Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak cepat membentengi masyarakat dari jeratan investasi ilegal. Melalui sosialisasi pasar modal, masyarakat diminta lebih jeli dan cerdas dalam mengelola keuangan.
Rapat sosialisasi bertajuk “Bijak Berinvestasi dan Waspada Investasi Ilegal” ini dipimpin langsung oleh Asisten II Setda Kota Kendari, Nismawati, di Ruang Rapat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Rabu (11/2/2026).
Nismawati menegaskan, pemahaman yang mumpuni mengenai pasar modal adalah senjata utama agar warga tidak menjadi korban penipuan berkedok investasi yang merugikan.
“Literasi keuangan merupakan kunci dalam menciptakan masyarakat yang cerdas dan mandiri secara ekonomi,” tegas Nismawati dalam Berbagainya.
Langkah ini juga merupakan bagian dari program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Kendari Tahun 2026 untuk menggenjot inklusi keuangan yang aman.
Pemkot Kendari memberikan apresiasi kepada BEI yang aktif melakukan edukasi hingga ke daerah. Kolaborasi ini diharapkan bisa menampilkan ruang gerak oknum investasi ilegal yang kerap menjanjikan keuntungan besar tanpa risiko.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan sangat diperlukan untuk memperluas akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Kegiatan yang diikuti perwakilan perangkat daerah hingga tenaga pendidik ini berlangsung interaktif. Pemkot Kendari berpesan agar masyarakat tidak mudah tergiur iming-iming profit selangit dalam waktu singkat yang tidak masuk akal. (red)



Tinggalkan Balasan