Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan proyek pembangunan Stadion Lakidende kembali berlanjut tahun ini. Tak main-main, anggaran sebesar Rp 77 miliar telah disiapkan untuk menghidupkan kembali stadion yang sempat terhenti pengerjaannya tersebut.

Plt Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Sultra, Tommy Putra Alamsyah, mengungkapkan dana tersebut dibagi menjadi dua peruntukan utama.

“Total anggarannya sekitar Rp 77 miliar. Rinciannya Rp 74 miliar untuk pembangunan fisik dan sekitar Rp 3 miliar untuk manajemen konstruksi,” ujar Tommy kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Meski anggaran sudah di tangan, pihak dinas belum memutuskan bagian mana yang akan dikerjakan terlebih dahulu. Saat ini, Pemprov masih menimbang antara melanjutkan pembangunan tribun atau fokus pada pembenahan lapangan.

“Dengan anggaran tersebut kita akan melihat mana yang lebih prioritas, ada dua opsi yakni lapangan atau tribun,” tambahnya.

Namun, ambisi merampungkan stadion ini masih dibayangi masalah klasik, yakni pembebasan lahan. Tommy menegaskan pihaknya tidak akan gegabah memulai konstruksi jika urusan tanah belum tuntas.

“Kendala saat ini terkait pembebasan lahan, itu akan dituntaskan dulu. Kita tidak akan lakukan pembangunan jika masalah tersebut belum terselesaikan,” tegas Tommy.

Stadion Lakidende sendiri sudah mulai digarap sejak tahun 2021 secara bertahap. Berdasarkan hasil review, stadion kebanggaan warga Kendari ini diprediksi bakal menelan total anggaran hingga Rp 190 miliar sampai tuntas.

“Tahun 2021 dianggarkan Rp 27 miliar, tahun 2022 sekitar Rp 16 miliar lebih, dan tahun ini Rp 77 miliar,” pungkasnya. (red)

66 / 100 Skor SEO