar mulai besok),” ujar Andrian saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Andrian menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan seleksi kali ini, pihaknya akan melibatkan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Provinsi Sulawesi Tenggara, TNI-Polri, Dinas Kesehatan Provinsi Sultra, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Keterlibatan tim medis dan aparat keamanan ini penting untuk menunjang seluruh rangkaian tes, terutama pada pemeriksaan fisik dan ketahanan jasmani para peserta.

Berdasarkan lini masa resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), tahapan seleksi di tingkat provinsi ini memang dijadwalkan berlangsung pada akhir April hingga akhir Mei. Momentum ini menjadi penyaringan lanjutan setelah para peserta dinyatakan lolos dari seleksi ketat di tingkat Kabupaten/Kota se-Sultra yang telah rampung sebelumnya.

“Seleksi Provinsi (digelar) April Mg.4 (sampai) Mei Mg.4,” demikian termaktub dalam dokumen lini masa resmi Paskibraka 2026.

Ajang seleksi tahun ini menjadi tantangan besar bagi para peserta untuk mempertahankan prestasi gemilang yang ditorehkan oleh pendahulu mereka. Pada tahun 2025 lalu, Sulawesi Tenggara sukses mengirimkan dua putra-putri terbaiknya ke tingkat nasional.

Perwakilan Paskibraka Nasional 2025 asal Sultra tersebut adalah Muhammad Faiq Alimuddin dari MAN 1 Kendari (Kota Kendari) dan Wa Ode Alika Zea Chanidya dari SMAN 1 Lawa (Kabupaten Muna Barat). Keduanya sukses terpilih untuk mewakili Provinsi Sultra di tingkat pusat dan mengemban tugas di istana.

Para peserta utusan kabupaten/kota di Sultra yang mengikuti seleksi kali ini tidak hanya dinilai dari ketahanan fisik dan baris-berbaris saja. Merujuk pada aturan resmi, mereka harus memenuhi kriteria fisik yang sangat spesifik, mulai dari tinggi badan ideal untuk putra minimal 170 cm hingga maksimal 180 cm , serta putri minimal 165 cm hingga maksimal 175 cm.

Selain itu, bentuk kaki juga diperiksa secara ketat agar tidak O (O been) atau X (X been) melebihi 5 cm serta tidak memiliki telapak kaki datar (flat foot).

Di samping kesiapan fisik yang prima, ketahanan ideologi Pancasila juga menjadi menu wajib yang harus dikuasai oleh para calon Paskibraka Sultra. Materi soal Tes Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dipastikan mengacu pada Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila Kelas X.

Nantinya, putra-putri terbaik Sultra yang berhasil lolos di tingkat provinsi masih harus melewati tahapan Verifikasi Pusat yang dijadwalkan pada pekan ketiga Juni 2026.

Pengumuman final untuk tingkat pusat sendiri baru akan dirilis pada pekan pertama Juli 2026 , disusul oleh pengumuman tingkat daerah. Siapakah utusan terbaik dari Sulawesi Tenggara yang akan mengikuti jejak Faiq dan Alika untuk melenggang ke Istana Negara pada 17 Agustus 2026 mendatang? Kita tunggu hasil seleksinya!. (red)

 

]]>
https://perdetiknews.com/buru-tiket-ke-istana-pelajar-terbaik-se-sultra-tarung-di-seleksi-paskibraka-mulai-besok/feed/ 0
Viral! Kondisi Jembatan di Koltim Rusak Parah, Warga: Terlalu Banyak Janji Palsu https://perdetiknews.com/viral-kondisi-jembatan-di-koltim-rusak-parah-warga-terlalu-banyak-janji-palsu/ https://perdetiknews.com/viral-kondisi-jembatan-di-koltim-rusak-parah-warga-terlalu-banyak-janji-palsu/#respond Thu, 23 Apr 2026 23:59:59 +0000 https://perdetiknews.com/?p=17465 Kolaka Timur – Media sosial tengah dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan kondisi jembatan kayu yang rusak parah di wilayah Lambandia, Kolaka Timur (Koltim).

Dalam video tersebut, tampak sejumlah kendaraan kesulitan melintas akibat kayu penyangga jembatan yang sudah rapuh dan berlubang.

Keluhan ini salah satunya diunggah oleh akun Facebook Ratna Eka Sari. Ia meluapkan kekecewaannya terhadap pemerintah daerah yang dinilai lambat dalam menangani infrastruktur vital tersebut.

