Kendari – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi perhatian serius otoritas kesehatan di Kota Kendari. Guna mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut, Kepala BLUD Puskesmas Poasia, Asmawati, SKM., M.Kes., terjun langsung melakukan sosialisasi pencegahan di lingkungan sekolah.

Aksi edukasi ini menyasar ribuan siswa di dua sekolah dasar, yakni SDN 6 Kendari di Kelurahan Anduonohu ​​dan SDN 97 Kendari di Kelurahan Wundumbatu.

Dalam Arahnya di hadapan para siswa, Asmawati menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan rumah agar tidak menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti .

“Kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini kepada anak-anak kita. Mereka bisa menjadi agen perubahan di rumah masing-masing untuk mengingatkan orang tua menjaga kebersihan,” ujar Asmawati dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).

Pemilihan sekolah dasar sebagai lokasi sosialisasi bukan tanpa alasan. Lingkungan sekolah yang memiliki banyak area penampungan udara atau tempat penampungan udara yang jarang dikuras berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Selain memberikan materi sosialisasi, pihak Puskesmas Poasia juga mengajak para guru untuk rutin melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di lingkungan sekolah secara mandiri.

“Langkah pencegahan seperti 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang) harus terus digalakkan agar anak-anak kita aman saat belajar,” tutupnya. (red)

64 / 100 Skor SEO