KONAWE KEPULAUAN, – Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan kunjungan kerja ke Desa Langara Tanjung Batu, Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan, Kamis (5/2/2026).
Kunjungan ini sekaligus menjadi agenda Pembinaan Terpadu Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) dan penyerahan bantuan sosial senilai puluhan juta rupiah kepada warga.
Pantauan di lokasi, rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Provinsi Sultra, Ny. Arinta Andi Sumangerukka, disambut hangat oleh masyarakat setempat.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk menguatkan ketahanan keluarga serta memastikan program-program PKK, terutama terkait kesehatan dan sanitasi, berjalan optimal di desa.
“Hari ini kita melaksanakan kunjungan kerja sekaligus pembinaan terpadu untuk memastikan program-program PKK, khususnya terkait kesehatan dan sanitasi, berjalan dengan baik di Desa Langara Tanjung Batu,” tulis keterangan dalam spanduk kegiatan.
Posyandu 6 SPM sendiri merupakan konsep layanan terpadu yang mencakup enam bidang dasar, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban dan perlindungan masyarakat, serta sosial.
Ketua TP-PKK menekankan pentingnya sinergi antara TP-PKK, pemerintah daerah, dan pemerintah desa agar fasilitas Posyandu di Desa Langara Tanjung Batu dapat segera terwujud.
Dalam kunjungan ini, penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan warga. Rincian bantuan yang diberikan antara lain:

Dua paket Bantuan Jamban Sehat masing-masing senilai Rp10 juta untuk rumah warga yang belum layak huni.
Satu paket Bantuan Sumur Bor senilai Rp20 juta untuk penyediaan air bersih.
Paket Bantuan Kesehatan untuk menunjang fasilitas Posyandu di desa setempat.
Selain itu, pengurus PKK juga menyerahkan bingkisan kepada ibu dan anak yang hadir dalam pembinaan Posyandu.
Program ini diharapkan dapat menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah pesisir Konawe Kepulauan.
Kegiatan dihadiri oleh jajaran pengurus TP-PKK Provinsi Sultra, pengurus PKK Kabupaten Konawe Kepulauan, tokoh masyarakat desa, serta peserta Posyandu.
Kunjungan diakhiri dengan sesi foto bersama dan peninjauan fasilitas kesehatan desa.
Ny. Arinta menegaskan, Posyandu harus menjadi pusat layanan terpadu yang mampu menjawab berbagai kebutuhan dasar masyarakat.
“Implementasi Posyandu 6 SPM perlu terus diperkuat agar layanan bagi masyarakat lebih optimal. Ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai akan sangat berpengaruh terhadap peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak,” ujarnya.
Dengan kunjungan ini, TP-PKK Provinsi Sultra menegaskan peran aktifnya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, sanitasi, dan kesejahteraan keluarga, sekaligus menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam penerapan program Posyandu terpadu. (red)


Tinggalkan Balasan