“Ini jembatan tunggu apa kah sampai belum-belum diperbaiki. Terlalu banyak sudah korban di jembatan ini tapi pemerintah tetap tutup mata,” tulis Ratna dalam unggahannya yang dilihat perdetiknews.com, Jumat (24/4/2026).

Ratna juga menyindir janji-janji perbaikan yang hingga kini belum terealisasi. Ia mengaku sudah kehilangan kepercayaan kepada pemerintah setempat.

“Terlalu banyak janji-janji palsu. Hilang kepercayaan dengan pemerintahan sekarang,” tegasnya sembari menyematkan tagar #Lambandiakoltim.

Dalam video berdurasi singkat yang dilampirkan, terlihat situasi di malam hari di mana para pengendara motor dan mobil harus ekstra waspada.

Beberapa warga bahkan terlihat turun dari kendaraan untuk membantu mengarahkan jalan agar ban mobil tidak terperosok ke dalam lubang jembatan yang menganga.

“Hampir lagi kita celaka, ini yang dibilang jembatan viral. Hancur, tidak bisa lewat mobil kecil,” ujar suara pria dalam video tersebut dengan nada geram.

Pria tersebut juga menunjukkan beberapa bagian kayu jembatan yang sudah patah dan terlepas dari rangkaiannya.

Kondisi ini dinilai sangat membahayakan nyawa pengguna jalan, terutama saat melintas di kondisi gelap.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari dinas terkait maupun Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur mengenai rencana perbaikan jembatan tersebut.

Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata sebelum memakan korban jiwa lebih banyak lagi.

(perdetik)

]]>
https://perdetiknews.com/viral-kondisi-jembatan-di-koltim-rusak-parah-warga-terlalu-banyak-janji-palsu/feed/ 0
Lintasan Roket Jielong-3 Terlihat di Sultra, BMKG Sebut Hanya Pantulan Sinar Matahari https://perdetiknews.com/lintasan-roket-jielong-3-terlihat-di-sultra-bmkg-sebut-hanya-pantulan-sinar-matahari/ https://perdetiknews.com/lintasan-roket-jielong-3-terlihat-di-sultra-bmkg-sebut-hanya-pantulan-sinar-matahari/#respond Sat, 11 Apr 2026 22:10:59 +0000 https://perdetiknews.com/?p=16634 BAUBAU – Fenomena bayangan putih berbentuk spiral yang menghiasi langit Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Minggu (12/4/2026) malam akhirnya terungkap. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan objek bercahaya tersebut bukan merupakan fenomena alamiah seperti komet, melainkan jejak aktivitas teknologi manusia di luar angkasa.

Kepala BMKG Stasiun Betoambari Baubau, Hadi Setiawan, menjelaskan bahwa penampakan visual yang memicu beragam spekulasi di media sosial itu identik dengan fenomena ‘space jellyfish’. Fenomena optik ini lazim terjadi saat gas buang kendaraan peluncur luar angkasa terpapar cahaya matahari di ketinggian tertentu.

“Cahaya yang terlihat diduga berasal dari pantulan sinar matahari terhadap gas buang roket di ruang hampa udara,” ujar Hadi dalam keterangan resminya.

Berdasarkan pencocokan data keantariksaan global, pada 11 April 2026 pukul 19.22 WITA (11.22 UTC), tercatat adanya peluncuran roket komersial Jielong-3 (Smart Dragon-3). Wahana peluncur milik China Rocket Co tersebut memiliki lintasan yang melewati wilayah ekuator, sehingga terlihat jelas dari wilayah Kepulauan Buton dan sekitarnya.

Hadi menegaskan bahwa objek tersebut sedang bergerak naik menuju orbit secara terkendali dan bukan merupakan benda jatuh atau puing antariksa yang mengancam Bumi.

“Masyarakat Baubau, Buton, dan wilayah sekitarnya diimbau untuk tetap tenang. Fenomena lintasan wahana antariksa di ketinggian orbit itu dipastikan aman dan tidak menimbulkan risiko bagi warga di daratan maupun perairan,” imbuhnya.

BMKG meminta masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh informasi tidak bertanggung jawab yang mengaitkan fenomena ini dengan UFO, benda mistis, maupun senjata militer. Masyarakat diharapkan menunggu pernyataan resmi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai lembaga otoritas riset antariksa untuk investigasi lebih lanjut.

Sebagai informasi, Jielong-3 adalah roket berbahan bakar padat yang dirancang untuk mengirimkan satelit kecil ke orbit. Satelit yang dibawa dalam misi ini berfungsi strategis untuk penginderaan jauh, pemetaan tanah, hingga pemantauan bencana alam secara global.

