Arinta Andi Sumangerukka – PerdetikNews.com https://perdetiknews.com Terus Berkabar dan Mengabarkan Wed, 02 Sep 2026 07:59:07 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1 https://perdetiknews.com/wp-content/uploads/2026/09/cropped-ChatGPT-Image-1-Sep-2026-05.17.13-32x32.png Arinta Andi Sumangerukka – PerdetikNews.com https://perdetiknews.com 32 32 Arinta Andi Sumangerukka Bawa Layanan Kesehatan ke Koltim, Warga Antusias https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-bawa-layanan-kesehatan-ke-koltim-warga-antusias/ https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-bawa-layanan-kesehatan-ke-koltim-warga-antusias/#respond Wed, 02 Sep 2026 07:59:07 +0000 https://perdetiknews.com/?p=24498

KOLAKA TIMUR, Perdetiknews.com – Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ny. Arinta Nila Hapsari Andi Sumangerukka, membawa layanan kesehatan lebih dekat ke masyarakat melalui kegiatan “TP-PKK Menyapa” di Kelurahan Rate-Rate, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tenis Latamoro, Jumat (14/8/2026), mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Beragam layanan kesehatan disiapkan untuk membantu warga melakukan pemeriksaan sekaligus mendapatkan edukasi kesehatan secara langsung.

Program tersebut mengusung tema “Temukan dan Obati Tuberkulosis, Eliminasi HIV/AIDS, Cek Kesehatan Gratis dan Layanan Akseptor KB, Wujudkan Keluarga Sehat dan Tangguh.”

Arinta hadir bersama staf ahli TP-PKK Provinsi Sultra dan jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Sultra. Kehadiran rombongan menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dan deteksi dini penyakit.

Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapatkan akses Cek Kesehatan Gratis (CKG), skrining TBC, edukasi HIV/AIDS serta pelayanan akseptor Keluarga Berencana (KB).

Arinta menekankan pentingnya peran keluarga dalam menjaga kesehatan. Menurutnya, keluarga dan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah penyakit melalui pola hidup sehat serta pemeriksaan secara rutin.

Khusus untuk TBC dan HIV/AIDS, deteksi dini menjadi salah satu langkah penting agar masyarakat dapat memperoleh penanganan dan informasi yang tepat.

Kegiatan TP-PKK Menyapa juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat agar tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan, sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai upaya pencegahan penyakit.

Kedatangan TP-PKK Provinsi Sultra disambut langsung Plt. Ketua TP-PKK Kabupaten Koltim, Ny. Hijrahwati Yosep Sahaka, bersama jajaran TP-PKK Koltim.

Hijrahwati menyampaikan apresiasi atas kehadiran TP-PKK Provinsi Sultra di Koltim. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TP-PKK dan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan keluarga.

Sejumlah pejabat dan unsur pemerintah turut hadir, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Koltim, Camat Tirawuta, Lurah Rate-Rate, para kepala desa se-Kecamatan Tirawuta serta kader PKK Koltim.

Masyarakat juga terlihat antusias mengikuti rangkaian pelayanan yang tersedia.

Kegiatan tersebut menunjukkan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sultra, TP-PKK Provinsi, Pemkab Koltim dan TP-PKK Koltim dalam menghadirkan pelayanan dasar yang lebih dekat dengan masyarakat.

Tidak hanya memberikan layanan pemeriksaan, kegiatan ini juga diarahkan untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih aktif menjaga kesehatan keluarga.

Melalui program tersebut, TP-PKK Sultra mendorong terbentuknya keluarga yang sehat, tangguh dan memiliki kesadaran terhadap pentingnya deteksi dini.

Kehadiran Arinta di tengah masyarakat Koltim menjadi bagian dari komitmen memperkuat gerakan kesehatan berbasis keluarga dan masyarakat.

Dari Rate-Rate, layanan kesehatan hadir lebih dekat. Warga diperiksa, diberi edukasi dan didorong untuk lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini.

Editor: San

]]>
https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-bawa-layanan-kesehatan-ke-koltim-warga-antusias/feed/ 0
Arinta Pastikan CKG, Posyandu dan MBG Berjalan, Warga Koltim Dapat Perhatian https://perdetiknews.com/arinta-pastikan-ckg-posyandu-dan-mbg-berjalan-warga-koltim-dapat-perhatian/ https://perdetiknews.com/arinta-pastikan-ckg-posyandu-dan-mbg-berjalan-warga-koltim-dapat-perhatian/#respond Wed, 02 Sep 2026 07:39:53 +0000 https://perdetiknews.com/?p=24495

KOLAKA TIMUR, Perdetiknews.com – Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ny. Arinta Andi Sumangerukka, turun langsung melihat pelayanan kesehatan masyarakat di Kelurahan Rate-Rate, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).

Kunjungan kerja yang berlangsung Jumat (14/8/2026) itu diisi dengan pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sekaligus edukasi kepada masyarakat mengenai Tuberkulosis (TB) dan HIV/AIDS.

Tak hanya kesehatan, Arinta bersama staf ahli TP-PKK Provinsi Sultra dan jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Sultra juga meninjau pelayanan Posyandu serta memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan baik.

Kedatangan rombongan TP-PKK Provinsi Sultra disambut Plt. Ketua TP-PKK Koltim, Ny. Hijrahwati Yosep Sahaka, bersama jajaran TP-PKK Koltim.

Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Koltim, Camat Tirawuta, Lurah Rate-Rate, para kader Posyandu serta masyarakat yang mengikuti pemeriksaan kesehatan rutin.

Dalam kunjungannya, Arinta meninjau langsung aktivitas pelayanan Posyandu, termasuk proses pemeriksaan kesehatan dan pelayanan yang diberikan para kader kepada masyarakat.

Peninjauan tersebut menjadi penting untuk memastikan Posyandu tidak hanya menjadi tempat pemeriksaan rutin, tetapi juga mampu menjadi bagian dari penguatan pelayanan kesehatan dasar masyarakat.

Selain itu, rombongan memastikan penyaluran MBG kepada masyarakat penerima manfaat berjalan sesuai ketentuan.

Proses distribusi MBG yang dilakukan Tim SPPG Kelurahan Rate-Rate turut dipantau untuk memastikan makanan bergizi tersebut benar-benar diterima masyarakat yang menjadi sasaran program.

Kunjungan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra, TP-PKK Provinsi, Pemkab Koltim, TP-PKK Koltim dan berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar.

Melalui pelayanan CKG, masyarakat didorong untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya dan tidak menunggu sakit untuk melakukan pemeriksaan.

Edukasi mengenai TB dan HIV/AIDS juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan dan deteksi dini.

Sementara penguatan Posyandu dan pemenuhan gizi melalui MBG diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Pemkab Koltim sendiri berkomitmen memperkuat pelayanan dasar melalui kolaborasi lintas sektor, khususnya bidang kesehatan, pemberdayaan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan gizi.

Kehadiran Arinta di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya memastikan program kesehatan dan kesejahteraan tidak hanya berjalan di tingkat kebijakan, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat di lapangan.

Dari Posyandu hingga MBG, pesan yang dibawa sederhana: kesehatan diperiksa, gizi dipenuhi, masyarakat diperkuat.

Editor: SAN

]]>
https://perdetiknews.com/arinta-pastikan-ckg-posyandu-dan-mbg-berjalan-warga-koltim-dapat-perhatian/feed/ 0
Tenun Masalili Bikin Jakarta Terpana! Arinta Andi Sumangerukka Antar Wastra Sultra Bersinar di Indonesia Fashion Week 2026 https://perdetiknews.com/tenun-masalili-bikin-jakarta-terpana-arinta-andi-sumangerukka-antar-wastra-sultra-bersinar-di-indonesia-fashion-week-2026/ https://perdetiknews.com/tenun-masalili-bikin-jakarta-terpana-arinta-andi-sumangerukka-antar-wastra-sultra-bersinar-di-indonesia-fashion-week-2026/#respond Fri, 31 Jul 2026 12:26:55 +0000 https://perdetiknews.com/?p=22399 JAKARTA, Perdetiknews.com – Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 resmi dibuka di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, pada Rabu (29/7/2026). Ajang fesyen terbesar di Indonesia ini kembali menjadi panggung bagi ratusan desainer, pelaku UMKM, perajin, hingga rumah mode dari dalam dan luar negeri.

