Kendari – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Kendari akhirnya mengungkap penyebab tewasnya seorang pemuda di bawah jembatan kawasan Hombis, Kota Kendari. Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi, pria berinisial H (23) tersebut dipastikan merupakan korban kecelakaan lalu lintas tunggal.

Korban ditemukan tak bernyawa di samping motor trail miliknya di bawah jembatan Jalan Ade Irma Nasution, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kamis (5/2/2026) pagi.

“Pria pengendara roda dua ditemukan tergeletak di bawah jembatan merupakan kecelakaan tunggal. Hal ini berdasarkan olah TKP dan pencocokan keterangan sejumlah saksi,” kata Kasat Lantas Polresta Kendari, AKP Kevin Fahri Ramadhan, Kamis (5/2).

Berikut fakta-fakta terkait peristiwa tersebut yang dirangkum Perdetiknews.com:

Korban berinisial H merupakan pemuda berusia 23 tahun. Ia diketahui beralamat di Desa Tongauna, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara (Konut). Saat ditemukan, korban masih berada di samping motor Honda CRF miliknya.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, peristiwa maut ini diperkirakan terjadi pada waktu subuh. Salah seorang warga, Akbar, mengaku sempat mendengar bunyi benturan keras dari arah jembatan.

“Ada warga yang dengar subuh-subuh bunyi di sekitar jembatan, tapi dia kira bukan kecelakaan,” ujar Akbar.

Keberadaan korban baru diketahui warga saat hari sudah terang. Sekitar pukul 06.30 WITA, warga yang melintas mengecek ke bawah jembatan dan menemukan korban sudah dalam posisi terlentang dan tidak bernyawa.

Polisi langsung melakukan rekonstruksi di lapangan setelah menerima laporan. Jarak lokasi kejadian sendiri terpantau cukup dekat dari Markas Polresta Kendari, yakni sekira 5,5 kilometer atau sekitar 12 menit berkendara. Dari hasil pencocokan keterangan saksi dan jejak di TKP, polisi menyimpulkan tidak ada keterlibatan kendaraan lain dalam kejadian tersebut.

Saat ini jenazah korban telah ditangani pihak terkait untuk kemudian diserahkan kepada keluarga di Konawe Utara. Polisi mengimbau para pengendara untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur rawan pada dini hari. (red/pdn)

13 / 100 Skor SEO