]]>
https://perdetiknews.com/lintasan-roket-jielong-3-terlihat-di-sultra-bmkg-sebut-hanya-pantulan-sinar-matahari/feed/ 0
HUT Sultra ke-62 Jadi Ajang Reuni Akbar, Para Tokoh dan Mantan Kepala Daerah Bakal Berkumpul https://perdetiknews.com/hut-sultra-ke-62-jadi-ajang-reuni-akbar-para-tokoh-dan-mantan-kepala-daerah-bakal-berkumpul/ https://perdetiknews.com/hut-sultra-ke-62-jadi-ajang-reuni-akbar-para-tokoh-dan-mantan-kepala-daerah-bakal-berkumpul/#respond Sat, 11 Apr 2026 21:54:37 +0000 https://perdetiknews.com/?p=16630 KENDARI, – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun ini akan menjadi momen istimewa. Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, secara khusus mengundang para mantan kepala daerah dan tokoh-tokoh nasional asal Sultra untuk hadir dalam perhelatan akbar tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Ridwan Badalah, menjelaskan bahwa undangan ini merupakan bentuk penghormatan gubernur terhadap para pendahulu dan figur yang telah berjasa membangun Bumi Anoa.

“Pak Gubernur mengundang para mantan gubernur, mantan wakil gubernur, mantan bupati, hingga mantan pimpinan legislatif. Kami ingin momen HUT ke-62 ini menjadi ajang silaturahmi besar bagi seluruh tokoh yang pernah dan sedang berbakti untuk Sultra,” ujar Ridwan usai mendampingi Gubernur meninjau kesiapan lokasi di Eks MTQ Kendari, Sabtu (11/4/2026).

Selain para mantan kepala daerah, undangan kehormatan juga ditujukan kepada putra-putra terbaik Sultra yang saat ini menduduki jabatan strategis di tingkat nasional.

Gubernur Andi Sumangerukka yang juga merupakan purnawirawan jenderal bintang dua, mengundang para Perwira Tinggi (Pati) asal Sultra yang bertugas di matra darat, laut, dan udara.

“Kita mengundang putra-putra daerah kita yang sudah mencapai level bintang satu sampai bintang tiga di Mabes TNI. Ini adalah kebanggaan bagi kita semua melihat mereka berkumpul kembali di tanah kelahiran dalam momen hari jadi provinsi,” tambah Ridwan.

Pertemuan para tokoh ini akan disuguhkan dengan berbagai rangkaian acara kolosal, salah satunya adalah Semarak Dirgantara.

Agenda ini akan dimeriahkan oleh 1.000 personel TNI AU beserta jajaran petinggi Mabes TNI AU, mulai dari jenderal bintang dua hingga bintang empat (Kasau).

Di sisi lain, masyarakat juga akan disuguhkan hiburan dari artis ibu kota, pementasan drama kolosal, serta Festival Bokori yang akan menghadirkan Chef Juna sebagai daya tarik wisata kuliner.

Ridwan menegaskan bahwa meskipun acara ini dihadiri oleh banyak tamu VIP dan tokoh nasional, Gubernur Andi Sumangerukka menginstruksikan agar akses bagi masyarakat tetap terbuka lebar.

“Ini adalah pesta rakyat. Para tokoh berkumpul untuk menyaksikan kemajuan daerah bersama masyarakat. Kami ingin suasana HUT tahun ini penuh dengan rasa kebersamaan dan kebanggaan sebagai orang Sulawesi Tenggara,” pungkasnya. (red)

]]>
https://perdetiknews.com/hut-sultra-ke-62-jadi-ajang-reuni-akbar-para-tokoh-dan-mantan-kepala-daerah-bakal-berkumpul/feed/ 0
Polresta Kendari Ciduk Pria Asal Molawe Bawa Badik di Kost Eksklusif Puuwatu https://perdetiknews.com/polresta-kendari-ciduk-pria-asal-molawe-bawa-badik-di-kost-eksklusif-puuwatu/ https://perdetiknews.com/polresta-kendari-ciduk-pria-asal-molawe-bawa-badik-di-kost-eksklusif-puuwatu/#respond Mon, 06 Apr 2026 01:02:31 +0000 https://perdetiknews.com/?p=16288 KENDARI – Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Kendari bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial SI (43) pada Minggu (5/4/2026). Pria asal Kelurahan Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut) ini ditangkap karena kedapatan menguasai senjata tajam tanpa izin di sebuah kawasan kost eksklusif.