Sorotan lampu panggung Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 seolah tertuju pada satu titik ketika deretan model melangkah anggun mengenakan koleksi tenun pewarna alam asal Desa Masalili, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Tepuk tangan bergemuruh memenuhi Jakarta Convention Center (JCC), menandai momen ketika wastra Bumi Anoa berhasil mencuri perhatian para pecinta mode nasional.

Momen membanggakan itu semakin lengkap dengan kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tenggara, Arinta Andi Sumangerukka, yang hadir memberikan dukungan langsung terhadap promosi wastra daerah di panggung fesyen paling bergengsi di Indonesia.

Melalui kolaborasi Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sultra, tenun Masalili tampil dalam balutan busana modern yang memadukan kekayaan budaya dengan estetika fesyen kontemporer.

Di balik kemegahan koleksi tersebut, terdapat sentuhan tangan dingin desainer Akbar Tan, yang sukses mengangkat tenun Masalili menjadi karya haute couture tanpa menghilangkan identitas budaya yang melekat pada setiap helai kain. Dengan kepiawaiannya merancang siluet modern dan detail yang elegan, Akbar Tan berhasil menghadirkan wajah baru tenun Sulawesi Tenggara yang tampil mewah, eksklusif, dan siap bersaing di industri mode nasional.

Yang berjalan di atas catwalk bukan sekadar kain.

Setiap koleksi membawa cerita tentang dedikasi para perempuan penenun Desa Masalili yang selama puluhan tahun menjaga tradisi. Benang-benang yang diwarnai menggunakan bahan alami dipadukan dengan rancangan modern, menghasilkan karya yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga memiliki nilai budaya dan keberlanjutan.

Puncak perhatian penonton terjadi saat Andina Julie, Miss Grand Indonesia 2022, tampil mengenakan salah satu koleksi unggulan rancangan Akbar Tan. Dengan balutan tenun Masalili berwarna putih berpadu aksesori kepala bernuansa emas, Andina Julie tampil elegan dan berkelas, memperlihatkan bahwa kain tradisional Sulawesi Tenggara mampu berdiri sejajar dengan karya-karya mode kelas dunia.

Penampilan Andina Julie menjadi magnet tersendiri di atas catwalk. Kehadirannya tidak hanya memperkuat daya tarik koleksi, tetapi juga menjadi media promosi yang efektif untuk memperkenalkan tenun Masalili kepada para desainer, buyer, pelaku industri kreatif, hingga media nasional yang hadir dalam ajang tersebut.

Keikutsertaan Sulawesi Tenggara di Indonesia Fashion Week 2026 bukan sekadar mengikuti agenda tahunan fesyen. Lebih dari itu, ini merupakan strategi memperkenalkan identitas budaya daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi para perajin tenun, UMKM, dan pelaku industri kreatif agar mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

Kehadiran Arinta Andi Sumangerukka menjadi simbol komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mendorong pelestarian budaya melalui pendekatan ekonomi kreatif. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperluas pasar tenun Sultra sekaligus meningkatkan kesejahteraan para penenun yang selama ini menjadi penjaga warisan budaya Bumi Anoa.

Malam itu, Indonesia Fashion Week 2026 bukan hanya menjadi panggung peragaan busana.

Di bawah sentuhan tangan dingin desainer Akbar Tan, keanggunan Andina Julie, dan dukungan Ketua TP PKK Sultra Arinta Andi Sumangerukka, Jakarta menjadi saksi bahwa tenun Masalili bukan lagi sekadar kain tradisional, melainkan ikon fesyen Indonesia yang siap melangkah ke panggung dunia.

Editor: Ikhsan

]]>
https://perdetiknews.com/tenun-masalili-bikin-jakarta-terpana-arinta-andi-sumangerukka-antar-wastra-sultra-bersinar-di-indonesia-fashion-week-2026/feed/ 0
Mengalirkan Asa di Atas Ombak, Ikhtiar Arinta Andi Sumangerukka Memulihkan Sanitasi Pesisir Sultra https://perdetiknews.com/mengalirkan-asa-di-atas-ombak-ikhtiar-arinta-andi-sumangerukka-memulihkan-sanitasi-pesisir-sultra/ https://perdetiknews.com/mengalirkan-asa-di-atas-ombak-ikhtiar-arinta-andi-sumangerukka-memulihkan-sanitasi-pesisir-sultra/#respond Sun, 14 Jun 2026 02:35:15 +0000 https://perdetiknews.com/?p=20275 KONAWE — Di pesisir Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, perairan Selat Tiworo sedang surut, menyisakan hamparan pasir dan jajaran tiang pancang yang menopang pemukiman.

Di kejauhan, Pulau Bokori menyembul sebagai magnet wisata bahari andalan Sulawesi Tenggara. Namun, jika lensa kamera digeser sedikit ke arah daratan tepat di sebuah pemukiman di atas air bernama Desa Bokori, pemandangan air surut itu seketika menyingkapkan realitas yang rapuh.

Selama puluhan tahun, riak gelombang di bawah rumah-rumah panggung suku Bajo tidak hanya berfungsi sebagai pelataran hidup, melainkan juga tempat pembuangan akhir limbah domestik.

 

Ketua TP PKK Sultra Arinta Andi Sumangerukka saat meninjau langsung kondisi sanitasi di permukiman atas air Desa Bokori yang sedang surut,

Paralon-paralon lurus menembus lantai kayu, menjatuhkan kotoran mentah langsung ke jantung laut. Sebuah kebiasaan turun-temurun yang mengaburkan batas antara halaman rumah dan sanitasi liar.

Kondisi inilah yang membentang di depan mata Arinta Andi Sumangerukka saat jajaran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulawesi Tenggara menyusuri titian kayu yang mulai lapuk di Soropia.

“Sulawesi Tenggara itu lautnya bagus sekali, indah sekali. Tapi dengan adanya jamban seadanya ini, akhirnya sangat mengurangi keindahannya, kelestarian, dan kebersihannya,” ujar Arinta, Ketua TP PKK Sultra, di sela-sela peninjauannya.

Keresahan ekologis dan kemanusiaan tersebut kini mewujud menjadi program intervensi nyata. Melalui sinergi lintas sektor, PKK Sultra mencoba memutus rantai pencemaran pesisir ini, bukan dengan paksaan, melainkan lewat keteladanan teknologi dan sentuhan sosial.

Jajaran pengurus PKK Sultra menyusuri jembatan titian kayu untuk memetakan tantangan tata ruang dan kebutuhan jamban sehat warga pesisir Soropia,

Secara teknis, intervensi yang digerakkan oleh Arinta Andi Sumangerukka berpusat pada perombakan total cara pandang masyarakat terhadap jamban sehat.

Lewat Kelompok Kerja (Pokja) Tiga dan Empat  yang membidangi Kesehatan, Kelestarian Lingkungan Hidup, dan Perencanaan Sehat, PKK Sultra enggan sekadar membangun bilik estetis.

Mereka membawa inovasi teknologi tangki septik (septic tank) komersial kedap air.

Berbeda dengan model cemplung konvensional yang membiarkan bakteri patogen seperti Escherichia coli merusak biota laut, tangki baru ini ditanam di bawah struktur rumah panggung dengan sistem alur penampungan berkelok-kelok.

Struktur ini dirancang khusus agar limbah domestik mengalami penguraian alami dan penyaringan biologis di dalam tangki sebelum sisa cairannya yang telah aman dialirkan keluar.

Untuk mewujudkan satu paket lengkap fasilitas sanitasi ramah lingkungan ini—yang meliputi pengadaan tangki septik khusus, material bangunan bilik berseng biru cerah, hingga ongkos pengerjaan fisik—PKK Sultra mengalokasikan anggaran pribadi sekitar Rp18 juta per unit.

Spesifikasi Paket Sanitasi Mandiri PKK Sultra:

  • Komponen Fisik: Bilik jamban, tangki septik kedap air model alur kelok, instalasi pipa paralon rapi.

  • Fasilitas Higienitas Interior: Gayung, ember air, sikat toilet, sabun pembersih, dan tisu.

Namun, mengaplikasikan teknologi ini di pemukiman atas air tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pengurus PKK Sultra menemui tantangan tata ruang yang pelik.

Secara ekologis, model ideal untuk wilayah pesisir adalah septic tank komunal, di mana satu tangki raksasa digunakan secara kolektif oleh beberapa rumah.

