Kendari – Bagi warga Sulawesi Tenggara (Sultra), penting untuk menyatukan pergerakan harga bahan pokok sebelum berangkat ke pasar. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra baru saja merilis data terbaru mengenai fluktuasi harga pangan di 17 kabupaten/kota se-Sultra untuk periode pekan kedua Februari 2026.

Berdasarkan data dari Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag RI, terdapat perbedaan harga yang cukup mencolok antarwilayah. Faktor distribusi dan aksesibilitas daerah kepulauan ditengarai menjadi pemicu utama ketimpangan harga ini.

“Kondisi harga di lapangan sangat dipengaruhi oleh struktur distribusi dan biaya logistik ke masing-masing daerah,” tulis laporan resmi Disperindag Sultra, dikutip Sabtu (21/2/2026).

Berikut adalah daftar perbandingan harga pangan tertinggi dan terendah di Sulawesi Tenggara agar Anda dapat mengintip kondisi di wilayah masing-masing:

1. Kelompok Beras (Per Kg)

  • Beras Premium: Tertinggi di Buton Utara (Rp 16.946) , Terendah di Konawe Selatan (Rp 13.800) .

  • Beras Medium: Tertinggi di Buton Utara (Rp 14.853) , Terendah di Konawe Selatan (Rp 12.700) .

2.Kelompok Cabai & Bawang (Per Kg)

  • Cabai Merah Besar: Tertinggi di Wakatobi (Rp 74.000) , Terendah di Konawe Selatan (Rp 24.166) .

  • Cabai Rawit Merah: Tertinggi di Buton (Rp 64.000) , Terendah di Bombana (Rp 23.000) .

  • Bawang Merah: Tertinggi di Kota Kendari (Rp 52.500) , Terendah di Kolaka Utara (Rp 31.666) .

  • Bawang Putih: Tertinggi di Konawe Utara & Kepulauan (Rp 48.333) , Terendah di Buton (Rp 35.000) .

3. Sumber Protein & Minyak Goreng

  • Daging Ayam Ras: Tertinggi di Buton Utara (Rp 48.847) , Terendah di Kolaka Utara (Rp 26.666) .

  • Telur Ayam Ras: Tertinggi di Konawe (Rp 33.266) , Terendah di Kolaka Utara (Rp 25.666) .

  • MinyakKita: Tertinggi di Konawe Kepulauan (Rp 19.446) , Terendah di Kolaka (Rp 15.500) .

  • Ikan Tongkol: Tertinggi di Buton Utara (Rp 43.000) , Terendah di Kolaka Utara (Rp 16.666) .

Mengapa Harganya Berbeda Jauh? Disperindag menjelaskan bahwa tingginya harga di wilayah seperti Buton Utara, Wakatobi, dan Konawe Kepulauan disebabkan oleh ketergantungan pasokan dari luar daerah. Sebaliknya, wilayah seperti Konawe Selatan dan Kolaka Utara cenderung lebih murah karena merupakan daerah sentra produksi atau memiliki akses distribusi yang lebih lancar.

Selain itu, faktor cuaca ekstrem di awal Februari ini turut mengganggu hasil panen petani lokal dan menghambat aktivitas nelayan, yang memicu terganggunya harga pada komoditas cabai serta ikan segar. (red)

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
9 / 100 Skor SEO