Kendari, – Tim Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari berhasil mengungkap praktik prostitusi di sebuah penginapan yang terletak di Jl. Komplek. Psr. Lawata, Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Pengungkapan ini dilakukan saat petugas menggelar patroli cipta kondisi dalam rangka Operasi Sikat Anoa 2025 pada Jumat (9/5) dini hari sekitar pukul 00.30 WITA.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial M F alias A (20), warga Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, yang diduga berperan sebagai mucikari. Penangkapan dilakukan di lokasi penginapan yang menjadi tempat transaksi haram tersebut.

Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengakui telah melakukan tindak pidana prostitusi pada Kamis (8/5) sekitar pukul 23.30 WITA di penginapan yang sama. Modus operandi pelaku terungkap saat ia menerima pesanan dari seorang pria berinisial A H alias A (35), warga Jl. Imam Bonjol, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, untuk menyediakan seorang wanita untuk berhubungan seks.

Selanjutnya, M F alias A menghubungi seorang wanita berinisial F M alias D (21), seorang wiraswastawati yang beralamat di Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, untuk memenuhi pesanan tersebut.

Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku, di antaranya dua unit telepon genggam merek Iphone 11 dan Infinix mark 8, serta uang tunai sebesar Rp. 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah). Uang tersebut diduga merupakan hasil transaksi prostitusi.