Kendari – Komandan Korem (Danrem) 143/Halu Oleo, Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto, memberikan instruksi tegas kepada seluruh prajurit TNI AD di jajarannya. Ia menekankan agar prajurit selalu menjadi solusi bagi setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat di wilayah binaan.

Pesan tersebut disampaikan Brigjen Wahyu saat menggelar Jam Komandan (Jamdan) di Balai Prajurit Korem 143/Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (20/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi sekaligus penyamaan visi tugas ke depan.

“Prajurit TNI AD harus peka terhadap setiap perkembangan situasi di wilayah. Bantu kesulitan rakyat di sekitarmu, ringkas apa pun itu. Jadilah solusi, bukan bagian dari persoalan,” tegas Brigjen Wahyu dalam keterangan tertulis yang diterima dari Paur Penrem 143/HO Letda Inf Kaharuddin.

 Dalam Arahnya, Jenderal bintang satu ini meneruskan poin-poin penting dari Presiden RI, Panglima TNI, hingga Kasad yang disampaikan pada Rapim TNI AD di Jakarta beberapa waktu lalu. Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak boleh hanya sekedar fungsi pengamanan.

Ia mendorong para prajurit untuk bertindak sebagai pemecah masalah yang memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas dan pembangunan di Sultra.

Tak hanya soal tugas di lapangan, Danrem juga memberikan perhatian khusus pada perilaku pribadi prajurit. Ia mengingatkan pentingnya menjaga disiplin, loyalitas, hingga keharmonisan rumah tangga.

“Hindari segala bentuk pelanggaran dan bijaklah dalam bermedia sosial agar tidak mencoreng citra institusi,” imbuhnya.

Di akhir arahannya, Danrem berharap sinergi antara prajurit, pemerintah daerah, dan seluruh komponen bangsa terus diperkuat. Komunikasi sosial yang solid dinilai menjadi kunci utama agar TNI tetap dicintai rakyat dan profesional dalam menjalankan tugasnya di Bumi Halooleo. (red)

20 / 100 Skor SEO