Kolaka – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kolaka, Akbar, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VIII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kolaka di Aula Sasanapraja, Sabtu (31/1). Forum ini digelar sebagai sarana evaluasi sekaligus perumusan arah organisasi ke depan guna mendukung pembangunan kesehatan di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Akbar menekankan bahwa IBI merupakan organisasi profesi dengan peran yang sangat strategis, terutama dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Sejak berdiri pada tahun 1951, IBI terus berfungsi sebagai wadah untuk mempererat persatuan bidan sekaligus meningkatkan kompetensi anggotanya demi memperkokoh persatuan bangsa.

Potensi besar yang dimiliki IBI dinilai menjadi kekuatan penting dalam menyukseskan program-program pemerintah daerah. Terutama dalam mewujudkan visi dan misi Bupati Kolaka di bidang kesehatan untuk menciptakan masyarakat yang berkeadilan, maju, dan unggul melalui pelayanan yang berkualitas.

Muscab kali ini mengusung tema mengenai transformasi kesehatan melalui penguatan pelayanan kebidanan berkesinambungan berbasis bukti. Tema ini dianggap sangat relevan dengan tantangan dunia kesehatan saat ini yang menuntut profesionalisme tinggi, tanggung jawab, serta akuntabilitas dari para tenaga kesehatan dalam setiap tindakan medisnya.

Bidan diharapkan dapat terus menjadi mitra sejati bagi kaum perempuan, mulai dari masa kehamilan, proses persalinan, hingga masa nifas. Peran mereka dalam memfasilitasi persalinan yang aman dan perawatan bayi baru lahir secara langsung menjadi penentu lahirnya generasi masa depan Kolaka yang sehat dan berkualitas.

Pemerintah Kabupaten Kolaka juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para bidan yang selama ini mendukung program pelayanan kesehatan, termasuk melalui program Kartu Sehat Beramal yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pengabdian tersebut dipandang sebagai jasa besar dalam meningkatkan derajat kesehatan individu dan keluarga di Kolaka.

Menutup arahannya, Sekda Akbar menegaskan pentingnya perhatian pemangku kepentingan terhadap kesejahteraan dan fasilitas pelayanan bagi para tenaga kesehatan. Mengingat kompleksnya permasalahan kesehatan saat ini, bidan dipandang sebagai pejuang kemanusiaan yang harus didukung penuh agar organisasi IBI mampu terus memberikan citra positif dan bersinergi dengan lembaga lainnya demi kemajuan Kabupaten Kolaka. (red)

8 / 100 Skor SEO