Penangkapan dilakukan di Kost WK Eksklusif, Jalan Wayong Dalam 2, Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengungkapkan bahwa penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang merasa terancam dengan situasi di lokasi kejadian.

“Benar, personel Subnit 1 Satreskrim telah mengungkap tindak pidana kepemilikan senjata penikam atau penusuk sebagaimana dimaksud dalam Pasal 307 ayat (1) KUHP,” ujar AKP Welliwanto saat dikonfirmasi, Minggu (5/4/2026) malam.

Dalam penggeledahan tersebut, polisi berhasil menyita sebilah senjata tajam jenis badik. Barang bukti tersebut memiliki spesifikasi besi penusuk sepanjang 21 centimeter, gagang 9 centimeter, serta sarung badik sepanjang 23 centimeter yang dililit isolasi warna hitam.

Setelah ditemukan bukti permulaan yang cukup, SI langsung digelandang ke Mapolresta Kendari di Jalan DI Panjaitan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/11/IV/2026/SPKT/POLRES KENDARI, SI kini resmi mendekam di sel tahanan Polresta Kendari.

“SI dijerat dengan Pasal 307 ayat (1) KUHPidana tentang kepemilikan, membawa, atau menyimpan senjata penikam atau penusuk tanpa hak,” tegas AKP Welliwanto.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus proaktif melaporkan segala bentuk aktivitas yang mencurigakan guna menjaga kondusivitas keamanan di Kota Kendari.

]]>
https://perdetiknews.com/polresta-kendari-ciduk-pria-asal-molawe-bawa-badik-di-kost-eksklusif-puuwatu/feed/ 0
Takut Istri Marah, Pria di Kendari Nekat Karang Cerita Dijambret 4 Orang https://perdetiknews.com/takut-istri-marah-pria-di-kendari-nekat-karang-cerita-dijambret-4-orang/ https://perdetiknews.com/takut-istri-marah-pria-di-kendari-nekat-karang-cerita-dijambret-4-orang/#respond Mon, 23 Mar 2026 22:26:47 +0000 https://perdetiknews.com/?p=15700 Kendari – Seorang pria berinisial ME (26) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), harus berurusan dengan pihak kepolisian. Bukannya menjadi korban kejahatan, ME justru kedapatan membuat laporan palsu pura-pura menjadi korban jambret demi menutupi uangnya yang raib akibat judi online.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengungkapkan motif di balik aksi nekat ME tersebut. Pelaku mengaku takut menghadapi kemarahan istri dan keluarganya.

“Motifnya karena takut dimarahi istri dan keluarga, sehingga yang bersangkutan membuat laporan palsu seolah-olah menjadi korban penjambretan,” ujar AKP Welliwanto Malau dalam keterangannya, Senin (23/3/2026).

Aksi sandiwara ini bermula saat ME mendatangi SPKT Polresta Kendari pada Minggu (22/3) sekitar pukul 15.00 Wita. Kepada petugas, ME mengaku telah dijambret oleh empat orang tak dikenal di Jalan Kampung Baru, Kelurahan Anduonohu, sekitar pukul 13.00 Wita.

Tak tanggung-tanggung, ME bahkan memberikan keterangan detail yang fiktif mulai dari ciri-ciri pelaku hingga kendaraan yang digunakan untuk meyakinkan polisi.

“Katanya para pelaku menghentikan kendaraannya, mengambil tas lalu melarikan diri,” lanjut Welliwanto.

Namun, sepandai-pandainya ME bersandiwara, polisi mulai mencium aroma kejanggalan. Saat dilakukan penyelidikan di lapangan dan pemeriksaan intensif, keterangan ME sering berubah-ubah dan tidak sinkron dengan fakta di lokasi kejadian.

Setelah didesak, ME akhirnya mengaku bahwa laporan tersebut hanyalah karangannya belaka. Uang sebesar Rp 5,3 juta yang diklaim hilang dijambret rupanya sebagian besar telah habis untuk taruhan.

“Dari hasil pemeriksaan, korban mengakui membuat laporan palsu. Uang yang dilaporkan hilang sebesar Rp 5,3 juta, sekitar Rp 3 juta dipakai untuk judi online,” bebernya.

Sementara itu, sisa uang lainnya diketahui hilang bersama tas milik ME saat ia berada di Pasar Anduonohu pada pagi harinya, bukan karena aksi penjambretan seperti yang dilaporkan sebelumnya.

