KENDARI – Kota Kendari kini menunjukkan ketangguhan luar biasa dalam menghadapi cuaca ekstrem. Di bawah kepemimpinan langsung Wali Kota Kendari, Hj. Siska Karina Imran, jajaran pemerintah bergerak masif, tidak hanya dalam pencegahan, tapi juga sigap mengevakuasi korban bencana.

Buktinya, kawasan langganan banjir seperti Eks Tugu MTQ tidak seperti akhir tahun lalu, kini kering kerontang setelah diguyur hujan deras selama dua hari berturut-turut, 25-27 Juni 2025.

“Alhamdulillah, hasilnya mulai terlihat. Kawasan yang dulunya mudah tergenang kini tetap kering meski diguyur hujan deras. Tapi pekerjaan belum selesai, kami masih terus menangani titik-titik lain yang juga rawan banjir,” jelas Wali Kota Siska Karina Imran pada Jumat lalu.

Keberhasilan ini adalah buah dari program strategis revitalisasi sistem drainase yang difokuskan pada titik rawan banjir. Selain itu, normalisasi drainase dan kali melalui pengerukan sedimen lumpur dan sampah juga aktif dilakukan untuk memperlancar aliran air. Wali Kota menegaskan, penanganan banjir adalah program jangka panjang yang berkelanjutan.

Tak hanya di MTQ, Pemkot Kendari juga langsung tanggap darurat menangani korban banjir di Kali Wanggu, khususnya kawasan Lepo-Lepo, Jalan H Lamuse, Minggu (29/6/2025). Ratusan rumah warga terendam akibat pendangkalan sungai dan tidak berfungsinya beberapa pintu air.