Sayangnya, posisi rumah panggung di Desa Bokori saat ini masih menyebar tanpa perencanaan terpusat.

Jarak antar-hunian yang berjauhan memicu risiko tinggi pipa sambungan patah atau bocor di tengah jalan akibat hantaman ombak dan pasang surut.

Oleh karena itu, pendekatan unit mandiri menjadi pilihan paling realistis sembari menyiapkan cetak biru penataan pemukiman yang lebih rapi ke depan.

Bergerak dari data lapangan, TP PKK Sultra menerapkan skala prioritas yang ketat. Di Soropia, program ini diawali dengan membangun 4 buah jamban percontohan, dan siap menambah 6 unit lagi pasca-survei.

“Awalnya saya pilih keluarga yang memang benar-benar tidak mampu. Rata-rata mereka memang tidak ada biaya untuk membuat jambannya,” jelas Arinta.

Menariknya, persoalan sanitasi di Sultra rupanya bukan melulu soal kemiskinan struktural.

Dalam banyak kasus, ada warga yang secara finansial mampu, namun karena faktor kultural dan kebiasaan turun-temurun, higienitas belum menjadi skala prioritas.

Di sinilah fungsi “jamban contoh” bekerja sebagai stimulan sosial. Arinta optimis, kenyamanan visual dan kesehatan yang dirasakan penerima manfaat akan memotivasi tetangga sekitar untuk mereplikasinya secara swadaya.

Dampak intervensi PKK Sultra tidak berhenti di urusan toilet. Di bawah koordinasi Pokja 3 (Pangan, Sandang, Perumahan, dan Tata Laksana Rumah Tangga) yang berkolaborasi dengan Dinas Perkebunan Provinsi, program ini meluas menjadi restorasi kualitas hidup yang holistik.

Rumah batu permanen minimalis berukuran 6×7 meter milik keluarga Saifullah Rizki hasil program bangun rumah percontohan komprehensif PKK Sultra,

Napas segar itu di antaranya dihirup oleh pasangan muda Saifullah Rizki (30) dan Destri Amalia (26). Bersama dua balitanya, Zehan (4) dan Zeana (1), mereka sebelumnya bertahan di gubuk ringkih berbahan tripleks dan kalsibor.

Saban badai pesisir mengamuk, air laut dan hujan merembes masuk. Urusan buang air pun harus menumpang ke rumah orang tua.

Kini, melalui gotong-royong warga selama 45 hari, gubuk itu menjelma menjadi rumah batu permanen yang kokoh berukuran 6 x 7  meter di atas lahan seluas 10 x 15 meter.

Rumah bernuansa hijau toska dan putih itu dilengkapi dua kamar tidur, akses air bersih, listrik, serta jamban sehat privat.

Tidak hanya itu, pekarangan masuk hunian kini disulap menjadi kebun mini produktif. Media-media polybag hijau subur ditanami kangkung, cabe, tomat, dan kacang panjang untuk menopang ketahanan pangan keluarga.

“Sekarang tiap pagi dan sore ada kegiatan baru siram tanaman. Masalah kesehatan juga jauh lebih baik karena kami tidak perlu menumpang buang air lagi ke rumah orang lain,” tutur Destri dengan mata berkaca-kaca saat menerima kunci rumah dan prasasti peresmian langsung dari tangan Arinta.

Antusiasme ratusan warga pesisir Soropia saat mengantre tertib dalam pembagian 100 paket sembako murah terintegrasi dari PKK Sultra,

Melihat dampak masif ini, Camat Soropia, Harianti, S.Pd., M.M., tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. Berdasarkan datanya, masih ada sekitar 40 Kepala Keluarga di wilayahnya yang membutuhkan fasilitas serupa.

Kehadiran PKK Sultra yang datang membawa paket komprehensif—mulai dari bedah rumah, bantuan stunting, pembagian 100 paket sembako murah, hingga edukasi 6 langkah mencuci tangan telah menyuntikkan harapan baru.

Arinta Andi Sumangerukka memberikan edukasi persuasif mengenai pola asuh anak dan pentingnya layanan Posyandu kepada salah satu ibu muda di lokasi kunjungan.

Di akhir kunjungannya, saat menyusuri jamban seng biru milik keluarga Pak Darwis, Arinta juga menyempatkan diri melakukan pendekatan persuasif kepada istri Darwis yang menikah dini di usia 14 tahun.

Dengan lembut, ia mengedukasi pentingnya memanfaatkan layanan Posyandu demi memutus rantai keterbatasan pola asuh, agar anak-anak pesisir kelak bisa sekolah hingga jenjang sarjana.

Dari pesisir Konawe, langkah Arinta Andi Sumangerukka menegaskan sebuah pesan, memulihkan kelestarian laut Sulawesi Tenggara harus dimulai dengan memulihkan martabat dan kualitas hidup manusia-manusia yang hidup di atas ombaknya.

Program yang telah menjangkau 17 kabupaten/kota ini menjadi bukti bahwa PKK bukan sekadar organisasi formalitas, melainkan penggerak perubahan yang dampaknya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.

Editor: Ikhsan

]]>
https://perdetiknews.com/mengalirkan-asa-di-atas-ombak-ikhtiar-arinta-andi-sumangerukka-memulihkan-sanitasi-pesisir-sultra/feed/ 0
Hadiri Sertijab DWP Sultra, Arinta Andi Sumangerukka Tekankan Pentingnya Soliditas Organisasi https://perdetiknews.com/hadiri-sertijab-dwp-sultra-arinta-andi-sumangerukka-tekankan-pentingnya-soliditas-organisasi/ https://perdetiknews.com/hadiri-sertijab-dwp-sultra-arinta-andi-sumangerukka-tekankan-pentingnya-soliditas-organisasi/#respond Tue, 26 May 2026 21:12:12 +0000 https://perdetiknews.com/?p=19544 Kendari – Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Arinta Andi Sumangerukka, menghadiri langsung prosesi pisah sambut Ketua DWP Sultra yang digelar khidmat di Kota Kendari, Selasa (25/5/2026).

Dalam momentum tersebut, Arinta secara khusus menyoroti capaian organisasi dan menitipkan pesan krusial bagi kepengurusan yang baru.

Estafet kepemimpinan DWP Sultra kini resmi beralih ke tangan Norma Azazi Fadlansyah, S.Pd., M.Pd., yang mengemban amanah sebagai Penjabat (Pj) Ketua baru menggantikan pejabat sebelumnya, Dra. Wa Ode Munanah Asrun Lio.

Di hadapan seluruh jajaran pengurus dan anggota dari berbagai instansi lingkup Pemprov Sultra, Arinta Andi Sumangerukka memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Wa Ode Munanah Asrun Lio. Menurutnya, dedikasi, ketulusan, serta tanggung jawab yang diberikan selama memimpin telah membawa dampak luar biasa bagi kemajuan organisasi.

Di bawah nakhoda Wa Ode Munanah, DWP Sultra memang sukses menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet peringkat kedua di tingkat nasional.

Keberhasilan program kerja yang berjalan intens ini bahkan sempat mengundang isak tangis haru dari para anggota yang merasa kehilangan sosok pemimpin yang dekat dengan mereka.

“Semoga amal kebaikan yang telah Ibu torehkan menjadi ladang amal jariyah,” ungkap Arinta Andi Sumangerukka tulus.

Lebih lanjut, Arinta menaruh harapan besar pada kepengurusan baru di bawah komando Norma Azazi Fadlansyah.

Ia berpesan agar seluruh pengurus dan anggota bergerak serentak menjadikan DWP Sultra sebagai wadah yang inklusif dan suportif.

“Jadikan DWP Sultra sebagai rumah yang nyaman untuk semua anggotanya untuk saling belajar, berkembang, dan saling mendukung (women supporting women),” tegas istri dari Gubernur Sultra ini.

Menutup arahannya, Arinta meminta komitmen, dukungan penuh, serta loyalitas dari seluruh jajaran demi menjaga kekuatan serta eksistensi internal organisasi ke depan dalam mengawal program-program pemerintah daerah.

