Peristiwa

Krisis Kepercayaan Memuncak: Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani Digeruduk dan Dijarah Massa

222
×

Krisis Kepercayaan Memuncak: Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani Digeruduk dan Dijarah Massa

Sebarkan artikel ini
krisis politik

JAKARTA – Gelombang demonstrasi besar-besaran di Indonesia mencapai titik kritis pada Minggu dini hari, 31 Agustus 2025. Kediaman Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, dijarah oleh sekelompok massa sekitar pukul 01.41 WIB. Insiden ini menambah panjang daftar properti pejabat negara yang menjadi sasaran amarah publik, setelah sebelumnya rumah anggota DPR juga mengalami perusakan dan penjarahan.

Dilansir dari Sulsestimes,  rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial, sekelompok orang terlihat masuk ke rumah Sri Mulyani dan keluar sambil membawa berbagai barang. Massa tampak menggotong lemari, kotak penyimpanan, hingga barang-barang berharga lainnya. Dalam video tersebut, terdengar seorang penjarah mengaku telah mendapatkan perhiasan.

Penjarahan ini terjadi di tengah eskalasi demonstrasi yang dipicu oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah keputusan kontroversial DPR yang menyetujui kenaikan tunjangan perumahan anggota dewan hingga Rp50 juta per bulan. Kebijakan ini dianggap melukai hati rakyat yang tengah berjuang menghadapi kondisi ekonomi yang sulit.

Kemarahan publik semakin memuncak setelah insiden tragis yang menewaskan seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang diduga dilindas kendaraan taktis Brimob saat demo di Jakarta. Peristiwa ini memicu gelombang solidaritas nasional, memperluas demonstrasi ke berbagai kota di seluruh Indonesia.

Di tengah situasi yang semakin memburuk, Sri Mulyani terpaksa menunda konferensi pers terkait APBN yang sedianya akan digelar akhir Agustus. Penundaan ini juga berbarengan dengan batalnya Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto karena alasan keamanan.

Peristiwa penjarahan rumah seorang menteri keuangan ini menjadi simbol betapa rapuhnya kepercayaan publik terhadap elite politik. Ini bukan lagi sekadar tindakan kriminal, melainkan peringatan keras bahwa jurang pemisah antara rakyat dan penguasa telah mencapai titik yang sangat membahayakan. **

Lagi Viral, Baca Juga  Israel Serang Fasilitas Militer Iran, Ketegangan Regional Semakin Meningkat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!