Davos – Presiden RI Prabowo Subianto resmi menandatangani Piagam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) di sela-sela Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/1). Dalam momen tersebut, Presiden AS Donald Trump melontarkan pujian setinggi langit untuk Prabowo.

Pantauan dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden dan WEF, Prabowo tampak maju bersama Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban. Keduanya disambut hangat oleh Trump sebelum menandatangani dokumen bersejarah tersebut.

Saat bersalaman, Trump tak ragu menyebut Prabowo dan Orban sebagai sosok pemimpin yang kuat.

“Mereka berdua adalah pria yang tangguh ( pria tangguh ),” ujar Trump sambil tersenyum.

Tak hanya memuji, Trump juga terlihat akrab dengan menampar Prabowo berkali-kali. Aksi itu disebut sebagai bentuk apresiasi Trump atas kepemimpinan Prabowo di Asia Tenggara. Menanganggapi pujian itu, Prabowo hanya membalas dengan senyuman khasnya.

Prabowo menegaskan bahwa bergabungnya Indonesia ke dalam dewan ini adalah langkah nyata untuk mengakhiri konflik di Palestina.

“Ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza. Penderitaan rakyat di Gaza sudah sangat berkurang, bantuan kemanusiaan mengalir deras. Saya berharap Indonesia siap ikut serta,” kata Prabowo.

Sekadar informasi, Dewan Perdamaian merupakan inisiatif Trump sebagai bagian dari fase kedua rencana gencatan senjata Gaza yang telah didukung DK PBB sejak November 2025.

Meski resmi bergabung, Indonesia dipastikan tidak menyetor iuran sebesar US$ 1 miliar atau sekitar Rp 17 triliun yang sempat disebut sebagai anggaran terbatas.

Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl, menjelaskan bahwa kontribusi finansial dalam Board of Peace bersifat sukarela.

“Pada dasarnya kontribusi anggaran untuk BoP bersifat sukarela, dan tanpa iuran pun tetap bisa menjadi anggota BoP,” tegas Nabyl dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).

Ada hal unik dalam piagam organisasi ini. Trump didapuk sebagai ketua dewan tanpa batas waktu. Artinya, ia akan tetap memimpin organisasi internasional meskipun masa jabatannya sebagai Presiden Amerika Serikat berakhir di masa depan.

24 / 100 Skor SEO