“Ingatlah bahwa kekuatan sebuah organisasi terletak dari kekompakan dan rasa kebersamaan seluruh anggotanya. Selamat bekerja, selamat mengabdi demi kemajuan perempuan dan kesejahteraan keluarga di Provinsi Sulawesi Tenggara,” pungkas Arinta Andi Sumangerukka disambut tepuk tangan hangat seluruh hadirin. (red)

]]>
https://perdetiknews.com/hadiri-sertijab-dwp-sultra-arinta-andi-sumangerukka-tekankan-pentingnya-soliditas-organisasi/feed/ 0
Arinta Andi Sumangerukka, Perempuan yang Menjaga Mimpi Pendidikan Anak-Anak Sultra https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-perempuan-yang-menjaga-mimpi-pendidikan-anak-anak-sultra/ https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-perempuan-yang-menjaga-mimpi-pendidikan-anak-anak-sultra/#respond Sat, 23 May 2026 04:24:19 +0000 https://perdetiknews.com/?p=19376 Di tengah riuh tepuk tangan ratusan mahasiswa di Aula Merah Putih Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, Jumat pagi, 22 Mei 2026, sosok perempuan itu berdiri tenang.

Senyumnya hangat, namun matanya menyimpan harapan besar untuk masa depan daerah ini.

Dialah Arinta Andi Sumangerukka, Ketua Yayasan Asmar Abadi (ASR), perempuan yang memilih menjadikan pendidikan sebagai jalan pengabdian bagi generasi muda Sulawesi Tenggara.

Hari itu, bersama Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, ia menyerahkan Beasiswa Sultra Cerdas 2026 kepada 150 mahasiswa terpilih dari lebih dari tiga ribu pendaftar.

Namun bagi Arinta, angka-angka itu bukan sekadar data penerima bantuan pendidikan.
Di balik setiap nama mahasiswa yang dipanggil, ada cerita perjuangan.

Ada anak petani yang nyaris berhenti kuliah karena biaya semester. Ada mahasiswa dari kepulauan yang harus bertaruh antara membeli buku atau ongkos pulang kampung.

Ada pula mimpi-mimpi besar yang selama ini nyaris padam oleh keadaan ekonomi keluarga.

Arinta memahami itu.

Karena itulah, Yayasan Asmar Abadi tidak hanya hadir sebagai lembaga pemberi bantuan pendidikan, tetapi ingin menjadi jembatan harapan bagi anak-anak Sulawesi Tenggara yang ingin mengubah nasib melalui ilmu pengetahuan.

“Saya sebagai Ketua Yayasan ASR mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk berkontribusi dalam mendukung pendidikan di Sulawesi Tenggara,” ujar Arinta dalam sambutannya.

Namun lebih dari sekadar ucapan formal, kalimat itu menjadi penegasan bahwa kepedulian terhadap pendidikan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.

Pendidikan Tak Boleh Jadi Hak Kaum Mampu Saja. Bagi Arinta, pendidikan tidak boleh berhenti di ruang-ruang kampus besar atau hanya dinikmati mereka yang lahir dari keluarga berkecukupan.

Itulah sebabnya proses seleksi Beasiswa Sultra Cerdas 2026 dibuat ketat, tetapi tetap berpihak pada keadilan sosial.

Yayasan ASR menggandeng akademisi Universitas Halu Oleo, termasuk doktor dan profesor, untuk memastikan bantuan pendidikan benar-benar diberikan kepada mahasiswa yang layak menerima.

Tak hanya melihat indeks prestasi akademik, seleksi juga mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga, kesesuaian jurusan dengan kebutuhan pembangunan daerah, hingga keterwakilan mahasiswa dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.

Di mata Arinta, kecerdasan anak muda Sultra tersebar di banyak tempat dari kota hingga pelosok kepulauan. Dan semuanya pantas mendapat kesempatan yang sama.

“Keterbatasan ekonomi tidak boleh memadamkan api cita-cita mahasiswa berpotensi,” tegasnya.

Kalimat itu terdengar sederhana. Namun di tengah kondisi banyak keluarga yang masih berjuang membiayai pendidikan anaknya, pesan tersebut terasa begitu dalam.

Satu hal yang paling membekas bagi Arinta bukanlah seremoni penyerahan beasiswa atau angka penerima bantuan.

Melainkan lembar demi lembar narasi yang ditulis para mahasiswa saat mendaftar.

Ia mengaku membaca cerita mereka. Tentang ilmu yang sedang dipelajari, tentang mimpi yang ingin diwujudkan, hingga tentang harapan untuk membangun Sulawesi Tenggara di masa depan.

Ada yang ingin menjadi dokter di daerah terpencil. Ada yang bercita-cita membangun teknologi pertanian modern.

Ada pula yang ingin kembali ke kampung halaman untuk memperbaiki pendidikan di daerahnya sendiri.

“Terima kasih atas semangatnya. Insya Allah semua ilmu dan harapan itu dapat terwujud dan bermanfaat,” ucap Arinta penuh haru.

Bagi perempuan itu, mahasiswa bukan sekadar penerima bantuan dana pendidikan.

Mereka adalah calon pemimpin masa depan Sulawesi Tenggara.

Karena itu, ia berpesan agar para penerima beasiswa tidak berhenti hanya menjadi mahasiswa berprestasi, tetapi juga menjadi agen perubahan bagi daerah masing-masing.

Sementara itu, Andi Sumangerukka menegaskan bahwa investasi terbesar hari ini adalah investasi pada pendidikan.

Menurutnya, sumber daya alam tidak akan berarti besar tanpa sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.

“Saya hanya meletakkan fondasi. Kalianlah generasi muda yang menentukan apa yang akan dibangun di atas fondasi ini,” kata gubernur.

Dan di balik fondasi itu, ada tangan-tangan yang bekerja dalam diam. Ada sosok seperti Arinta Andi Sumangerukka yang memilih menyalakan harapan lewat pendidikan.

Sebab bagi Yayasan ASR, beasiswa bukan sekadar bantuan biaya kuliah.

Ia adalah pesan bahwa anak-anak Sulawesi Tenggara tidak boleh berhenti bermimpi hanya karena lahir dari keluarga sederhana. (adv)

]]>
https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-perempuan-yang-menjaga-mimpi-pendidikan-anak-anak-sultra/feed/ 0
Meneladani Kartini, Arinta Andi Sumangerukka: Perempuan Adalah Mitra Strategis Pembangunan Daerah https://perdetiknews.com/meneladani-kartini-arinta-andi-sumangerukka-perempuan-adalah-mitra-strategis-pembangunan-daerah/ https://perdetiknews.com/meneladani-kartini-arinta-andi-sumangerukka-perempuan-adalah-mitra-strategis-pembangunan-daerah/#respond Tue, 21 Apr 2026 22:27:36 +0000 https://perdetiknews.com/?p=17297 KENDARI – Di tengah arus transformasi digital yang kencang, makna perjuangan R.A. Kartini mengalami pergeseran fundamental. Bukan lagi sekadar seremoni pakaian adat, namun keberanian mendobrak batasan melalui literasi dan kemandirian ekonomi.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ny. Arinta Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa perempuan di Sulawesi Tenggara kini berada pada posisi kemitraan strategis, bukan lagi pelengkap dalam struktur sosial maupun pemerintahan.

Menurut Arinta, tantangan terbesar perempuan saat ini adalah penguasaan teknologi kreatif. Ia mendorong perempuan Sultra untuk memperkuat personal branding di media sosial dan memanfaatkan marketplace guna meningkatkan nilai tambah produk lokal.

“Semangat Kartini hari ini adalah tentang keberanian mendobrak batasan ruang dan waktu. Kita harus inovatif, berbasis potensi lokal, dan memperluas jejaring kolaborasi,” ujar Arinta kepada Perdetiknews.com, Selasa (21/4/2026).

Kemajuan kepemimpinan perempuan di Bumi Anoa ini menurutnya cukup signifikan. Kehadiran figur perempuan sebagai walikota, wakil ketua DPRD, hingga ketua partai politik di Sultra menjadi bukti nyata bahwa akses terhadap peran publik kian terbuka lebar.

Di sektor kesehatan, TP PKK Sultra menempatkan perempuan sebagai garda terdepan dalam menekan angka stunting. PKK tidak hanya memberikan bantuan sosial, tetapi mengintervensi melalui penguatan peran ibu sebagai “Manajer Gizi” keluarga. Strategi ini mencakup pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan keluarga dan edukasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal.

“PKK memiliki struktur yang menjangkau unit terkecil, yaitu keluarga. Kami mendampingi ibu hamil, memberikan edukasi ASI eksklusif, serta melakukan deteksi dini risiko stunting di Posyandu secara real-time,” tambahnya.

