Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan perhatian serius terhadap maraknya aktivitas penambangan ilegal yang merugikan negara dan merusak lingkungan. Tak main-main, Jenderal Sigit menegaskan akan menindak tegas siapa pun yang menjadi pelindung atau “beking” melakukan tindakan ilegal tersebut, termasuk jika melibatkan oknum Aparat Penegak Hukum (APH).

Dikutip dari akun Instagram @sahabatpropam, Kapolri menekankan bahwa Polri berkomitmen untuk melakukan kejahatan pertambangan hingga ke akar-akarnya. Perintah ini berlaku bagi seluruh jajaran kepolisian di Indonesia untuk bertindak profesional dan transparan.

“Perintah ini berlaku bagi seluruh jajaran kepolisian untuk anggota pelaku kejahatan pertambangan dan pelindungnya guna melindungi lingkungan, masyarakat, serta negara dari kerugian besar,” tegas Jenderal Sigit.

Kapolri menyatakan tidak ada ruang bagi praktik tebang pilih dalam penegakan hukum ini. Fokus utama Polri adalah mencegah kerusakan alam yang masif, meredakan konflik sosial di lingkar tambang, serta menyelamatkan keuangan negara dari kebocoran akibat aktivitas tak berizin.

“Tindakan hukum berlaku tegas, termasuk jika ditemukan oknum yang bermain di belakang layar,” ujarnya dengan nada peringatan.

Instruksi keras ini diharapkan menjadi sinyal bagi seluruh Kapolda dan Kapolres di daerah, terutama wilayah kaya tambang seperti Sulawesi Tenggara, untuk segera melakukan langkah pembersihan. Kapolri memastikan negara tidak boleh kalah oleh tindakan ilegal yang merusak masa depan bangsa.

11 / 100 Skor SEO