KONAWE UTARA – Masyarakat di Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara (Konut), kini dilanda kecemasan ganda.

Belum reda kekhawatiran akibat video viral penampakan buaya di Jembatan Sambandete, kini muncul insiden mengerikan di mana seorang anak di Desa Oheo Trans menjadi korban serangan ular piton saat sedang tertidur pulas.

Kejadian bermula ketika seekor ular piton dilaporkan menyelinap masuk ke dalam rumah warga di Desa Oheo Trans.

Predator melata tersebut sempat menggigit korban yang saat itu sedang dalam kondisi tidur lelap.

Beruntung, kehadiran ular tersebut segera diketahui sehingga nyawa korban masih dapat diselamatkan dari ancaman yang lebih fatal.

Akibat serangan itu, korban mengalami beberapa luka gigitan di tubuhnya dan segera dilarikan ke RSUD Kabupaten Konawe Utara untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Sebelumnya, warga setempat dihebohkan dengan beredarnya rekaman video yang memperlihatkan munculnya buaya di aliran sungai bawah Jembatan Sambandete, Kecamatan Oheo.

Munculnya predator-predator ini diduga kuat berkaitan dengan kondisi alam yang sedang tidak stabil.

BMKG Sulawesi Tenggara sendiri telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku hingga Rabu dini hari, 14 Januari 2026 pukul 01:30 WITA.

Wilayah Oheo merupakan salah satu daerah yang terdampak hujan lebat disertai angin kencang, yang seringkali memicu satwa liar seperti buaya dan ular keluar dari habitat aslinya menuju pemukiman warga.

Merespons situasi ini, pihak berwenang menghimbau warga, khususnya di bantaran sungai dan wilayah transmigrasi, untuk:

  • Meningkatkan kewaspadaan di dalam rumah, terutama pada malam hari.

  • Menjauhi area sungai yang meluap sesuai peringatan dini cuaca BMKG.

  • Memastikan kebersihan lingkungan sekitar rumah agar tidak menjadi sarang predator. (red)

63 / 100 Skor SEO