Meski kesetaraan gender telah difasilitasi dengan baik, Arinta menyoroti munculnya fenomena double burden atau beban ganda.

Perempuan modern sering kali dituntut sempurna dalam urusan domestik sekaligus profesional, yang berdampak pada kesehatan mental. Ia menekankan pentingnya support system bagi ibu bekerja dan keseimbangan peran dalam keluarga. Bagi Arinta, kesehatan mental adalah isu krusial yang harus diperjuangkan di samping ekonomi dan pendidikan.

Menutup keterangannya, Arinta menitipkan pesan mendalam bagi generasi muda perempuan di Sulawesi Tenggara agar tetap memegang teguh jati diri di tengah perubahan zaman.

“Pendidikan adalah senjata, namun budi pekerti adalah perisai. Berdayalah karena pilihan dan keputusan sadarmu sendiri, bukan karena tekanan lingkungan. Hargailah setiap proses yang dijalani, bukan hanya sekadar apa yang terlihat atau diproyeksikan di luar,” pungkasnya. (red)

Editor: Muhammad Ikhsan

Media: Perdetiknews.com

]]>
https://perdetiknews.com/meneladani-kartini-arinta-andi-sumangerukka-perempuan-adalah-mitra-strategis-pembangunan-daerah/feed/ 0
Dekranasda Sultra Sukses Gelar Cukur Gratis, Arinta Andi Sumangerukka: “Wujud Nyata Berbagi Kebahagiaan” https://perdetiknews.com/dekranasda-sultra-sukses-gelar-cukur-gratis-arinta-andi-sumangerukka-wujud-nyata-berbagi-kebahagiaan/ https://perdetiknews.com/dekranasda-sultra-sukses-gelar-cukur-gratis-arinta-andi-sumangerukka-wujud-nyata-berbagi-kebahagiaan/#respond Sun, 15 Mar 2026 02:23:25 +0000 https://perdetiknews.com/?p=15433 KENDARI, PERDETIKNEWS.COM — Senyum sumringah terpancar dari wajah anak-anak hingga orang dewasa yang memadati Pelataran Tambat Labuh, Anjungan Teluk Kendari, Minggu (15/3) sore. Program aksi sosial “Cukur Gratis Ramadan Bersama Dekranasda Sultra” resmi berakhir dengan sukses dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

Ketua Dekranasda Sultra, Arinta Andi Sumangerukka, turun langsung memantau jalannya kegiatan. Mengenakan seragam hitam dengan kerudung krem khas pengurus Dekranasda, ia tampak akrab menyapa satu per satu warga yang sedang mengantre maupun yang sedang dilayani oleh para penata rambut.

Dalam wawancaranya di lokasi kegiatan, Arinta Andi Sumangerukka menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan upaya mengajak masyarakat untuk menjaga kerapian diri sesuai anjuran agama, terutama menjelang hari raya.

“Kami ingin menyentuh masyarakat dengan cara yang sederhana namun bermanfaat langsung. Melihat anak-anak kita rapi dan warga tersenyum setelah mendapatkan layanan ini, itulah esensi dari keberkahan Ramadan. Kebersihan dan kerapian adalah cerminan iman, dan kami ingin memfasilitasi itu,” ujar Arinta dengan penuh semangat.

Selain aksi sosial, kegiatan ini juga menjadi panggung bagi para pelaku jasa kreatif pangkas rambut lokal di Kendari. Arinta terlihat memberikan arahan dan apresiasi kepada para penata rambut yang dengan cekatan melayani total 250 peserta yang memegang kupon resmi.

  • Antusiasme Tinggi: Seluruh kupon yang disediakan ludes terdistribusi.

  • Apresiasi Takjil: Setiap warga yang dicukur membawa pulang dua paket takjil, dengan total 500 paket yang habis dibagikan.

  • Atmosfer Hangat: Kegiatan berlangsung tertib di bawah tenda dengan latar belakang wahana permainan teluk yang menambah kemeriahan.

Acara ditutup pada malam hari dengan sesi foto bersama antara Ibu Arinta Andi Sumangerukka, jajaran pengurus Dekranasda Sultra, para barber, serta OPD terkait di atas panggung utama. Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan dukungan penuh terhadap program-program sosial yang digagas Dekranasda.

“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah tertib, dan kepada para pelaku usaha pangkas rambut yang sudah berkolaborasi. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan kegembiraan bagi kita semua dalam menyongsong Idulfitri,” pungkas Arinta sebelum meninggalkan lokasi. (RED)

]]>
https://perdetiknews.com/dekranasda-sultra-sukses-gelar-cukur-gratis-arinta-andi-sumangerukka-wujud-nyata-berbagi-kebahagiaan/feed/ 0
Turun ke Jalan, PKK Sultra Tebar Paket Makanan Berbuka Puasa https://perdetiknews.com/turun-ke-jalan-pkk-sultra-tebar-paket-makanan-berbuka-puasa/ https://perdetiknews.com/turun-ke-jalan-pkk-sultra-tebar-paket-makanan-berbuka-puasa/#respond Thu, 12 Mar 2026 14:30:17 +0000 https://perdetiknews.com/?p=15327 KENDARI – Sore Ramadhan di kawasan Kambu, Kota Kendari, perlahan berubah hangat ketika matahari mulai condong ke barat.

Di simpang empat bundaran Jembatan Kembar Kali Kadia, arus kendaraan padat seperti biasa menjelang berbuka.

Namun sore itu, ada pemandangan berbeda, sekelompok ibu dengan busana biru-putih berdiri di tepi jalan, membawa kantong-kantong kecil berisi paket makanan berbuka puasa.

Mereka adalah Ketua dan pengurus Tim Penggerak PKK Sulawesi Tenggara, yang turun langsung membagikan paket kepada pengendara.

Di tengah mereka, tampak Arinta Andi Sumangerukka, Ketua TP PKK Sultra, tersenyum ramah dan menyapa warga satu per satu.

Tanpa jarak, Arinta bersama pengurus PKK menyerahkan paket makanan berbuka puasa kepada pengendara motor, pengemudi ojek online, hingga warga yang sedang dalam perjalanan pulang.

Seorang ibu pengendara yang berhenti sejenak menerima kantong plastik berisi snack, buah, nasi bakar, dan air mineral tersenyum sambil mengucapkan terima kasih.

Arinta membalasnya dengan senyum hangat. Suasana perlahan berubah menjadi penuh keakraban.

Bagi Ketua dan pengurus PKK, peran mereka bukan hanya administratif di gedung.

Dengan turun langsung ke jalan, mereka ingin menunjukkan peran ibu-ibu PKK sebagai perekat sosial, hadir di tengah masyarakat, menebar kepedulian dan semangat Ramadhan.

Para anggota PKK yang mendampingi terlihat bersemangat. Sebagian memegang papan kecil bertuliskan pesan Ramadhan, sementara yang lain menyapa pengendara yang melintas.

Tawa ringan terdengar di antara para ibu PKK dan warga. Beberapa pengendara melambatkan kendaraan, bahkan berhenti sejenak, hanya untuk menerima paket dan mengabadikannya di ponsel.

Tak sedikit warga terkejut mengetahui sosok yang membagikan paket adalah Arinta Andi Sumangerukka, istri Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka.

Namun Arinta dan seluruh pengurus PKK tampak santai, membaur, dan terus menyapa warga dengan senyum ramah.

Setiap kantong berisi hidangan sederhana untuk berbuka puasa snack, buah, nasi bakar, dan air mineral.

Bagi sebagian orang, mungkin hanya makanan kecil. Namun bagi pengendara yang masih di jalan saat azan magrib berkumandang, paket sederhana itu menjadi penyelamat agar bisa berbuka tepat waktu.

“Kami ingin selalu hadir di tengah masyarakat, berbagi kebahagiaan dan perhatian, kapan pun dibutuhkan,” ujar Arinta di sela kegiatan.

Melihat antusiasme warga, para pengurus PKK menambah jumlah paket makanan berbuka puasa yang dibagikan.

Bahkan hidangan yang semula untuk anggota PKK turut diberikan kepada warga.

Bagi mereka, senyum pengendara jauh lebih membahagiakan daripada menikmati hidangan sendiri.

