Kendari – RSUD Kota Kendari sukses menggelar pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS). Kegiatan ini menjadi langkah strategis rumah sakit dalam memperkuat kompetensi tenaga kesehatan (nakes) menghadapi situasi kritis seperti henti jantung dan trauma berat.

Pelatihan tersebut resmi ditutup oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama RSUD Kota Kendari, Hj. Hasria, SKM., M.Ap., pada Sabtu (14/2/2026). Hasria memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta yang tetap konsisten mengikuti simulasi hingga akhir.

Menurut Hasria, pelatihan BTCLS bukanlah sekedar rutinitas tahunan, melainkan investasi penting bagi rumah sakit. Fokus utamanya adalah menjamin keselamatan pasien melalui respon medis yang terukur.

“Pelatihan ini menjadi sangat penting bagi tenaga kesehatan agar mampu memberikan respon yang cepat, tepat, dan profesional dalam situasi kegawatdaruratan. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat,” ujar Hasria dalam Berbagainya.

Selama pelatihan, para nakes digembleng dengan berbagai materi krusial, mulai dari:

  • Penilaian awal pasien ( penilaian awal )

  • Penanganan trauma fisik

  • Tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP)

  • Penanganan kegawatdaruratan medis lainnya.

Seluruh materi disampaikan oleh instruktur berkompeten untuk memastikan setiap tindakan yang dilakukan sesuai standar medis internasional.

Hasria berharap ilmu yang didapat tidak hanya berhenti di atas kertas sertifikat. Ia meminta para nakes langsung mengimplementasikan keterampilan tersebut di unit kerja masing-masing maupun saat menghadapi kondisi darurat di lingkungan masyarakat.

Penutupan acara ditandai dengan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada peserta. RSUD Kota Kendari pun menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengembangan SDM demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang responsif dan berkualitas. (red)

23 / 100 Skor SEO