Kolaka – Seorang remaja di Kelurahan Watubangga, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), nyaris meregang nyawa setelah diserang seekor buaya, Senin sore (9/2/2026). Korban bernama Feldi tersebut diserang saat tengah memasang jaring ikan di aliran sungai setempat sekitar pukul 17.00 WITA.
Wakil Kepala Polsek Watubangga, Ipda Mirwan Pasalli, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat korban bersama rekannya, Ramli, sedang membentangkan pukat di sungai. Sesaat setelah jaring terpasang, suasana tenang tiba-tiba berubah mencekam ketika seekor buaya muncul dan langsung menerkam serta menyeret Feldi ke dalam udara.
Melihat rekannya dalam bahaya maut, Ramli melakukan aksi heroik yang nekat. Tanpa memedulikan keselamatan diri, ia mendekati predator tersebut dan menarik bagian ekornya dengan keahlian tenaga. Aksi cepat dan berani ini berhasil membuat buaya melepaskan gigitannya, sehingga Feldi terlepas dari maut.
Pasca-kejadian, warga segera mengevakuasi korban ke Puskesmas Watubangga. Akibat serangan reptil buas tersebut, Feldi mengalami luka robek serius di bagian dada, paha kanan, lutut, hingga punggung kaki. Mengingat luka yang cukup parah, pihak puskesmas berencana merujuk korban ke RS SMS Berjaya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat di sekitar aliran sungai Watubangga untuk lebih waspada saat beraktivitas di udara, mengingat keberadaan buaya yang sewaktu-waktu dapat kembali mengancam keselamatan warga.
(red/pdn)


Tinggalkan Balasan