Di setiap kesempatan menyerahkan paket, Arinta dan pengurus PKK selalu menyampaikan pesan penting: tetap berhati-hati di jalan dan jaga keselamatan saat berkendara.

Mereka ingin Ramadhan bukan hanya soal berbagi makanan, tetapi juga saling menjaga satu sama lain.

Menjelang azan magrib, paket makanan berbuka puasa hampir seluruhnya habis terbagikan.

 

Senyum para penerima menjadi penutup manis dari kegiatan sore itu.

Di tengah lalu lintas Kendari, pemandangan sederhana tertinggal Ketua dan pengurus PKK Sultra berdiri di tepi jalan, berbagi paket makanan berbuka puasa dan kebahagiaan kepada orang-orang yang bahkan mungkin tak mereka kenal.

Ramadhan sore itu mengingatkan satu hal, kebaikan tidak selalu harus besar. Kadang hadir dalam bentuk paket makanan berbuka puasa dan senyuman hangat dari ibu-ibu PKK yang memilih turun langsung ke jalan. (red)

]]>
https://perdetiknews.com/turun-ke-jalan-pkk-sultra-tebar-paket-makanan-berbuka-puasa/feed/ 0
Arinta Andi Sumangerukka Berbagi Berkah Ramadan ke Pasien RSUD Bahteramas https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-berbagi-berkah-ramadan-ke-pasien-rsud-bahteramas/ https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-berbagi-berkah-ramadan-ke-pasien-rsud-bahteramas/#respond Tue, 10 Mar 2026 15:51:33 +0000 https://perdetiknews.com/?p=15203 KENDARI — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tenggara, Arinta Andi Sumangerukka, mengunjungi pasien di RSUD Bahteramas, Selasa (10/3/2026), sekaligus menyalurkan santunan kepada pasien dan keluarga yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Kegiatan bertajuk Berkah Ramadhan untuk Pasien dan Keluarga Pasien itu dilaksanakan pada hari ke-21 Ramadhan 1447 Hijriah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menjalani perawatan di bulan suci.

Dalam kunjungan tersebut, Arinta didampingi Direktur RSUD Bahteramas, dr. H. Sukirman, serta jajaran manajemen rumah sakit dan sejumlah kepala bidang.

Rombongan menyusuri berbagai ruang perawatan untuk menyapa pasien secara langsung.

Beberapa ruangan yang dikunjungi antara lain Gedung Laika Waraka, Gedung Lambu Barakati, Lambu Barakati Anak, Ruang Perinatologi, Gedung Laika Mendidoha, Gedung Raha Mongkilo, hingga ruang pasien isolasi.

Di setiap ruangan, Arinta berdialog dengan pasien maupun keluarga yang mendampingi.

Ia juga menyerahkan santunan serta paket bingkisan kepada para pasien sebagai bentuk dukungan moral di bulan Ramadhan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Arinta menyapa pasien secara langsung dengan mendatangi satu per satu pasien yang sedang dirawat di ruang perawatan.

Ia menyerahkan bantuan secara langsung kepada keluarga pasien, termasuk kepada ibu yang sedang menggendong anak balita serta kepada keluarga pasien lanjut usia yang tengah menjalani perawatan.

Selain memberikan bantuan, Arinta juga menyempatkan diri berbincang dengan keluarga pasien untuk memberikan semangat agar tetap tabah menjalani masa perawatan.

“Mudah-mudahan mereka diberi kesabaran, karena kalau kita sakit memang kuncinya sabar. Insyaallah dengan banyak berdoa dan dirawat dengan benar, insyaallah akan diberikan kesembuhan. Ini juga menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu menjaga kesehatan, karena ketika sakit tentu tidak nyaman dan merepotkan,” ujar Arinta.

Ia juga mengapresiasi pelayanan tenaga kesehatan di RSUD Bahteramas setelah melihat langsung kondisi ruang perawatan pasien, termasuk di kelas tiga.

“Alhamdulillah saya melihat langsung pelayanan di kelas tiga. Biasanya orang berpikir ruang kelas tiga itu gelap, kotor, dan tidak terawat. Tapi dari sekitar 100 pasien yang saya datangi, ruangan yang saya lihat bersih dan cukup nyaman. Mungkin fasilitasnya tidak terlalu bagus, tapi kebersihannya sangat terjaga,” katanya.

Kehadiran rombongan TP PKK Sultra itu disambut hangat oleh pasien dan keluarga mereka.

Banyak di antara mereka mengaku terharu karena tidak menyangka akan dikunjungi langsung di ruang perawatan.

Salah seorang keluarga pasien mengaku kunjungan tersebut memberikan semangat baru bagi mereka yang sedang menjaga anggota keluarga yang sakit.

“Kami sangat bersyukur ada perhatian seperti ini. Saat kami sedang lelah menjaga keluarga yang sakit, kehadiran Ibu Ketua PKK memberikan semangat bagi kami,” ujar salah satu keluarga pasien.

Di akhir kunjungannya, Arinta juga menyampaikan doa bagi seluruh warga Sulawesi Tenggara yang sedang sakit agar segera diberikan kesembuhan.

“Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa taala memberikan mereka kesabaran dan petunjuk jalan untuk mendapatkan kesembuhan sehingga mereka tetap semangat untuk bisa pulih,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dokter dan perawat di RSUD Bahteramas atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada dokter-dokter dan perawat di Rumah Sakit Bahteramas atas dedikasi, pengabdian, dan pelayanan yang diberikan kepada para pasien di sini,” kata Arinta. (red)

]]>
https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-berbagi-berkah-ramadan-ke-pasien-rsud-bahteramas/feed/ 0
Pimpin Pengajian di Kendari, Arinta Andi Sumangerukka Ajak Perempuan Sultra Perkuat Ukhuwah https://perdetiknews.com/pimpin-pengajian-di-kendari-arinta-andi-sumangerukka-ajak-perempuan-sultra-perkuat-ukhuwah/ https://perdetiknews.com/pimpin-pengajian-di-kendari-arinta-andi-sumangerukka-ajak-perempuan-sultra-perkuat-ukhuwah/#respond Mon, 09 Mar 2026 01:10:07 +0000 https://perdetiknews.com/?p=15100 KENDARI, Perdetiknews – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sulawesi Tenggara, Arinta Andi Sumangerukka, mengajak masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk menjadikan bulan suci Ramadhan lebih dari sekadar rutinitas menahan lapar dan dahaga.

Hal itu disampaikannya dalam acara Pengajian Ramadhan yang digelar melalui kolaborasi antara TP-PKK Sultra, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), dan Pengurus Wilayah (PW) Wanita Islam Provinsi Sultra di Kendari, beberapa waktu lalu.

Arinta menekankan bahwa esensi sejati dari bulan suci ini terletak pada bagaimana setiap individu mampu mengisi waktu dengan kegiatan yang memiliki nilai spiritual dan sosial.

“Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar, tapi tentang seberapa banyak kita bisa memanfaatkan waktu dengan kegiatan-kegiatan yang bernilai ibadah, memberi, dan mengisi hati dengan kebaikan,” ujar Arinta.

Kegiatan yang mengusung tema “Ramadhan Mencerahkan Hati, Memperbaiki Bacaan, dan Menguatkan Ukhuwah Islamiyah” ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarorganisasi perempuan di Bumi Anoa.

Menurut Arinta, momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas diri, salah satunya melalui perbaikan bacaan Al-Qur’an dan peningkatan pemahaman agama.

“Penting bagi kita untuk mencerahkan hati dan memperbaiki bacaan, sembari terus menguatkan ukhuwah islamiyah di antara kita semua,” tambahnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana pengajian berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Ratusan anggota organisasi wanita tampak memenuhi ruangan, menyimak tausiyah dan rangkaian acara dengan tertib.

Kehadiran Arinta di tengah-tengah para ibu tersebut diharapkan dapat menjadi suntikan semangat bagi para kader PKK dan organisasi mitra untuk tetap produktif serta aktif dalam kegiatan sosial keagamaan selama bulan puasa.

