Kendari – Manajemen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Puuwatu angkat bicara soal paket bundling layanan gizi yang belakangan viral di media sosial.
Foto paket yang beredar disebut tidak lengkap, sehingga menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Perwakilan manajemen, Ridho, menegaskan bahwa dokumentasi yang beredar sebelumnya tidak mencakup seluruh isi paket tiga hari yang sebenarnya.
Ia menyebut setiap paket telah disusun sesuai standar layanan yang berlaku.
“Pak, begini. Saya ingin mengklarifikasi terlebih dahulu bahwa dalam satu paket bundling untuk tiga hari itu terdapat beberapa item yang sepertinya tidak ikut terfoto,” ujar Ridho saat memberikan penjelasan resmi, Selasa (24/2/2026).
Ridho juga menyayangkan adanya penggiringan opini yang tidak utuh. Menurutnya, kesalahpahaman ini terjadi karena dokumentasi paket yang viral tidak menampilkan semua item yang tersedia.
“Memang banyak oknum yang ingin menjatuhkan dengan menyebarkan informasi tidak lengkap,” tambahnya.
Rincian Porsi dan Kandungan Gizi
Berdasarkan data grafis yang dirilis oleh Badan Gizi Nasional SPPG Puuwatu, paket makanan terbagi menjadi dua kategori utama:

Porsi Besar dan Porsi Kecil. Berikut rinciannya:
Porsi Besar (630 kkal):
1 bungkus roti (Rp2.000)
1 plastik kacang goreng (Rp1.500)
1 buah pisang (Rp1.500)
2 butir telur (Rp2.500/butir)
Porsi Kecil (525 kkal):
1 bungkus roti (Rp2.000)
1 plastik kacang goreng (Rp1.500)
1 buah pisang (Rp1.500)
1 butir telur (Rp2.500)
SPPG Puuwatu juga memaparkan kandungan zat gizi dari masing-masing porsi untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi:
Porsi Besar: protein 21,4 gr, lemak 33 gr, karbohidrat 69,5 gr, serat 5,3 gr.
Porsi Kecil: protein 17,8 gr, lemak 31,6 gr, karbohidrat 58,6 gr, serat 5,2 gr.
Manajemen SPPG Puuwatu berharap klarifikasi ini bisa menjernihkan simpang siur informasi di masyarakat dan mengembalikan kepercayaan terhadap layanan gizi yang diberikan. (red)


Tinggalkan Balasan