]]>
https://perdetiknews.com/takut-istri-marah-pria-di-kendari-nekat-karang-cerita-dijambret-4-orang/feed/ 0
Misterius! Tak Ada Aktivitas Seharian, Pemuda di Konawe Ditemukan Meninggal di Kamar https://perdetiknews.com/misterius-tak-ada-aktivitas-seharian-pemuda-di-konawe-ditemukan-meninggal-di-kamar/ https://perdetiknews.com/misterius-tak-ada-aktivitas-seharian-pemuda-di-konawe-ditemukan-meninggal-di-kamar/#respond Sun, 22 Feb 2026 03:19:20 +0000 https://perdetiknews.com/?p=14484 Konawe – Warga Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) digemparkan oleh penemuan mayat seorang pria di dalam kamar rumahnya. Korban berinisial M (27) ditemukan tak bernyawa setelah pihak keluarga curiga karena korban tak keluar kamar sejak pagi.

Kapolsek Lambuya, Ipda Samrun, membenarkan peristiwa naas tersebut. Korban ditemukan pertama kali oleh pihak keluarganya pada Sabtu (21/2/2026) sore sekitar pukul 15.30 WITA.

Benar, korban merupakan laki-laki yang ditemukan tak bernyawa oleh keluarganya sekitar pukul 15.30 Wita, kata Ipda Samrun saat dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026).

Peristiwa ini bermula saat keluarga korban merasa ada yang janggal. Pasalnya, M yang biasanya beraktivitas, justru tak terlihat batang hidungnya sepanjang hari. Pihak keluarga kemudian berinisiatif mendatangi kamar korban untuk membangunnya.

Namun, saat pintu dibuka, keluarga mendapati M sudah dalam kondisi tidak bergerak dan tidak bernapas. Isak tangis keluarga pun pecah seketika di lokasi kejadian.

Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Lambuya yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ipda Samrun menyebut merenung belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian pemuda tersebut.

“Terkait peristiwa ini, kami masih melakukan penyelidikan,” tegasnya.

Saat ini, jenazah M telah diserahkan kepada pihak keluarga. Meski demikian, kepolisian masih menghasilkan pemeriksaan medis secara mendalam untuk memastikan menunggu apakah ada indikasi kekerasan atau murni karena faktor kesehatan.

Jenazah korban sudah diterima oleh pihak keluarga dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab kematian korban, pungkas Samrun.  (yusri)

]]>
https://perdetiknews.com/misterius-tak-ada-aktivitas-seharian-pemuda-di-konawe-ditemukan-meninggal-di-kamar/feed/ 0
Rem Blong! Truk Kontainer Terjun ke Bahu Jalan di Puncak Lalingato Koltim https://perdetiknews.com/rem-blong-truk-kontainer-terjun-ke-bahu-jalan-di-puncak-lalingato-koltim/ https://perdetiknews.com/rem-blong-truk-kontainer-terjun-ke-bahu-jalan-di-puncak-lalingato-koltim/#respond Tue, 27 Jan 2026 01:54:41 +0000 https://perdetiknews.com/?p=13342 KOLAKA TIMUR – Insiden kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur ekstrem Puncak Lalingato, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Senin (26/1/2026). Sebuah truk kontainer dilaporkan terjun ke bahu jalan setelah diduga mengalami rem blong sekitar pukul 09.00 WITA.

Truk berukuran besar tersebut tampak keluar dari badan jalan utama dan terperosok ke area yang lebih rendah di sisi jalan. Akibat hantaman tersebut, bagian depan dan badan truk mengalami kerusakan yang cukup serius.

Beruntung, dalam kejadian mencekam ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Sopir dikabarkan selamat meski dalam kondisi syok akibat peristiwa tersebut. Jalur Puncak Lalingato memang dikenal memiliki tanjakan dan turunan curam yang menuntut kondisi kendaraan dalam keadaan prima.