Melalui sinergi antara TP-PKK, BKMT, dan Wanita Islam, Arinta berharap perempuan di Sulawesi Tenggara dapat menjadi teladan dalam menyebarkan kebaikan, baik di dalam lingkup keluarga maupun masyarakat luas. (red)

]]>
https://perdetiknews.com/pimpin-pengajian-di-kendari-arinta-andi-sumangerukka-ajak-perempuan-sultra-perkuat-ukhuwah/feed/ 0
Arinta Andi Sumangerukka: Merawat Kesehatan, Menanam Solidaritas Perempuan Sulawesi Tenggara https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-merawat-kesehatan-menanam-solidaritas-perempuan-sulawesi-tenggara/ https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-merawat-kesehatan-menanam-solidaritas-perempuan-sulawesi-tenggara/#respond Sun, 21 Dec 2025 07:49:38 +0000 https://perdetiknews.com/?p=11788 KENDARI,  – Di tengah keriuhan ratusan perempuan yang memadati Gedung ASR Center Andonohu, Kendari, Jumat (19/12/2025), sosok Arinta Andi Sumangerukka tampak lebur dalam ritme yang sama.

Mengenai kaos olahraga putih dengan aksen biru yang serasi, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tenggara ini tidak sekadar hadir untuk seremonial. Ia hadir untuk memimpin sebuah pergerakan kolektif.

Peringatan Hari Ibu ke-97 tahun ini diletakkan Arinta bukan sebagai perayaan domestik semata, melainkan momentum penguatan peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa.

Melalui senam bersama yang digagas kolaborasi PKK, Dekranasda, dan Dharma Wanita Persatuan (DWP), ia sedang mengirimkan pesan: bahwa kesehatan fisik adalah modal utama bagi intelektualitas dan karya.

Bagi Arinta, tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045” bukanlah slogan hiasan. Ia memahami betul bahwa untuk mencapai visi besar nasional tersebut, perempuan di daerah, khususnya Sulawesi Tenggara, harus menjadi subjek aktif, bukan sekadar pelengkap.

“Momentum ini adalah wujud dukungan terhadap peran strategis perempuan. Kita ingin perempuan Sulawesi Tenggara tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga solid dan berdaya untuk berkontribusi aktif,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Di bawah kepemimpinannya, PKK Sultra terus berupaya membangun simpul silaturahmi yang erat antarorganisasi wanita, mulai dari Persit, Bhayangkari, hingga Jalasenastri. Arinta memandang bahwa solidaritas lintas seragam ini adalah kunci untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial di Bumi Anoa.

Kehangatan Arinta terpancar saat ia berbaur tanpa sekat dalam sesi undian doorprize. Bagi para peserta, kehadirannya memberikan dorongan moral. Kegembiraan yang tercipta pagi itu menjadi bukti tangan dinginnya dalam merangkul berbagai elemen perempuan agar tetap satu visi.

Ia percaya bahwa perempuan yang bahagia dan sehat akan melahirkan keluarga yang kuat. Dari keluarga yang kuat inilah, kontribusi nyata untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 akan bermula.

Di tangan Arinta, peringatan Hari Ibu berubah menjadi energi baru bagi perempuan Sulawesi Tenggara untuk terus melangkah maju, melampaui batas-batas kemampuannya selama ini. (red)

]]>
https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-merawat-kesehatan-menanam-solidaritas-perempuan-sulawesi-tenggara/feed/ 0
Sultra Perkuat Peran Sentral PKK, Arinta Andi Sumangerukka Tegaskan Komitmen Dukung Asta Cita https://perdetiknews.com/sultra-perkuat-peran-sentral-pkk-arinta-andi-sumangerukka-tegaskan-komitmen-dukung-asta-cita/ https://perdetiknews.com/sultra-perkuat-peran-sentral-pkk-arinta-andi-sumangerukka-tegaskan-komitmen-dukung-asta-cita/#respond Wed, 29 Oct 2025 11:08:34 +0000 https://perdetiknews.com/?p=10372 Kendari,  – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ir. Hugua, M.Ling., secara resmi membuka Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Rapat Kerja Daerah (Rakerdah) Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sultra Tahun 2025. Acara yang berlangsung di Aula Bahteramas, Kantor Gubernur Sultra, Rabu (29/10/2025), mengusung tema “Bergerak Bersama Menuju Keluarga Tangguh dan Sejahtera.”

Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi, koordinasi, dan evaluasi program kerja PKK di seluruh jenjang, mulai dari desa hingga provinsi. Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRD Sultra, Ketua TP PKK Provinsi Sultra Arinta Andi Sumangerukka, serta Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Sultra.

Mewakili Gubernur Sultra, Wagub Hugua menegaskan bahwa Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan gerakan sosial yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat. Keluarga adalah motor penggerak utama dalam menciptakan keharmonisan dan kesejahteraan.

“Sebagai mitra pemerintah, Tim Penggerak PKK memiliki peran strategis dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat melalui implementasi 10 Program Pokok PKK,” ujar Hugua. Ia menekankan, program-program ini telah terbukti memberikan dampak nyata, mencakup bidang pendidikan, kesehatan, sandang, pangan, hingga lingkungan.

Hugua menyampaikan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Sultra untuk mendukung program kerja PKK di semua tingkatan. Ia secara khusus meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat sinergi dan kolaborasi PKK dalam beberapa isu prioritas daerah, meliputi:

  1. Penurunan angka stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak.
  2. Peningkatan kualitas pendidikan keluarga.
  3. Pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi berbasis UMKM.
  4. Penguatan nilai budaya lokal dan pengembangan inovasi PKK berbasis potensi lokal seperti kelautan, pariwisata, dan kerajinan.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum memperkuat koordinasi, silaturahmi, dan menjadi ruang untuk menghimpun gagasan-gagasan baru yang konstruktif bagi kemajuan PKK dan kesejahteraan masyarakat Sultra,” tambahnya.

PKK Pilar Pembangunan Nasional dan Dukungan Pemerintah

Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Provinsi Sultra Arinta Andi Sumangerukka membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian. Sambutan tersebut menyoroti peran historis PKK yang hadir sejak 1957 dan berkembang menjadi kekuatan sosial yang mampu menjawab tantangan pembangunan di berbagai bidang.

“Dengan lebih dari 2,5 juta anggota PKK dan 4,1 juta kelompok Dasawisma di seluruh Indonesia, PKK merupakan organisasi masyarakat yang paling masif dalam mendukung program pemerintah,” ujar Ny. Tri Tito Karnavian.

PKK disebut memiliki peran strategis dalam mendukung Asta Cita (delapan arah kebijakan pembangunan nasional 2025–2029), khususnya dalam bidang penguatan ideologi Pancasila, swasembada pangan, kewirausahaan, dan pembangunan dari desa.

Dukungan pemerintah terhadap gerakan PKK diatur melalui berbagai kebijakan, termasuk Peraturan Presiden No. 99 Tahun 2017. Data tahun 2025 menunjukkan, total anggaran yang dialokasikan pemerintah melalui APBD untuk pembinaan PKK mencapai lebih dari Rp499 miliar. Namun, ia mencatat masih terdapat 22% kabupaten dan 17% kota yang belum mengoptimalkan dukungan, sehingga diperlukan peningkatan fasilitasi dan sosialisasi.

Ketua Umum TP PKK juga menyampaikan lima fokus utama yang perlu diperkuat ke depan oleh seluruh jajaran PKK:

  1. Penyusunan program kerja yang komprehensif dan selaras dengan prioritas pembangunan nasional.
  2. Penguatan program peningkatan gizi keluarga untuk mencegah stunting.
  3. Peningkatan kapasitas dan kompetensi kader melalui pelatihan dan pemanfaatan teknologi.
  4. Kolaborasi dengan berbagai pihak (dunia usaha, akademisi, dan masyarakat).
  5. Optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dalam penyebaran edukasi dan pelaporan kegiatan.

Acara ditutup dengan seruan semangat, “Dirgahayu PKK! Bergerak Bersama PKK, Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas! Hidup Jaya PKK!” sebagai penekanan komitmen untuk membangun keluarga sehat, cerdas, dan sejahtera.

]]>
https://perdetiknews.com/sultra-perkuat-peran-sentral-pkk-arinta-andi-sumangerukka-tegaskan-komitmen-dukung-asta-cita/feed/ 0
PKK Sultra Aktif Berpartisipasi di GPM, Dorong Peningkatan Ekonomi Mikro Keluarga https://perdetiknews.com/pkk-sultra-aktif-berpartisipasi-di-gpm-dorong-peningkatan-ekonomi-mikro-keluarga/ https://perdetiknews.com/pkk-sultra-aktif-berpartisipasi-di-gpm-dorong-peningkatan-ekonomi-mikro-keluarga/#respond Tue, 26 Aug 2025 18:41:25 +0000 https://perdetiknews.com/?p=8815 Kendari,  – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sulawesi Tenggara, Arinta Andi Sumangerukka, menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui partisipasi aktif PKK di Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Kendari.

