Kendari – PT Ta’disangka resmi meluncurkan tiga proyek perumahan sekaligus di Kendari, yakni Mutiara Hills, Alexandria City, dan Casablanca dengan total 700 unit.
Seluruh unit ditawarkan dengan skema DP 0% tanpa biaya akad.
Direktur Pelaksana PT Ta’disangka, Rustam Samba, mengatakan program ini ditujukan untuk mempermudah masyarakat memiliki rumah tanpa beban biaya awal.
“DP nol, akad nol, gratis semua. Tidak ada biaya-biaya, langsung bayar cicilan,” kata Rustam saat launching di Kendari, Kamis 9 April 2026
Turut hadir dalam kegiatan tersebut CEO PT Ta’disangka, H. Saharuddin Ashar, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Apernas Jaya Provinsi Sulawesi Tenggara.
Rustam menjelaskan ketiga perumahan tersebut berada dalam satu kawasan strategis di wilayah Lepo-Lepo, Kendari.
“Total 700 unit kita launching, lokasinya di depan Rumah Sakit Hermina, sekitar 500 meter. Ini kawasan yang sangat strategis,” ujarnya.
Ia menegaskan proyek ini tidak dibedakan berdasarkan segmen pasar.

“Bukan beda segmen, ini satu kawasan. Justru ini lokasi paling strategis untuk rumah subsidi,” tambahnya.
Salah satu proyek unggulan, Mutiara Hills, menawarkan konsep rumah subsidi dengan spesifikasi yang cukup kompetitif.

Beberapa keunggulan yang ditawarkan antara lain:
Luas tanah 7 x 13 meterD
Desain minimalis model zig-zag
Berlokasi di Jl. Pajaitan, Bukit Lepo-Lepo Indah
Dekat Rumah Sakit Hermina, Polres Kendari,
sekolah (SMP), dan SPBU Pertamina
Lingkungan tengah kota dengan akses strategis
Selain itu, terdapat kelebihan lahan:
Depan 4 meter
Belakang 3 meter
Samping 1 meter
Program ini turut didukung oleh perbankan seperti Bank BNI, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Bank Mandiri.
Pimpinan Bank BNI Cabang Kendari, H. Ishak, menyatakan pihak perbankan siap mendukung penuh pembiayaan proyek tersebut.
“Kami mewakili BNI, Mandiri, dan BSI sangat support perumahan ini. Kita siap kerja sama,” ujarnya.
Ia juga menilai proyek ini memiliki potensi besar di pasar.
“Sebelum launching saja user sudah banyak. Ini pasti cepat terjual,” katanya.
Rustam menyebut sejumlah keunggulan proyek, mulai dari lokasi hingga kualitas bangunan.
“Pertama bebas banjir, kedua lokasi strategis. Ketiga bangunan, kita pakai pintu baja dari Fortress, bukan kayu,” jelasnya.
Selain itu, fasilitas pendukung juga disiapkan.
“Ada masjid, jalan utama, taman, termasuk ruang terbuka hijau,” tambahnya.
Untuk harga, seluruh unit dipatok Rp173 juta sesuai ketentuan rumah subsidi.
“Harga tetap Rp173 juta. Yang membedakan kita hanya DP, kita nol persen,” tegasnya.
Menurutnya, kebijakan ini untuk membantu masyarakat memiliki rumah.
“Tujuan kami supaya masyarakat Kendari bisa punya rumah. Jangan dipersulit,” ujarnya.
Pembangunan proyek disebut sudah berjalan, bahkan alat berat telah beroperasi di lokasi.
“Dua bulan dari sekarang, insyaallah Juni kita serah terima 247 unit,” kata Rustam.
Rustam menegaskan proyek ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah di sektor perumahan.
“Kita fokus DP 0, akad 0 untuk rumah rakyat. Jangan susahkan masyarakat,” ujarnya.
Di tengah persaingan dengan pengembang lain, strategi DP 0% menjadi keunggulan utama.
“Di tempat lain DP bisa sampai Rp20 juta, di sini nol. Ini strategi kita,” tegasnya. (red)


Tinggalkan Balasan