Pihak kepolisian setempat kini tengah menangani kejadian tersebut untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di kawasan Puncak Lalingato. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kegagalan fungsi rem masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib. (red)

]]>
https://perdetiknews.com/rem-blong-truk-kontainer-terjun-ke-bahu-jalan-di-puncak-lalingato-koltim/feed/ 0
Mafia Gas di Konsel Terbongkar! Pemilik Pangkalan Selundupkan 136 Tabung LPG 3Kg ke Buton Utara https://perdetiknews.com/mafia-gas-di-konsel-terbongkar-pemilik-pangkalan-selundupkan-136-tabung-lpg-3kg-ke-buton-utara/ https://perdetiknews.com/mafia-gas-di-konsel-terbongkar-pemilik-pangkalan-selundupkan-136-tabung-lpg-3kg-ke-buton-utara/#respond Tue, 27 Jan 2026 01:25:17 +0000 https://perdetiknews.com/?p=13332 KONAWE SELATAN – Subdirektorat I Industri dan Perdagangan (Indagsi) Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil mengungkap praktik curang pendistribusian gas LPG subsidi 3 kilogram di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Seorang pemilik pangkalan berinisial TA ditangkap saat tengah berupaya menyelundupkan ratusan tabung gas ke luar wilayah hukum.

Pengungkapan kasus ini terjadi pada Sabtu (24/1/2026) sekira pukul 17.15 WITA di Jalan Poros Pelabuhan Amolengo, Desa Langgapulu, Kecamatan Kolono Timur. Polisi mengadang satu unit mobil Suzuki APV bernomor polisi DT 1571 AB yang digunakan untuk mengangkut barang subsidi tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sultra, Kombes Pol Dodi Ruyatman , mengungkapkan bahwa tersangka TA diduga sengaja mengalihkan distribusi subsidi LPG dari pangkalan miliknya di Desa Rumba-Rumba demi meraup keuntungan pribadi.

“Tersangka mengangkut sebanyak 136 tabung LPG subsidi 3 kilogram menggunakan kendaraan pribadinya. Rencananya, gas tersebut akan dijual ke Desa Labuan Bajo, Kecamatan Wakorumba Utara, Kabupaten Buton Utara (Butur),” ungkap Kombes Pol Dodi Ruyatman, Senin (26/1/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui motif utama tersangka adalah selisih harga yang cukup tinggi. Jika Harga Eceran Tertinggi (HET) di Desa Rumba-Rumba adalah Rp22.000 per tabung, tersangka justru menjualnya seharga Rp28.000 per tabung kepada pembeli di Buton Utara.

Aksi nekat TA ini tidak hanya merugikan subsidi kuota warga Konawe Selatan, namun juga melanggar aturan distribusi migas. Petugas telah menyita barang bukti berupa mobil Suzuki APV dan 136 tabung gas untuk penyidikan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, yang merupakan perubahan atas Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

“Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolda Sultra untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tegas Kombes Pol Dodi Ruyatman. (red)

]]>
https://perdetiknews.com/mafia-gas-di-konsel-terbongkar-pemilik-pangkalan-selundupkan-136-tabung-lpg-3kg-ke-buton-utara/feed/ 0
Rekor Kuota Era Pj Andap Jadi ‘Bom Waktu’? Anggaran Gaji Sultra Kini Bengkak Drastis https://perdetiknews.com/rekor-kuota-era-pj-andap-jadi-bom-waktu-anggaran-gaji-sultra-kini-bengkak-drastis/ https://perdetiknews.com/rekor-kuota-era-pj-andap-jadi-bom-waktu-anggaran-gaji-sultra-kini-bengkak-drastis/#respond Tue, 20 Jan 2026 05:52:49 +0000 https://perdetiknews.com/?p=13034 Kendari – Misteri membengkaknya belanja pegawai Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga tembus Rp 1,7 Triliun mulai terkuak.

Selain faktor rekor kuota penerimaan ASN tertinggi sepanjang sejarah “Bumi Anoa”, ditemukan adanya ribuan pendaftar Non-ASN jalur Dapodik yang selama ini tidak masuk radar database daerah.

Berdasarkan data yang dihimpun Perdetiknews.com, lonjakan beban anggaran ini tak lepas dari langkah Pj Gubernur Sultra era Andap Budhi Revianto yang menggolkan 7.497 kuota ASN pada 2024.

Angka ini merupakan yang tertinggi jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, pada 2021 Sultra hanya mendapat 1.150 kuota.

Bahkan pada 2022 dan 2023, kuota CPNS nihil dan hanya fokus pada PPPK dengan jumlah di kisaran 4.500-an.

Namun di 2024, angka tersebut melonjak drastis menjadi 7.497 formasi (5.988 PPPK dan 1.509 CPNS).

Meski Pj Andap sebelumnya menyebut pengangkatan PPPK bersumber dari tenaga honorer yang tervalidasi BKD, kenyataan di lapangan berkata lain saat pendaftaran Tahap II dibuka.

Muncul ribuan pendaftar yang selama ini “Honorer Siluman” di instansi masing-masing, terutama melalui jalur Dapodik (Dinas Pendidikan).

