Sulawesi Tenggara – Gelombang Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan di sejumlah daerah di Sulawesi Tenggara menjadi momentum konsolidasi besar-besaran partai menghadapi Pemilu 2029.
Di sejumlah wilayah strategis seperti Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, hingga Konawe, PPP menegaskan arah baru: penguatan struktur hingga akar rumput, regenerasi kader, serta perluasan basis pemilih, termasuk generasi muda (Gen Z).
Ketua DPW PPP Sulawesi Tenggara, Rachmawati Badallah, menyebut rangkaian Muscab ini sebagai langkah penting dalam memperkuat fondasi partai.
“Konsolidasi harus diperkuat sampai ke tingkat PAC dan ranting. Struktur yang solid akan menentukan kekuatan PPP ke depan, termasuk dalam menghadapi parliamentary threshold,” ujarnya.
Di Kabupaten Kolaka, Idawati terpilih memimpin DPC PPP dan langsung menegaskan fokus pada pembenahan struktur internal.
“Kita mulai dari konsolidasi PAC. Ada beberapa yang perlu diganti, dan kita lengkapi agar tidak ada kekosongan sampai ke ranting,” ujarnya.
Sementara di Kolaka Utara, Mustamrin Saleh kembali terpilih untuk periode kedua. Ia langsung memasang target ambisius.
“Target kami di 2029 minimal 3 kursi dan maksimal 6 kursi dari 25 kursi DPRD,” tegasnya.

Ia juga menekankan program nyata untuk masyarakat, khususnya sektor pertanian dan UMKM, seperti revitalisasi kakao dan bantuan bibit komoditas unggulan.
Di Kolaka Timur, Daswar terpilih sebagai ketua dan langsung menargetkan peningkatan kekuatan politik.
“Dari empat dapil, kami targetkan bisa meraih kursi di minimal dua dapil,” ujarnya.
PPP Kolaka Timur juga menjadi bagian dari koalisi pengusung kepala daerah terpilih, yakni Abd Azis dan Yosep Sahaka periode 2025–2030.
Tak hanya itu, Daswar juga mulai menggarap pemilih muda sebagai strategi jangka panjang.
“Kami merangkul Gen Z dan memberi mereka ruang untuk berkarya. Masa depan partai ada di tangan generasi muda,” tegasnya.
Di Konawe, Lehtihina kembali terpilih melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua DPC PPP.
Ia menegaskan komitmennya untuk segera merampungkan struktur kepengurusan melalui tim formatur.
“Saya rampungkan formatur,” singkatnya.
Langkah ini menjadi bagian dari percepatan konsolidasi internal PPP di Konawe agar struktur partai segera lengkap hingga ke tingkat bawah.
Secara umum, PPP Sultra menegaskan komitmen untuk memperkuat struktur partai dari atas hingga bawah, sekaligus meningkatkan perolehan suara agar mampu melewati ambang batas parlemen.
Dengan strategi konsolidasi, regenerasi, serta pendekatan ke masyarakat dan generasi muda, PPP optimistis mampu meningkatkan posisi politiknya di Sulawesi Tenggara pada Pemilu 2029.
“Semua ini bisa tercapai jika ada kerja sama dari DPP, DPW, hingga DPC, PAC, dan ranting,” tutup Rachmawati. (red)




Tinggalkan Balasan