MOUNTAIN VIEW – Tren konsumsi di restoran berkonsep all-you-can-eat (AYCE) kembali menjadi sorotan publik setelah seorang konsumen di California, Amerika Serikat, dilaporkan larikan ke rumah sakit setelah menyantap sushi dalam jumlah besar.

Danielle Shapiro (24), melaporkan menghabiskan dana sebesar US$50 atau sekitar Rp785.000 (asumsi kurs Rp15.700 per US$) untuk paket makan sepuasnya di sebuah restoran sushi di Mountain View. Namun, pengalaman kuliner tersebut berakhir di ruang gawat darurat setelah ia mengonsumsi 23 potong sushi dalam durasi hampir dua jam.

Shapiro mengeluhkan nyeri hebat pada bagian perut dan dada, disertai kesulitan bernapas tak lama setelah sesi makan berakhir. Berdasarkan pemeriksaan medis, dokter mendiagnosisnya mengalami refluks gastroesofagus atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

Kisah ini menjadi viral di platform TikTok dan telah ditonton lebih dari 12 juta kali. Fenomena ini memicu diskusi mengenai batasan konsumsi pada layanan prasmanan serta risiko kesehatan yang membayangi model bisnis kuliner “makan sepuasnya”.

Para ahli medis diberitahu bahwa konsumsi makanan secara berlebihan dalam waktu singkat dapat memicu tekanan pada katup kerongkongan bawah, yang menyebabkan asam lambung naik kembali ke esofagus. Kasus ini menjadi pengingat bagi industri makanan & minuman (F&B) dan konsumen mengenai pentingnya moderasi dalam menikmati layanan buffet . (red)

52 / 100 Skor SEO