KENDARI, PERDETIKNEWS.COM – Selama ini, kopi sering dianggap sebagai minuman yang harus dihindari oleh mereka yang peduli pada kesehatan ginjal karena kandungan kafeinnya. Namun, rangkaian studi ilmiah terbaru sepanjang tahun 2025 mulai sering menerapkan stigma tersebut.

Berdasarkan laporan yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports , analisis data terhadap hampir 50.000 orang dewasa menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara rutin justru berkaitan erat dengan risiko penyakit ginjal kronis (PGK) yang lebih rendah.

Tim peneliti mengungkapkan bahwa senyawa antioksidan dan anti-inflamasi yang melimpah dalam kopi menjadi aktor utama di balik perlindungan organ ginjal. Senyawa ini bekerja memperlambat kerusakan seluler yang biasanya memicu perkembangan penyakit ginjal.

Hasil senada juga ditemukan dalam studi jangka panjang Universitas Colorado dan Johns Hopkins School of Medicine. Riset yang melibatkan 14.207 individu selama 24 tahun tersebut menyimpulkan bahwa meminum 2-3 cangkir kopi per hari dapat menurunkan risiko gagal ginjal akut sebesar 17 persen dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi kopi sama sekali.

Meski menunjukkan tren positif, studi lain di European Journal of Nutrition memberikan catatan penting. Peneliti dari studi J-MICC di Jepang menemukan bahwa metabolisme kafein sangat dipengaruhi oleh varian genetik masing-masing individu. Artinya, manfaat kopi tidak bisa mengalahkan rata-rata; Efektivitasnya bergantung pada bagaimana tubuh seseorang memproses senyawa tersebut.

Para ahli menyarankan, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan manfaat kopi bagi ginjal, sebaiknya mengonsumsi kopi dalam bentuk “kopi hitam” tanpa tambahan pemanis, krimer, atau susu yang tinggi fosfor dan kalium.

60 / 100 Skor SEO