KENDARI, – Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara atau Bank Sultra menyiapkan dana tunai sebesar Rp 900 miliar untuk mengantisipasi lonjakan transaksi masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran layanan perbankan di tengah meningkatnya mobilitas dan aktivitas belanja masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menjelaskan bahwa alokasi likuiditas tersebut disiapkan untuk menjaga ketersediaan kas, terutama pada mesin ATM dan CRM di seluruh titik strategis.
“Kami memproyeksikan adanya peningkatan perputaran uang dan aktivitas ekonomi masyarakat menjelang pergantian tahun. Karena itu, Bank Sultra mengalokasikan dana Rp 900 miliar yang didistribusikan secara strategis untuk menjaga ketersediaan kas dan layanan ATM tetap maksimal,” ujar Andri, Sabtu (20/12/2025).
Meski persediaan uang tunai dipastikan aman, pihak manajemen Bank Sultra tetap mengimbau masyarakat untuk beralih ke transaksi non-tunai demi keamanan dan kenyamanan selama masa libur panjang.
Andri menekankan bahwa penggunaan layanan digital dapat meminimalisir risiko kehilangan uang tunai di tengah keramaian.
“Kami mengajak nasabah mengoptimalkan layanan Bank Sultra Mobile. Transfer, pembayaran tagihan, hingga transaksi QRIS bisa dilakukan dengan lebih praktis tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah besar,” ungkapnya.
Optimalisasi layanan digital ini merupakan bagian dari transformasi perbankan yang terus digalakkan Bank Sultra guna memberikan akses keuangan yang lebih inklusif dan efisien.

Andri memastikan bahwa selain ketersediaan fisik uang, infrastruktur digital Bank Sultra juga telah disiagakan untuk melayani trafik transaksi yang diprediksi akan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa. (red)


Tinggalkan Balasan