Total pendaftar PPPK Tahap II mencapai 6.476 orang yang mayoritas merupakan Tenaga Kependidikan (Tendik) yang diangkat langsung oleh Kepala Sekolah.

Berikut rincian pendaftar Non-Database BKN di Tahap II:

  • Tenaga Teknis/Tendik (Dapodik): 5.035 orang

  • Guru (Dapodik): 1.219 orang

  • Tenaga Kesehatan: 222 orang

Dari serbuan pendaftar tersebut, 2.109 orang berhasil lolos menjadi PPPK Penuh Waktu. Sisanya, sebanyak 2.641 orang kini diusulkan menjadi PPPK Paruh Waktu (gabungan sisa Tahap I dan Tahap II).

Kondisi inilah yang diduga menjadi pemicu “bocornya” proyeksi anggaran.

Data awal  Non-ASN era Pj Andap kini membengkak karena adanya ribuan tenaga teknis yang baru terdeteksi lewat pendaftaran mandiri.

Merespons kondisi ini, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (ASR) dalam Apel Gabungan ASN kembali menekankan pentingnya disiplin anggaran.

Dengan pertumbuhan ekonomi Sultra yang mencapai 5,65 persen, ASR tidak ingin anggaran daerah habis hanya untuk membayar beban gaji yang tidak efisien.

“Tahun 2026 tidak boleh terjadi lagi (pemborosan). Anggaran harus menjadi stimulus ekonomi, bukan sekadar habis untuk belanja pegawai yang tidak tepat sasaran,” tegas ASR. (red)

]]>
https://perdetiknews.com/rekor-kuota-era-pj-andap-jadi-bom-waktu-anggaran-gaji-sultra-kini-bengkak-drastis/feed/ 0
Sultra Jadi ‘Sarang’ Tambang Ilegal? Satgas PKH Temukan 167 Titik Pelanggaran di Bumi Anoa https://perdetiknews.com/sultra-jadi-sarang-tambang-ilegal-satgas-pkh-temukan-167-titik-pelanggaran-di-bumi-anoa/ https://perdetiknews.com/sultra-jadi-sarang-tambang-ilegal-satgas-pkh-temukan-167-titik-pelanggaran-di-bumi-anoa/#respond Sun, 18 Jan 2026 02:38:07 +0000 https://perdetiknews.com/?p=12944 KENDARI, Perdetiknews.com – Sulawesi Tenggara (Sultra) mendadak jadi sorotan nasional. Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) membeberkan data mengejutkan yang menempatkan Sultra sebagai wilayah dengan titik pertambangan ilegal terbanyak di Indonesia dalam operasi penertiban terbaru.

Dari total 8.822 hektare lahan tambang ilegal yang dikuasai kembali oleh Satgas Halilintar di tiga provinsi utama, Sultra mendominasi dengan temuan di 167 titik. Angka ini jauh melampaui Sulawesi Tengah (18 titik) dan Maluku Utara (13 titik).

Juru Bicara Satgas PKH, Barita Simanjuntak, mengonfirmasi bahwa ribuan hektare lahan yang disita mencakup komoditas nikel, batu bara, hingga batu kapur. Di Sultra, sektor nikel ditengarai menjadi penyumbang terbesar pelanggaran kawasan hutan tersebut.

“Pelanggaran di Sultra sangat masif. Dari 75 korporasi yang kami tindak di tiga provinsi, mayoritas berada di wilayah Sulawesi Tenggara,” ujar Barita dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Namun, Satgas Halilintar kini memberikan peringatan keras kepada sejumlah korporasi besar yang mangkir dari panggilan, termasuk perusahaan dengan nilai denda fantastis.

Satgas mengancam akan melakukan tindakan penegakan hukum (Gakkum) secara pidana jika denda dan pengembalian lahan tidak segera dituntaskan.

Selain sektor pertambangan, Satgas juga menyoroti pengalihan fungsi hutan menjadi perkebunan sawit ilegal di Sultra. Secara nasional, ada 4,09 juta hektare lahan sawit ilegal yang disita, di mana sebagian besar kini dalam proses pengembalian fungsi menjadi Taman Nasional dan Hutan Lindung. (red)

]]>
https://perdetiknews.com/sultra-jadi-sarang-tambang-ilegal-satgas-pkh-temukan-167-titik-pelanggaran-di-bumi-anoa/feed/ 0
Rapor 10 Bulan Gubernur Andi Sumangerukka, Membangun Jalan dari Hati, Membiayai Sekolah dengan Gaji https://perdetiknews.com/rapor-10-bulan-gubernur-andi-sumangerukka-membangun-jalan-dari-hati-membiayai-sekolah-dengan-gaji/ https://perdetiknews.com/rapor-10-bulan-gubernur-andi-sumangerukka-membangun-jalan-dari-hati-membiayai-sekolah-dengan-gaji/#respond Fri, 02 Jan 2026 04:54:56 +0000 https://perdetiknews.com/?p=12167 KENDARI – Sore di penghujung tahun 2025, lobi Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara berubah menjadi ruang diskusi tanpa sekat.

