JAKARTA, Perdetiknews.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dengan merencanakan pembangunan 1.000 unit rumah nelayan melalui dana APBD.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 100 unit rumah pertama akan ditempatkan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe.
Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menyampaikan hal tersebut saat beraudiensi dengan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Laksamana Madya TNI (Purn) Didit Herdiawan, di Jakarta, Rabu (7/1/2026).
“Pemerintah Provinsi Sultra merencanakan pembangunan 1.000 unit rumah nelayan, di mana sekitar 100 rumah di antaranya akan dibangun di KNMP Desa Sorue Jaya,” ujar Andi Sumangerukka dalam keterangannya.
Pembangunan rumah nelayan di Konawe ini bukan sekadar menyediakan perumahan, melainkan bagian dari pengembangan kawasan bahari yang terintegrasi.
KNMP Desa Sorue Jaya memiliki lokasi strategis yang terhubung langsung dengan destinasi populer, yakni Pulau Bokori dan Pantai Toronipa. Kawasan ini juga dilengkapi dengan:
Tempat berteduh ikan seluas dua hektar.
Bengkel nelayan untuk perawatan sarana penangkapan.
Sentra wisata kuliner berbasis hasil laut.
Artinya, kawasan ini memiliki banyak aspek potensi yang saling terintegrasi, baik dari sisi ekonomi, pariwisata, maupun pemberdayaan masyarakat, jelas Gubernur.
Langkah Pemprov Sultra ini mendapat apresiasi dari pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan. Wakil Menteri KKP, Didit Herdiawan, menyebut program ini sejalan dengan agenda prioritas nasional dalam memperkuat ekonomi pesisir.

Selain hunian, pemerintah juga fokus pada penguatan Koperasi Desa Merah Putih dan pengembangan industri perikanan di wilayah Sultra lainnya, seperti industri tuna di Wakatobi dan tambak garam di Bombana.
Dukungan pusat diharapkan mampu mengakselerasi potensi maritim Sultra agar menjadi motor penggerak perekonomian daerah yang berkelanjutan. (red)


Tinggalkan Balasan