Kendari – Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menggelar Pelatihan Manajemen Puskesmas terkait Integrasi Layanan Primer (ILP).
Kegiatan ini menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di fasilitas kesehatan tingkat pertama, khususnya Puskesmas.
Pelatihan tersebut dijadwalkan berlangsung secara daring (online) pada 2 hingga 11 Maret 2026.
Program ini dirancang untuk memperkuat tata kelola manajemen Puskesmas dalam mendukung implementasi pilar transformasi sistem kesehatan nasional.

Kepala Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Mutalib, S.Kep., M.Kes, mengatakan pelatihan ini menjadi bagian penting dari upaya peningkatan kapasitas ASN kesehatan agar mampu mengelola layanan primer secara terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Transformasi layanan kesehatan tidak hanya bicara soal program, tetapi juga kesiapan sumber daya manusianya. Melalui pelatihan Manajemen Puskesmas ILP ini, kami mendorong ASN Puskesmas memiliki kompetensi manajerial yang kuat, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan ke depan,” ujar Mutalib.
Pelatihan akan berlangsung selama 10 hari kerja dengan metode pembelajaran jarak jauh.
Skema daring ini memungkinkan ASN dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara tetap dapat mengikuti pelatihan tanpa mengganggu pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing.

Melalui kegiatan ini, peserta akan mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai pengelolaan Puskesmas berbasis Integrasi Layanan Primer, mulai dari perencanaan layanan, penguatan sistem rujukan, hingga optimalisasi koordinasi lintas program dan lintas sektor.
Selain meningkatkan kapasitas individu ASN, pelatihan ini juga diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan mutu pelayanan Puskesmas, termasuk dalam aspek promotif dan preventif, efisiensi layanan, serta pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Untuk mengikuti pelatihan ini, peserta dikenakan biaya sebesar Rp 2.300.000 per orang.
Syarat leserta, peserta wajib berstatus sebagai ASN dan memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun di Puskesmas.
Selain itu, peserta harus menyatakan komitmen tidak dialih tugaskan dari Puskesmas minimal selama dua tahun, yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai dan ditandatangani pimpinan instansi.
Peserta juga diwajibkan memperoleh izin tertulis dari pimpinan serta bersedia mengikuti seluruh rangkaian pelatihan hingga selesai.
Pembayaran biaya pelatihan dilakukan melalui transfer ke rekening Bank Sultra nomor 101.02.01.006802-1 atas nama Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara.
Informasi lebih lanjut terkait pendaftaran dapat diperoleh melalui WhatsApp:
Linda: 0852-4239-3291
Nina: 0859-5424-7400
Maulaba: 0853-3362-5917
Pelatihan Manajemen Puskesmas ILP ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat di Sulawesi Tenggara. (red)


Tinggalkan Balasan