Dalam acara tersebut, PKK Sultra secara khusus menjajakan berbagai produk lokal hasil olahan ibu-ibu, menegaskan bahwa kreativitas di dapur dapat menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan.

Stan PKK Sultra yang dipenuhi aneka kue tradisional menjadi salah satu daya tarik utama GPM. Arinta menjelaskan bahwa semua produk yang dijual adalah hasil karya pengurus dan anggota PKK sendiri, sebagai bagian dari upaya nyata untuk memberdayakan ekonomi keluarga.

“Kami ingin membuktikan bahwa ibu-ibu PKK mampu menjadi pilar ekonomi rumah tangga lewat kreativitas mereka dalam mengolah pangan,” ujar Arinta.

Selain menjual produk, PKK juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara mengolah bahan pangan lokal menjadi produk bernilai jual. Langkah ini diharapkan dapat menstimulasi munculnya lebih banyak wirausaha mikro di tingkat keluarga.

Dalam acara yang juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, PKK Sultra membagikan 300 kupon belanja senilai Rp10.000.

Kupon ini bisa digunakan untuk mendapatkan potongan harga langsung, yang semakin meringankan beban belanja masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya membantu daya beli, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi di GPM.

Arinta menambahkan bahwa PKK Provinsi secara rutin melakukan monitoring terhadap pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan oleh PKK kabupaten dan kota se-Sultra untuk mengolah pangan lokal menjadi produk komersial.

Ia berharap, melalui program-program ini, para ibu dapat lebih mandiri dan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan ekonomi keluarga. Kehadiran PKK di GPM menunjukkan sinergi kuat antara program pemerintah dan peran organisasi masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan. (Ikhsan)

]]>
https://perdetiknews.com/pkk-sultra-aktif-berpartisipasi-di-gpm-dorong-peningkatan-ekonomi-mikro-keluarga/feed/ 0
Arinta Andi Sumangerukka Pimpin Gerakan Tanam Cabai Serentak Sultra, Kendalikan Inflasi Pangan https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-pimpin-gerakan-tanam-cabai-serentak-sultra-kendalikan-inflasi-pangan/ https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-pimpin-gerakan-tanam-cabai-serentak-sultra-kendalikan-inflasi-pangan/#respond Thu, 17 Jul 2025 02:53:19 +0000 https://perdetiknews.com/?p=7812 KENDARI, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Arinta Andi Sumangerukka, menjadi motor penggerak di balik gerakan tanam cabai serentak yang melibatkan 17 kabupaten/kota di Sultra. Kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Purirano, Kecamatan Kendari, pada Rabu (16/7/2025) ini merupakan respons nyata terhadap gejolak harga pangan, khususnya komoditas cabai, yang belakangan ini melambung tinggi dan memicu inflasi daerah.

Dengan melibatkan 9.200 bibit cabai yang ditanam secara simultan, Arinta menekankan bahwa gerakan ini adalah aksi kolektif untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga dan menstabilkan perekonomian lokal.

“Harga cabai rawit di Kota Kendari saat ini mencapai Rp100 ribu per kg, dan ini memberi dampak langsung terhadap inflasi daerah. Dengan menanam cabai di pekarangan, kita tidak hanya menghemat pengeluaran, tapi juga ikut menstabilkan harga dan menjamin ketersediaan cabai di daerah,” jelas Arinta dengan nada tegas.

Program yang diusung dengan judul “Gerakan Tanam Cabai untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Mengendalikan Inflasi melalui Penanaman Cabai di Pekarangan Rumah” ini secara aktif mendorong pemanfaatan lahan sempit di sekitar rumah agar menjadi produktif. Arinta menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah gerakan berkelanjutan yang ditujukan untuk menjadi gaya hidup baru bagi keluarga Indonesia, khususnya di Sultra.

“Kita tidak hanya menanam. Kita akan pantau hingga panen tiga bulan ke depan. Ini bukan sekadar seremoni, tapi awal dari gerakan berkelanjutan yang harus menjadi gaya hidup keluarga Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara,” tegas Arinta, menunjukkan komitmen PKK dalam jangka panjang.

Arinta juga mengajak seluruh kader PKK di semua tingkatan, dari provinsi hingga tingkat dasawisma, untuk menjadi agen perubahan dan pelopor di lingkungannya masing-masing. Ia turut menyoroti pentingnya edukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah rumah tangga dan daur ulang bahan organik maupun anorganik, sebagai bagian integral dari upaya kemandirian dan keberlanjutan.

Walikota Kendari, Siska Karina Imran, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas gerakan tanam cabai yang dipusatkan di wilayahnya ini. Menurutnya, inisiatif yang dipelopori Arinta dan PKK Provinsi Sultra ini sangat tepat waktu dalam membantu menjaga pasokan dan harga cabai yang sedang mengalami lonjakan tajam. (red)

]]>
https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-pimpin-gerakan-tanam-cabai-serentak-sultra-kendalikan-inflasi-pangan/feed/ 0
Arinta Andi Sumangerukka Resmikan Inkubasi Wastra, Langkah Strategis Dekranasda Majukan Industri Kreatif! https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-resmikan-inkubasi-wastra-langkah-strategis-dekranasda-majukan-industri-kreatif/ https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-resmikan-inkubasi-wastra-langkah-strategis-dekranasda-majukan-industri-kreatif/#respond Thu, 17 Apr 2025 00:09:43 +0000 https://perdetiknews.com/?p=5231 KENDARI – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Arinta Andi Sumangerukka, menunjukkan kepemimpinannya  dalam upaya memajukan industri kreatif lokal.

Hal ini dibuktikan dengan peresmian Kick Off Program Inkubasi Wastra Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari pada Rabu (16/4). Langkah strategis ini dipandang sebagai upaya konkret Dekranasda dalam melahirkan desainer dan pengusaha wastra yang berdaya saing tinggi.

Dalam acara pembukaan yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sultra, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sultra, serta para mentor dan 40 peserta terpilih, Arinta Andi Sumangerukka menyampaikan visi jelas Dekranasda untuk mentransformasi industri wastra Sultra.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Arinta Andi Sumangerukka

Ia menekankan bahwa program inkubasi ini bukan hanya sekadar pelatihan, melainkan sebuah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas produk, inovasi desain, hingga kemampuan pemasaran para pelaku industri kreatif di bidang wastra.

“Program Inkubasi Wastra ini adalah wujud komitmen Dekranasda Sultra untuk terus mendorong kemajuan industri kerajinan, khususnya wastra. Kami ingin wastra Sultra tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” ujar Arinta Andi Sumangerukka dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, Arinta Andi Sumangerukka menyoroti pentingnya sinergi antara Dekranasda dengan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, dalam upaya mencapai tujuan tersebut. Ia mengapresiasi dukungan penuh dari KPw BI Sultra dalam mewujudkan program inkubasi ini. Menurutnya, kolaborasi yang solid antar lembaga akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan ekonomi kreatif di Sultra.

Program Inkubasi Wastra 2025 ini akan berlangsung selama 14 hari dan diikuti oleh 40 peserta terpilih dari berbagai daerah di Sultra. Mereka akan mendapatkan pelatihan intensif di bidang tata busana dan produksi, dengan fokus pada pemanfaatan tekstil tradisional Sultra.  Arinta Andi Sumangerukka berharap, melalui program ini, akan lahir produk-produk wastra unggulan yang tidak hanya memiliki nilai budaya tinggi, tetapi juga memiliki daya tarik pasar yang kuat.

Langkah strategis Dekranasda Sultra di bawah kepemimpinan Arinta Andi Sumangerukka ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Diharapkan, program Inkubasi Wastra 2025 ini akan menjadi momentum penting dalam memajukan industri kreatif Sultra, khususnya sektor wastra, dan membawa produk-produk lokal ke kancah yang lebih luas. (red)

]]>
https://perdetiknews.com/arinta-andi-sumangerukka-resmikan-inkubasi-wastra-langkah-strategis-dekranasda-majukan-industri-kreatif/feed/ 0