Di sana, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR) duduk bersama puluhan jurnalis, membedah rapor 10 bulan kepemimpinannya. Bukan sekadar angka di atas kertas, ia memaparkan sebuah gaya kepemimpinan yang anomali: keras pada infrastruktur target, namun melunak pada nasib rakyat kecil.

“Saya ini produk baru, tapi orang lama,” ujar ASR berseloroh.

Kalimat ini merujuk pada jabatan sebagai gubernur anyar yang didukung rekam jejak panjang sebagai mantan Danrem dan Kabinda di Sultra. Ia ingin menegaskan bahwa masa pengabdiannya adalah kelanjutan cintanya di Bumi Anoa, bukan sekadar urusan jabatan politik.

Salah satu kejutan terbesar dalam laporan kinerjanya adalah transparansi mengenai hak finansial pribadi. ASR secara terbuka menyatakan bahwa seluruh gaji dan uang operasional gubernur tidak digunakan untuk kepentingan pribadi, melainkan dihibahkan sepenuhnya untuk program beasiswa.

Langkah filantropi ini memberikan dampak nyata:

  • Capaian 2025: Beasiswa Rp4 miliar telah mendarat di tangan pelajar SMA/SMK/SLB yang membutuhkan.

  • Target 2026: Anggaran melonjak drastis hingga Rp10 miliar .

“Tahun depan kami targetkan Rp10 miliar. Tidak boleh ada lagi alasan anak-anak kita putus sekolah karena biaya,” tegasnya.

Dengan total 471 SMA, 176 SMK, dan 85 SLB di Sultra, beasiswa ini diproyeksikan menjadi tulang punggung bagi siswa miskin dan berprestasi hingga ke pelosok daerah.

Di sektor fisik, ASR menunjukkan disiplin militer dalam menyelesaikan proyek. Dalam 10 bulan, Pemprov Sultra telah menyulap 36 kilometer jalan provinsi yang sebelumnya rusak menjadi jalan mantap melalui skema rehabilitasi dan rekonstruksi.

Namun, ia belum puas. “Ini baru 10 bulan. Kalau sudah satu tahun, lain lagi. Tahun depan target kami minimal 40 kilometer jalan provinsi,” tambahnya.

Efisiensi kerja juga terlihat di sektor pengairan. Seluruh paket pekerjaan irigasi tahun 2025 tercatat mencapai kemajuan fisik 100 persen .

Hal ini mencakup rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan talud pengamanan pantai, hingga normalisasi sungai—langkah krusial untuk menjaga pelestarian pangan dan mitigasi bencana di Sultra.

Kerja nyata dalam waktu singkat ini berbuah manis dengan sederet penghargaan prestisius sepanjang 2025:

  • Bina Marga Sutami Award 2025: Peringkat Ketiga Nasional kategori Kinerja Jalan Terbaik.

  • Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025: Bukti transparansi pemerintahan.

  • Baznas Award 2025: Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.

  • Top BUMD Awards 2025: Penghargaan Top Pembina BUMD.

  • Piagam Literasi: Apresiasi dari Agen Literasi Indonesia (Kemendikdasmen).

Menutup diskusi, ASR menegaskan bahwa segala kebijakan yang diambilnya bukan untuk mengejar tepuk tangan, melainkan berlandaskan nilai integritas. “Saya hanya memegang dua prinsip dalam memimpin: kebenaran dan kebaikan,” tutupnya.

Diskusi akhir tahun ini menjadi bukti bahwa di tangan “orang lama” yang membawa semangat “produk baru”, Sulawesi Tenggara sedang mencoba berlari kencang—membangun jalan dengan teknologi, dan membiayai sekolah dengan hati. (red)

]]>
https://perdetiknews.com/rapor-10-bulan-gubernur-andi-sumangerukka-membangun-jalan-dari-hati-membiayai-sekolah-dengan-gaji/feed/ 0